Cinta kontrak dengan Lim

Cinta kontrak dengan Lim
episode 03


__ADS_3


[ACARA PENTING DENGANYA]


TIN TIN… suara terdengar klokson mobil di depan rumah. Aku langsung melihatnya keluar pintu. Ternyata terdapat dua orang dengan seragam hitam sepertinya ini perampokan.


Pass saat aku ingin masuk ke rumah mereka langsung menarik tanganku dan mebawaku masuk ke mobil itu.


“aaaaaa siapa kalian apa yang kalian inginkan, lepas lepas lepas” kataku sambil memukul tak berdaya.


Dan beberapa menit kemudian. Mobilnya berhenti di depan toko yang sangat besar.


“apa ini kalian siapa kenapa membawaku ke sini” kataku sambil memberontak.


“lepas.. lepas.. leeep…” seketika mereka melepasku dan yang ada di depan ku itu adalah laki laki itu kim lim. Mereka pun pergi,


“maaf memaksa mu seperti ini” katanya dingin terhadapku. Aku hanya bisa terdiam saja mendengarnya.


“aku membawamu kesini untuk memilih baju yang cocok buat malam ini” katanya sambil melihat liat baju yang cocok.


“emangnya kau ingin membawaku kemana malam ini” kataku kepadanya.


“ke acara peresmian produk terbaru ku” katanya sambil memberiku beberapa baju untuk di coba. Dan mendorongku memasuki ruang ganti.


“bantulah dia” katanya kepada beberapa pelayan di sana.


“apa kalian melihat pria tampan itu sedang menunggu kekasihnya untuk mencoba baju, kurasa pria itu sangat kaya ya” terdengarnya dari luar dengan bisik bisik keras.


“dasar tukang gossip” kataku dengan pelan. Sambil melihat di kaca.


Keluarnya aku dari ruang ganti, dan berjalan menuju kim lim. Dan kim lim berdiri dan memutari diriku.

__ADS_1


“Bagus” katanya terhadapku.


”baiklah selanjutnya adalah merias mu dan memilihkan sepatu untukmu” katanya kepada ku.


Setelah beberapa jam akhirnya selesai. Dan saat itu aku terlihat sangat berbeda.


Lalu datanglah seseorang yang tak lain itu adalah kim lim yang menggunakan jas hitam dengan dasi berwarna merah dan dengan tatanan rambut yang rapi dan formal. Dia terlihat sangat tampan sekali sehingga aku sedikit terpesona olehnya.


Lalu dia menuju ke arahku dan memakaikan sesuatu di leherku. Sesuatu yang sangat indah melingkar di leherku. Aku tidak tau berapa yang harus dia bayar dengan semua ini.


“apakah aku juga harus membayar semua ini” tanyaku kepadanya


“bayarlah dengan menemaniku untuk malam ini saja” sambil membisik kan di telingaku dan kami saling menatap kearah kaca.


Pada saat aku ke acara tersebut banyak sekali kamera di sana. Karpet merah sudah siap untuk di lewati tapi aku masih gugup akan hal ini.


“apa kau siap” katanya kepadaku. Aku hanya mengangguk pelan. Dan saat pintu mobil di buka kim lim mengulurkan tangannya ke padaku. Dan sepontan aku mengambil tangan itu dengan lembut. Saat aku berdiri banyak sekali wartawan di sana.


Saat aku masuk bersamanya banyak sekali yang menatap kami. Dan etah tatapan itu positif ataupun negatif.


Saat itu kim lim menarikan kursinya untuku dan aku duduk di sana dengan beberapa tamu di sana.


“DAN MARI KITA PANGGIL PEMILIK PERUSAHAN INI TUAN KIM LIM SILAHKAN KE PANGGUNG” panggilnya dari atas panggung.


“SAYA MEMPERKENALKAN PRODUK KECANTIKAN TERBARU YANG SAYA RANCANG SENDIRI YAITU MINAHOKA. ” katanya di panggung.


tepukan tangan dari semua tamu di sana dan aku memandang kim lim dengan kagum bukan hanya tampan tapi dia sangat pintar saat bersosialisasi maupun mempresentasikan produknya itu.


“presentasinya berakhir dengan baik” kataku.


Aku berjalan kearah manapun di sana. Dan di sana aku mendengar suara dari belakang tubuhku.

__ADS_1


“apakah kau mia jang” katanya sambil membawa minum di tangannya.


“apa hubunganmu dengan tuan kim lim” katanya sambil menatapku dengan tajamnya.


“Kau tau, sudah banyak wanita yang pergi ke acara seperti ini dengan ya. kau itu mungkin hanya sebagai percobanya lagi, dia itu adalah laki laki yang tampan dan mapan mana mungkin dia akan tertarik denganmu” katanya sambil menyindir.


“maaf aku harus ke kamar mandi” sambal berjalan meninggalkan wanita itu sendiri.


Aku bejalan kearah ruangan kamar mandi itu dan seseorang sengaja menabrak ku hingga jatuh dari belakang dengan menumpahkan minuman di bajuku.


“ahh maafkan aku aku tidak sengaja melakukanya” kata gadis yang menabraku.


Ah tidak bajuku kotor karena bekas minuman yang tumpah di bajuku dan lututku sakit karena dia menabraku dengan keras hingga terjatuh. Aku harus bagaimana semua mata menuju padaku. aku hanya melihat sekitar dan membayangkan semuanya menertawakan aku.


Aku harus meminta tolong kepada siapa rasanya aku ingin menangis. Dan tiba tiba saja seseorang mengulurkan tanganya untuku. Ternyata tak lain dari itu adalah kim lim sendiri.


Menunduknya kim lim dan langsung menyentuh luka yang ada di lututku.


“apa ini sakit” katanya dengan lembut. Dia menarik tanganku ke pundaknya dan dia mengendongku dengan kedua tanganya.


“Apa ini”, batinku dalam hati kenapa hatiku seakan berdegup dengan kencang tapi kenapa juga aku sedih mendengar percakapan dengan wanita yang tadi.


Dan lagi lagi semua mata menuju kepadaku lagi.


“menejer kim” teriaknya lim dengan keras.


“iya tuan” suara menyahut begitu cepat.


“pesankan kamar buatku” kata lim sambil berjalan membawaku dari keramaina itu.


“baik tuan” sambil menundukan kepalanya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2