Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Ditempat yang baru 2


__ADS_3

Lia hanya diam .Ternyata memang benar Okta memang anak yg cerdas sehingga kalau dia bicara sesuatu harus hati hati sebelum Okta bertanya yg macam macam


"ternyata kritis juga pikiran nih bocah ya"Batin Lia.


"Okta, lebih baik Okta tidur dulu ya sayang,bunda ngak mau kalau kamu kecapaian,nanti bunda bangunin ya kalau sudah sampai.


Dipangkuan Hilda,Okta tidur.Hilda mengelus rambut anaknya.Entah kenapa tiba tiba dia mengingat masa lalunya.ya,tepat 2,5 yg lalu dia lewat jalan yg dia tempuh sekarang,jalan yg sama yang ternyata justru membawanya pada sebuah kehancuran bukan kebahagiaan.


Ruli melirik Hilda dari kaca didepanya.Ada wajah kesedihan diwajah istrinya itu


"Kamu kenapa Hilda,tenang sayang sebentar lagi kita melewatinya kok,dan setelah ini kita jauh dari masa lalumu kok"ucap Ruli kemudian.


"Ngak kok mas lupain aja ya,"jawab Hilda tersenyum


Tanpa terasa sudah 3 jam mereka didalam mobil.Ruli menghentikan mobilnya disebuah rumah bercat abu abu dan putih.Disana seorang pria yg seumur pak Min membuka pintu pagar untuk mereka.Ruli kemudian mengajak turun mereka.



"nah kita sudah sampai dirumah kita


"Rumah kita mas,"tanya Hilda.


"kenapa sayang maaf ya aku baru bisa beli rumah seperti ini,"ucap Ruli sedih


"Mas ini sudah cukup buat Hilda,ngak perlu mewah mewah asalkan kita selalu bersama itu sudah membuat aku bahagia


"Aamin "jawab ketiganya kompak.

__ADS_1


"Tapi nanti nanti aku boleh ngerubah warnanyA yg agak cerah ya",pinta Hilda.


"Terserah kamu sayang.",jawab Ruli


"Hem udah bagus kek gini kamu mau rubah seperti apa coba", sahut Lia.


"Diam kamu ya terserah aku lah mau ngerubah rumah aku seperti apa iya kan mas,pulang sana kerumahmu,"usir Hilda


"mentang mentang sudah punya rumah sahabat sendiri diusir,"ucap Lia


"Lagian kamu juga sih yang salah nyahut aja kek kompor",ucap Andre menimpali.


"Ternyata memang benar kata ibu kemarin aku harus bersabar hadapi kalian yg kek tom&jerry,"ucap Ruli tertawa.


"Ya sudah kita pulang aja mas,"ajak Lia pada Andre.


"Assalamualaikum"ucap Hilda


"Waalaikum salam selamat datang dirumah ini nona"jawab seorang wanita yg usia diatas kakak Hilda sedikit namun badanya sedikit kurus dan memakai hijab.


"Terimakasih bi....


"Nama saya Atik Nona


"Saya Hilda bi",Hilda menjabat tangan bi Atik.


"Nona Hilda cantik sekali ya ,pantas saja Den Ruli sering ngelamunin nona terus

__ADS_1


"Iya kan istri saya ngak berada disini bi waktu itu.


"Bi Atik ada saja',ucap Hilda tersenyum


"Biar saya bawA kopernya non kedalam kamar.


'"ya bi terimakasih",ucap Hilda tersenyum.


Hilda dan Ruli mengikutinya dari belakang setelah sampai kedalam kamar Ruli menidurkan Okta disana.


"Bi tolong siapkan makan siang ya bi habis ini aku sudah lapar,"perintah Ruli


"Ya den"jawab bi Atik kemudian pergi meninggalkan mereka.


"Aku bantuin bi Atik ya mas


'Eit ...ngak boleh kamu harus istirahat Hilda,apa kamu ngak capek apa


"Tapi mas...


"Hilda sini",tunjuk Ruli pada pangkuanya.


"Apa sih mas?


"Kamu ngak ngertiin banget sih sayang,aku juga ingin dimanja sayang,mas kan capek nyetir,"ucap Ruli beranjak menutup pintu.


Ruli kemudian berbaring dipangkuan istrinya.Dia tundukkan wajah istrinya seraya m****** bibir Hilda.Hilda kemudian membalasnya.

__ADS_1


Untuk selanjutnya aku ngak tahu apa yg terjadi dengan mereka karena aku capek nulisnya🤭 .jangan lupa like dan komen ya....🤗


__ADS_2