
Hari itu Hilda hanya mengantar dan jemput Okta kesekolah.Karena dia dan ibunya harus membantu mempersiapkan acara Lamran Lia.
Setelah menjemput Okta,Hilda dan bu Darmi langsung kerumah Lia.Ruang tamu rumah Lia kini sudah menjadi ruang yg indah disana juga ada sebuah panggung kecil.Keluarga dari paman Marwan dan Bulek siti juga sudah hadir disana.
Tanpa menunggu aba aba lagi Hilda langsung masuk kekamar Lia.Ternyata Disana sudah ada Rima,Irma dan juga Nesya yg akan menjadi penerima tamu menemani Hilda nanti.Mereka bersama Lia sendiri sedang melakukan pedikur menikur pokokya yg kur kurðŸ¤agar kuku tangan dan kaki mereka lebih bersih dari sebelumnya.Sementara kakaknya Hana hanya berbaring karna sedang hamil muda.Anak diperutnya masih suka rewel.
Walaupun begitu Hana dengan dibantu saudara sepupunya Hana melakukan perwatan yg sama dg yang lainya.
" Mbak apa kamu tidak pengin menikah lagi seperti Lia,"tanya Rima pada Hilda tiba tiba.
"Ngak",jawab Hilda enteng
"kenapa ngak kan enak kalau ada yg menemani dan tidak dingin lagi," ucap Rima lagi
"kan ada selimut mbak,"ucap Hilda cuek
Ya bedalah kalau selimutnya mbk Hilda itu selimut mati,kalau selimut kita kita kan selimut Hidup,"ucapnya lagi sambil trtawa.
Semua yang mendengar tertawa karna katanya.
__ADS_1
Hildapun ikut tertawa karna dia tau Rima memang suka menggodanya.
Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore.Kelimanyapun bersiap siap untuk mandi.Karna rumah Hilda dan Irma dekat merekapun pulang kerumah masing masing baru stelah itu mereka berkumpul kembali dirumah Lia untuk didandani.
Ada 3 perias yg mendandani mereka.Jadi kerjanya lebih cepat .setelah Lia ibu dan kakanya didandani.Merekapun memanggil foto grafer untuk mengabadikan momen tersebut.
Entah mengapa sejak fotografer itu datang dia terus menatap Hilda.Namun yg dipandang hanya bersikap cuek saja.Tapi ada satu orang yg ternyata melihat aksinya itu lalu berucap
"Mas kalau mau motret itu yg fokus dong nanti salah yg di potret lo",Goda Rima.
"Ah mbak bisa aja,"ucapnya tersenyum.Diapun memperlihatkan hasil jepretanya pada Rima dan lainya.Ternyata memang benar hasinya bagus .
"Kalau gitu sekarang giliran aku dulu biar aku cepat difoto sama masnya",ucap Rima centil."Tidak butuh waktu lama Rimapun didandani.
Satu jam kemudian Rima irma dan Nesya sudah didandani.Rima kemudian meminta si fotografer itu memotret mereka tapi dia menolak dia kemudian melirik Hilda dan berkata.
"Nanti aja sekalian sama nona ini", tunjuknya pada Hilda.
"Oalah mas mas gitu aja pake nunggu.Tau aja kalau dia janda ",celoteh Rima.
__ADS_1
" Ya iyalah Rima masa mau dia sama kamu yg udah peyot,"ledek Irma kemudian.😂
iya kah baru nyadar aku.tawa Rima😂😂
"kok nunggu aku segala ,aku kan masih lama.
"Udah kami bisa nunggu kok.biar sekalian potonya Hilda ," ucap Nesya menimbali.
Dan lima belas menit kemudian Hilda selesai didandani.
Keempatnyapun keluar mencari tempat yg lebi luas.
Rima memilih disamping rumah hanalah tempat yg cocok untuk mereka berfoto ria.
Namun sampai disana si foto grafer itu malah benggong melihat Hilda tak berkedip.
"Hei mas kok malah benggong wah...wah jangan jangan kamu jatuh cinta ya sama Hilda,"sindir Rima
kemudian.
__ADS_1