Cinta Mafia Kejam.

Cinta Mafia Kejam.
Bab 17


__ADS_3

Dalam waktu dekat pakaian yang mereka gunakan mulai terlepas dari tempat nya, Carl mengajarkan Dila bagaimana melayani suami dengan baik, dari pemanasan sekarang sampai dengan momen bahagia nanti.


Ada rasa bahagia, ada juga rasa malu, entah apa yang Dila rasakan sekarang, apalagi saat Carl mulai melepaskan pakaian yang ia gunakan. Walaupun dengan santai tanpa paksaan Dila tetap deg deg kan tidak karuan. Padahal Carl santai seperti tidak ada beban.


"Sayang kamu kenapa sih, aku tidak melihat nya kok."


"Aku sangat malu," ucap Dila.


Cari berbaring di samping tubuh Dila, Dila pikir Carl akan berhenti ternyata Carl menarik nya kembali dan memeluk nya dari belakang.


"Aku muka dari belakang deh, kamu pasti tidak suka aku liat langsung kan," ucap Carl.


Dari belakang begini Carl benar-benar menghabisi pakaian yang Dila gunakan. Dila sendiri sudah tidak bisa apa apa, walaupun Carl tidak melihat nya tetap saja tangan nakal Carl dapat menggapai miliknya.


"Carl Carl.. Mas.."


"Sudah aku duga pasti sangat besar dan indah," ucap Carl.

__ADS_1


Carl tidak puas dengan posisi itu, ia meletakkan Dila seperti biasanya dan mulai menyerang nya dari atas kali ini ia lebih leluasa. Dila sudah mulai terbawa permainan manis Carl, ia mulai mengeluarkan suara seksi saat Carl menggapai bagaimana sensitif nya.


"Sayang sayang.."


"Sudah tidak tahan," tanya Carl.


"Takut.."


"Kenapa," tanya Carl.


"Milik kamu seperti lobster," jawab Dila sambil merengek, ia terkejut benar dengan benda besar yang tergantung di depan nya.


Carl mulai mengambil posisi yang tepat, gadis 19 tahun ini akan segera kehilangan kesuciannya dengan pria yang 10 tahun lebih tua dari nya. Carl memang paling pintar mencari sosok istri, ia sangat tau mana istri yang enak untuk nya dan dapat menjadi ibu dari anak anaknya dengan baik.


Dila mencengkram punggung Carl dengan erat saat merasakan benda besar yang tidak tau seberapa panjang nya mencoba masuk ke dalam tubuh nya. Rasanya benar-benar sakit sekali, setiap gerakan yang Carl lakukan seperti ada sesuatu yang ingin sobek dari tempat awal nya.


"Sakit sekali," ucap Dila sambil memejamkan matanya.

__ADS_1


Carl merasakan sesuatu yang ia cari selamat ini, semakin ia mendorong masuk ke dalam semakin kuat pula rasa yang ia inginkan. Carl terus melakukan nya walaupun Dila sudah tidak karuan.


Dan pada akhirnya pertahanan Dila jebol juga, Dila menangis dengan kencang saat merasakan benda besar itu full masuk ke dalam tubuh nya. Ia hampir di buat pingsan oleh Carl.


"Sakit sekali," tanya Carl sambil mengusap wajah istri nya.


Dila hanya menganggukkan kepala, ia masih menangis karena rasanya masih sangat sakit. Bukan nya merasa bersalah Carl malah tersenyum melihat istri nya seperti itu, ada rasa bangga pada dirinya, ia berhasil merebut kesucian gadis polos ini.


"Terima kasih mempertahankan kesucian mu untuk ku," ucap Carl.


"Iya mas, tapi udah dong cabut, seperti di paku aku nya."


"Hahaha kamu lucu sayang." Carl melakukan apa yang Dila katakan, tetapi itu hanya sebentar karena Carl memasukan nya lagi.


"Sayang.."


"Sstt kita nikmati bersama ya.." Carl mencium bibir suaminya.

__ADS_1


Dalam beberapa waktu kedepan Dila mulai merasakan nikmatnya berhubungan suami istri, apalagi milik suaminya begitu besar dan keras, Dila dapat merasakan benda itu tidak akan keluar cepat, semakin Carl bergerak dengan cepat semakin enak pula. Ya walaupun masih ada rasa sakit nya juga.


__ADS_2