
Ciuman Carl turun ke leher jenjang Dila, ia menelusuri leher itu dengan lidah nya. Hal itu membuat Dila kegelian, ia tidak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Beberapa kali tangan nya ia coba untuk menahan kepala Carl tetapi Carl malah menepis tangan nya.
"Carl." Dila kembali menahan kepala suaminya.
"Aku suami mu, tidak masalah aku melakukan nya," kata Carl.
"Aku belum siap, aku malu tubuh ku dilihat pria yang baru aku kenal," ucap Dila.
"Hahaha aku suami mu, mau kita baru kenal atau tidak itu sudah menjadi kewajiban mu, aku harus mendapatkan hak ku," kata Carl.
"Mas.." Dila merengek pada Carl.
"Hahaha kau sangat menggemaskan," ucap Carl sambil memeluk Dila dengan erat, ia benar benar gemas dengan apa yang Dila lakukan.
"Mas kamu gemas pada ku," tanya Dila.
"Dengan istri ku." Carl membalik tubuh Dila dan memeluk nya dengan erat dari belakang.
"Aku mengenai luka mu?"
"Tidak sakit, sudah kering, aku butuh kehangatan mu."
"Hujan sudah berhenti kita ke pantai sekarang, aku ingin makan seafood," ucap Dila.
"Hmmm oke.."
"Minta uang," ucap Dila.
__ADS_1
"Uang uang uang." Carl memberikan dompet nya pada Dila.
"Pegang dompetku, gunakan sesuai keperluan mu. Aku akan meminta nya kembali saat kita kembali ke kota," ucap Carl.
"Tebal sekali, aku akan mendapatkan banyak jatah uang," kata Dila.
"Ya begitu lah, jadi lah istri yang baik," ucap Carl.
"Siap.."
Karena hujan sudah berhenti mereka pun pergi meninggalkan rumah, keduanya berangan ke pantai yang letaknya setengah jam dari rumah Dila.
"Tidak terlalu jauh," ucap Dila.
"Awas saja kalau biasa saja," ujar Carl.
Sesampainya di sana mereka berdua lamgsung turun dari dalam mobil, seperti yang Dila katakan pantai itu membuat Carl terpesona, ia sangat puas berada di pantai ini.
"Sangat bagus," ucap Carl.
"Iya dong, ayo kita makan dulu. Aku sudah sangat lapar sekali."
Mereka berdua berjalan menuju restoran yang tidak jauh dari mereka berada. Hari ini Dila ingin menghabiskan uang suaminya, ia ingin mengetes apakah Carl akan marah atau tidak jika ia banyak membeli sesuatu.
"Kamu elergi seafood?"
"Tidak, aku bisa makan segalanya," ucap Carl.
__ADS_1
"Makan aku bisa," tanya Dila.
"Hahaha itu sangat bisa, siap siap nanti malam ya," jawab Carl.
Dila memesan beberapa makanan laut, dari seafood sampai dengan ikan dan beberapa sayur, walaupun hanya makan berdua Dila memesan cukup banyak makanan, ia sangat lapar dan memerlukan banyak makanan enak.
Sekitar setengah jam menunggu berbagai macam makanan datang. Carl menggelengkan kepala nya melihat makanan yang terlalu banyak.
"Ini sangat banyak sekali Dila, kamu yakin bisa menghabiskan semuanya," tanya Carl.
"Yakin dong mas. Lihat lobster ini, sangat besar dan berdaging, aku sudah sangat lama tidak memakan makanan seperti ini."
"Suapin aku, aku tidak mau makan menggunakan tangan langsung," ucap Carl.
"Siap suami ku."
Segera Dila mulai mengambil makanan itu satu persatu, sambil makan ia menyuapi Carl yang sedang sibuk dengan Handphone nya, walaupun sedang libur bekerja tetap saja handphone tidak akan bisa lepas dari tangan nya.
"Mas besar sekali lobster nya, 20-25 cm ada kali ini, gemuk juga," ucap Dila.
"Sama seperti milik ku."
"Apanya mas," tanya Dila.
"Carl junior sayang, kamu akan tau nanti malam," bisik Carl.
"25 cm?"
__ADS_1
"Tidak tau, tidak pernah aku ukur," jawab Carl dengan santai nya.