
Hari ini Dila mengajak suaminya ke air terjun yang tidak jauh dari rumah, ia ingin merilekskan tubuh nya di bawa air terjun yang dingin. Pertempuran panas tadi malam masih terasa di tubuh nya, beruntung sang suami mau saja ia ajak jalan jalan.
"Dimana sih," tanya Carl.
"Sudah mandi dulu kamu sana, habis berhubungan suami istri wajib mandi," jawab Dila.
"Kamu sudah mandi emang," tanya Carl.
"Sudah," jawab Dila.
"Jangan bohong, orang tadi hanya ganti pakaian. Kamu dulu mandi baru diriku," ucap Carl.
"Hahaha oke oke.. Aku mandi dulu setelah itu kamu," kata Dila.
"Sayang…" Tiba-tiba Carl memeluk Dila dengan erat. Ia seperti sudah tidak bisa menyembunyikan rasa cinta nya pada Dila, ia menikahi Dila kartu memang jatuh cinta pada wanita ini pada pandangan pertama, setelah berhubungan tadi malam rasa cinta nya pada Dila semakin besar saja.
"Kamu kenapa sih," tanya Dila. Ia sangat heran dengan suaminya ini.
"Boleh aku jatuh cinta pada mu," ucap Carl.
"Ya boleh lah, kamu suami ku. Aku malah senang kamu mencintai ku lebih dulu pada aku mencintaimu dulu," kata Dila.
Carl semakin memeluk Dila dengan erat.
__ADS_1
"Kamu mencintai ku," tanya Dila.
Carl tidak mau mengakui cinta nya pada Dila, apalagi sekarang Dila belum mempunyai perasaan padanya, kalau Dila suami mulai mencintainya baru lah ia bisa mengakui cinta nya pada Dila.
"Mandi mas, jangan nakal," ucap Dila.
"Setelah dari air terjun aku ingin menusuk mu lagi," kata Carl.
"Terserah kamu, sekarang aku ingin mandi, kamu jangan memeluk ku dengan erat seperti ini." Dila tidak habis pikir dengan suaminya.
Setelah selesai bersiap siap. Mereka pun pergi meninggalkan rumah, kali ini Carl tidak membawa mobil. Dila meminta sang suami membawa motor yang ada di rumah, perjalanan dari rumah ke air terjun melewati jalan yang tidak mulus, agar mereka bisa masuk lebih dalam mereka harus menggunakan motor.
"Kecil sekali motor nya," ucap Carl.
"Kamu yang besar mas, tinggi kamu berapa?"
"Itu apa," tanya Carl.
"Itu penginapan mas, salah satu trip penginapan di sana air terjun yang akan kita datangi," jawab jawab Dila.
Carl membawa motor itu ke penginapan yang Dila maksud, hal itu membuat Dila kebingungan.
"Mas bukan di sini," ucap Dila.
__ADS_1
"Aku akan memesan satu kamar," kata Carl.
"Untuk?"
"Untuk kita lah, aku ingin tidur ditempat yang nyaman, kasur mu terlalu keras," ucap Carl.
"Jangan lama lama, tidak enak dengan orang tua ku."
"Iya hanya sehari saja," kata Carl.
Carl mendapatkan satu kamar VIP, kamar yang memiliki balkon indah, dari balkon itu mereka dapat melihat pemandangan gunung yang sangat indah.
"Ya sudah ayo," ucap Dila.
"Iya iya.." Merekapun melanjutkan perjalanan.
Tak lama keduanya sampai di air terjun yang Dila maksud. Carl baru paham kenapa Dila mengajaknya ke tempat ini, air terjun ini terlihat sangat indah sekali, walaupun tidak terlalu besar dan tinggi, air terjun itu bertingkat tingkat yang membuat semua terlihat lebih indah.
"Bagus kan," ucap Dila.
"Hmmm bagus, ada ruang ganti," tanya Carl.
"Tidak ada, ganti pakai kain saja."
__ADS_1
"Kamu jangan naked ya, walaupun sepi aku tidak rela tubuh istri ku di lihat orang lain," ucap Carl.
"Hehehe tidak mungkin lah," kata Dika, ia sangat senang Carl seperti benar-benar menjaganya.