
Ruli menhela nafas sebentar lalu berkata lagi.
"Sebelum aku bilang,boleh aku tanya sesuatu ya tapi aku mohon kamu jangan tersinggung",Ucap Andre memohon🙏
"Tanya aja mas gpp kok,"jawab Hilda
"Maaf sudah berapa lama kamu jadi janda
"2 th
"Apa kamu masih mencintai suami Hilda?
"ngak lagi,aku sudah trauma mas sama dia.
"Berarti kamu ngak mungkin kembali lagi sama dia.
"Ngak,emang kenapa mas?",tanya Hilda penasaran.
Ruli tersenyum mendengar jawaban Hilda yg kelihatanya memang serius.Ruli memberanikan diri memegang tangan Hilda.Hilda sempat kaget,namun tak juga melepaskan pegangan tangan Ruli terhadapnya lalu selanjutnya..
"Terus terang Hilda aku mengajakmu kesini karna ingin bicara sama kamu, bahwa aku mencintaimu Hilda,gimana apakah kamu mau menerimanya?, "tanya Ruli
"sebelum Hilda jawab,apa boleh Hilda tanya ke mas Ruli
"Tentu saja boleh
"Baik,apa mas yakin dg perasaan mas Ruli ke Hilda,pikirkan dulu mas sebelum mas menjawab.Mas tahukan Hilda ini janda dan punya satu anak ,apakah pantas seorang janda seperti Hilda yg...
Belum sempat Hilda meneruskan katanya Ruli sudah kembali berkata
__ADS_1
"Aku tahu apa yg kamu pikirkan sekarang Hilda,Hilda dengar mas ,Apakah seorang janda ,dan satu anak tidak berhak dicintai Hilda.Mas ngak perduli mau kamu janda atau bukan ,baik kamu punya anak atau belum mas tetap mencintaimu Hilda,mas ingin menikahimu Hilda dan mas mau menerima kamu apa adanya,"jawab Ruli tegas.
Hilda diam sejenak.Dia ingin mencari kebohongan dari yg diucapkan Ruli kepadanya,namun ternyata tak ditemukan,Ruli benar bersungguh sungguh dg kata-katanya.
Airmata Hilda tiba-tiba jatuh,Hilda menunduk tak mampu mengucapkan kata katanya.
"kok malah nangis,apa mas menyakitimu Hilda",ucap Ruli mengangkat wajah Hilda.
"Katakakan sekali lagi mas,"pinta Hilda .
"Apa?
"Katakan mas mencintai Hilda",sambil sesunggukan.
"Mas mencintaimu Hilda,mas tidak ingin kamu menerima mas sebagai pacar lagi tapi sebagai calon istri.Apa kamu mau menerima mas sebagai calon suamimu Hilda
"mas serius Hilda,bagaimana?",tanya Ruli lagi.
Hilda tidak menjawab ,dia hanya mengangguk pertanda mau.
Tanpa menunggu lama lagi Rulipun mencium pipinya membuat Hilda kaget dan malu🙈
"kok Mas nyium Hilda sih?",tanya Hilda malu
"mas udah gemes banget sayang sama kamu
Ruli melihat disekitar sepi kalaupun ada orang jarak mereka jauh.Ruli kemudian mendekatkan wajahnya ke Hilda dan memegang dagu Hilda lalu kemudian Ruli men****bibir Hilda tanpa sadar Hilda membalas men****Ruli.Keduanya kini saling me**** agak lama.Namun kemudian Hilda sedikit mendorong tubuh Ruli.
"Udah dong ma$",Hilda memohon.
__ADS_1
Nafas keduanya masih terengah engah keduanyapun tersenyum.Rembulan diatas sanapun menyaksikan kemesraan mereka.
"Mas"panggil Hilda
"ya sayang
"mas besok ikut ke resepsi Lia
"ngak
"kok mas niru Hilda sih pake ngak ikut segala.
"Loh kamu juga ngak ikut,kenapa?
"Okta ngak bisa diajak jalan ketempat jauh mas,kalau udah gitu pasti kecapean dan mimisan,mas sendiri knp ngak ikut?
"Pertama mas ada pemotretan lagi besok,kedua mas mau temani Hilda aja ya
"yang pertama Hilda ngak keberatan,yg kedua HildA keberatan mas,"ucap Hilda
"kok malah yg kedua yg keberatan sih sayang?",protes Ruli
"Karna Hilda ngak mau disaat ngak ada dirumah mas dikira cari kesempatan nanti sama tetangga
"kan ada Okta
"Okta masih kecil mas,
"lalu kalau yg pertama kenapa Hilda ngk keberatan
__ADS_1