Cinta Mafia Kejam.

Cinta Mafia Kejam.
Bab 8


__ADS_3

Malam hari nya, suasana di dalam kamar terlihat sangat sepi, Dila fokus dengan handphone nya sedangkan Carl sudah terlelap dari beberapa lalu, walaupun belum terlalu malam keduanya sudah mengantuk, Dila hanya tinggal menunggu untuk tidur saja.


"Bagaimana ya, aku ingin kembali ke kampung tapi aku sudah sampai sini, sangat tanggung jika tidak melanjutkan tujuan ku. Aku harus mencari kakak ku, tetapi apa yang Carl katakan juga benar, dia sudah meninggalkan ku setelah aku dengan dia bertemu entah apa yang akan terjadi, belum tentu dia menganggap ku sebagai adiknya," batin Dila.


Dila melirik ke arah Carl, pria tampan itu sudah terlelap. Ia tidak tau takdir apa yang membuatnya bisa bertemu dengan pria ini, pria yang datang secara mendadak dan merubah seluruh kehidupan nya.


"Bagaimana mungkin dia setampan ini, tubuh nya waktu itu penuh dengan luka, tetapi sekarang seperti tidak terjadi apa apa, dia memang sangat keren sekali," ucap Dila.


"Hmmm aku memang sangat keren sekali," ujar Carl sambil membuka matanya.


"Kamu belum tidur," tanya Dila dengan ekspresi wajah terkejut.


"Aku sudah tertidur dan suara mu membangunkan ku, apa yang sedang kau pikirkan, kenapa sekarang kau belum tidur?"

__ADS_1


"Tidak ada, aku tidak sedang memikirkan apa apa," ucap Dila.


"Yakin tidak sedang memikirkan apa apa," tanya Carl.


"Kamu tau dari mana aku sedang memikirkan sesuatu?"


"Hahaha terlihat dari wajah mu," ucap Carl.


"Ah bohong, orang kamu tidur kok. Kalau tidur bagaimana mungkin bisa melihat ekspresi wajah ku."


Sontak Dila langsung sedikit menjauh, ia tidak mau terlalu dekat dengan Carl.


"Jangan terlalu dekat," ucap Dila.

__ADS_1


"Hahaha maaf.. Aku tidak akan melakukan hal apa apa pada mu, sekarang aku tanya pada mu. Kau pasti memikirkan kakak mu kan, sudah aku katakan jangan mencari nya, kalau kalian bertemu pun belum tentu dia akan menerima mu, bisa jadi dia malah pura pura tidak mengenal mu," ujar Carl.


"Hahaha dia pasti mengenal ku, kamu jangan berbicara yang tidak baik tentang kakak ku," ucap Dila.


"Dia kakak kandung mu?"


"Bukan, dia anak angkat keluarga ku," ucap Dila.


Sontak Carl langsung menatap Dila, bagaimana mungkin bisa Dila mencari wanita yang bukan saudara kandung nya, pantas saja wanita itu tidak peduli dengan Dila, Dila saja bukan adik nya.


"Kau gila, benar benar gila, dia bukan kakak kandungmu, tetapi kenapa kau repot repot mencari nya dan kasihan pada nya, kau tau dia tidak akan mencari mu. Dia bukan keluarga kandung mu," ucap Carl.


"Kamu tidak tau apa apa tentang dia, jangan mengatakan hal ya tidak tidak tentang kakak ku, kami sudah bersama bertahun-tahun lamanya, dan kami tidak pernah berpikir jika kami tidak memiliki ikatan darah, aku sudah menanggapinya kakak kandung ku sendiri," ujar Dila.

__ADS_1


"Terserah mu, kau wanita batu, sangat sulit untuk menerima pendapat orang lain, kau akan merasakan bagaimana rasanya sangat hati. Ingat Dila dengan saudara saja bisa lupa diri apalagi dengan orang lain, jangan berharap pada manusia," ucap Carl, ia kembali pada posisi awalnya. Menanggapi Dila malah membuat nya emosi, wanita ini terlalu polos sekali.


__ADS_2