Cinta Mafia Kejam.

Cinta Mafia Kejam.
Bab 26


__ADS_3

Setelah cukup lama berada di tempat itu, Dila pun mau di bawa masuk ke dalam mobil. Dengan keadaan yang kacau, ia hanya bisa memeluk suaminya dengan erat, sekarang dirinya benar-benar tidak bisa berpikir dengan baik.


"Kita kembali ke rumah ya," ucap Carl.


"Kamu tidak bekerja," tanya Dila.


"Aku tidak akan membiarkan istri ku sendiri di rumah. Dia sedang sedih, aku harus menghibur nya," ucap Carl dengan penuh semangat.


"Terima kasih." Dila mencium wajah sang suami dan kembali memeluk nya dengan begitu erat.


"Baby.." Carl mengusap perut istri nya.


"Tidak ada anak," ucap Dila.


"Sebentar lagi."


Sesampainya di rumah Carl langsung menggendong istri nya dan membawa nya masuk ke dalam kamar, sebelum meletakkan Dila di atas ranjang Carl meminta istri nya berganti pakaian dulu. Sekarang Dila begitu kotor yang membuat harus mengganti pakaian nya.


"Sayang pakai pakaian yang sangat seksi," ucap Carl.


"Tidak mau, kamu tidak bisa membaca situasi," kata Dila.


"Hahaha maafkan aku sayang, aku mencintaimu."

__ADS_1


Setelah berganti pakaian dengan pakaian tidur. Dila berjalan mendekati ranjang dan memeluk suaminya dengan begitu erat. Sekarang walaupun ia sudah tidak mempunyai kakak, ia sudah mempunyai suami yang begitu mencintai nya.


"Kamu mencintai ku," tanya Dila.


"Aku begitu mencintaimu mu," jawab Carl.


"Aku lebih mencintai mu," ucap Dila.


Kalau sudah saling mencintai seperti ini, mereka berdua hanya tinggal menunggu buah hati saja. Karena buah hati yang akan melengkapi keluarga kecil ini.


"Aku akan menjaga mu sayang, jangan membuat sedih, berhenti menangis.. Ada aku di sini, di cintai seorang Carl bukan hal yang buruk, dia akan memperlakukan istri nya dengan sangat baik," ucap Carl.


"Aku percaya itu, suami ku pasti dapat dipegang kata katanya."


"Sudah tua masih saja nakal," ucap Dila sambil tertawa.


Beberapa minggu pun berlalu, semua sudah berjalan dengan normal. Dila sudah tidak merasa sedih lagi, ia juga sudah memberitahukan keluarga nya tentang sang kakak, mereka semua sudah menerima semuanya dengan lapang dada.


Carl juga sudah mulai memperbaiki dirinya. Ia menggubah semua pola pikirnya. Carl tidak ingin merusak kebahagiaan yang ia rasakan sekarang. Selain pekerjaan, istri nya adalah prioritas utamanya, ia akan melakukan segala hal demi sang istri.


Sekarang Dila sedang membuat makan malam untuk suaminya, setelah pertempuran di atas ranjang tad, Carl merasa sangat lapar dan ingin memakan sesuatu yang enak. Beruntung ia mempunyai istri yang sangat jago dalam membuat sesuatu masakan yang enak.


"Sayang sudah matang, nadi goreng seafood," ucap Dila.

__ADS_1


"Kamu oke," tanya Carl, ia melihat wajah istri nya terlihat tidak begitu baik.


"Aku oke, hanya sedikit pusing saja. Kamu jangan khawatir," ucap Dila.


"Maaf sayang, pasti aku membuat kamu lelah ya, lain kali aku akan membeli diluar saja. Kamu tidak boleh kelelahan


"Sayang ini tugas ku, jangan berpikir yang berlebihan ya. Aku tidak papa kok," ucap Dila.


"Sekarang kamu makan." Dila memberikan sepiring nasi goreng dengan porsi yang begitu besar.


"Sayang banyak sekali."


"Hahaha kata siapa untuk kamu, ini juga untuk aku.. Kita makan sepiring berdua," ucap Dila.


"Ternyata istri ku ingin romantis ya. Iya sayang aku akan makan berdua dengan kamu."


Mereka pun makan di satu piring yang sama, sudah sangat lama sekali mereka tidak makan di piring yang sama seperti ini. Entah kenapa hari ini Dila begitu menginginkan hya.


"Sayang kamu makan begitulah lahap, tidak seperti biasanya. Jangan bilang kamu hamil," tanya Carl.


"Hahaha tidak sayang, aku tidak mungkin hamil, kamu jangan aneh aneh deh."..


"Eh tidak mungkin bagaimana, kita sudah lebih dari dua bulan menikah, kamu meragukan kekuatan Carl junior," ucap Carl.

__ADS_1


"Hahaha tidak sayang, aku tidak mungkin meragukan kekuatan mu," kata Dila.


__ADS_2