
Sejak saat itu kemanapun Hilda pergi selalu diantar pak Lukman supirnya dan diikuti oleh 2 orang kepercayaan Ruli yaitu Leo dan ken.
Sementara Robi menjaga dirumah Ruli.Sebenarnya Hilda merasa tidak bebas geraknya karena slalu diawasi.Tapi bagaimanapun itu demi kebaikanya .Terbukti sejak saat itu juga ngak ada laki laki yg mendekat bahkan sekedar menggoda.karena biasanya setiap Hilda keluar bersama Okta bahkan ketika bersama Rulipun Hilda masih saja digoda oleh lelaki hidung belang.Sehingga tidak jarang Ruli merasa cemburu.
2 Bulan kemudian;
Pagi itu seperti biasa Hilda membantu membuat masakan untuk suami dan anaknya.Namun entah mengapa hari itu Hilda tak bersemangat mengerjakanya.
Hoek...Hoek...Hoek!terdengar Hilda sedang muntah muntah dikamar mandi .Ruli yg mendengar langsung menghampiri istrinya dan bertanya
"kamu kenapa sayang ?"tanya Ruli kemudian.
"Mungkin masuk angin mas
"Kalau gitu kamu ngak usah ikut ngantar Okta kesekolah ya biar Pak Lukman aja yg antar
"Kalau Okta mau cuma diantar sama pak Lukman aja ngak papa mas
"Pasti mau kok,Okta bunda lagi sakit kamu diantar pak Lukman aja ya nak
"Ya yah,memang bunda sakit apa yah kok hoek,hoek,"ucap Okta menirukan bundanya yg muntah.
__ADS_1
"Bunda masuk angin sayang,"jawab bundanya.
"kamu istirahat saja sayang ,atau aku ngak usah kerja aja ya biar bisa jaga kamu
"Ngak usah mas aku ngak papa kok,hoek...hoek
Hilda langsung kekamar mandi lagi untuk memuntahkan semua yg ada diperutnya.Bi Atik yg mendengar dari dapur bawah yg sudah menyelesaikan tugasnya segera keatas melihat keadaan nonanya.
"Tu kan kamu kek gitu gimana mas bisa kerja dengan tenang sayang,disana pasti juga ngak konsen"Ucap Ruli lagi.
"Sudahlah mas aku ngak papa dipake istirahat sebentar juga sembuh
"Ha ,hamil bi betul begitu Hilda ",tanya Ruli senang.
"Aku memang belum datang bulan sih mas dua bulan ini",jawab Hilda mengingat ingat
"Kalau gitu nanti sore kita keVania ya biar dia yg memastikan kamu hamil atau tidak,tapi aku berharap kamu beneran hamil sayang",Ucap Ruli lagi.
"Aamiin",Ucap Hilda dan bi Atik kompak.
"kalau kamu merasa baik baik saja mas kerja ya sayang
__ADS_1
"Kan sudah aku bilang mas kerja saja
"Kalau gitu bibi buatkan teh ya non biar badannya lebih enakkan
"iya bi makasih
Bi Atik kemudian turun untuk buatkan Hilda teh.
"Bunda ,Okta berangkat sekolah dulu ya",pamit Okta.
"iya anak pintar,
"Ya sudah aku sekalian berangkat ya sayang,mungkin ngk sampe sore mas sudah pulang,Mgkin cuma ngambil 2 pemotretan saja,Assalamualaikum,"ucap Okta dan Ruli hampir bersamaan
Keduanya kemudian berangkat ketempat masing masing.
Sesampainya distudio Ruli bersemangat untuk segera menyelesaikan pemotretanya.Dia ingin segera pulang dan memeriksakan istrinya kedokter Vania temannya.
Siang ditempat kerja Lia:
Mungkin karena saat itu musimnya anak sekolah sehingga ditempat kerja Lia sejak pagi sudah banyak yg membeli peralatan sekolah seperti tas, sepatu,dan lainya.Sebagai penjual yg baik Lia tak hanya memerintahkan asistenya untuk melayani sendiri pembeli yg datang dia juga terjun langsung melayani pembeli.Lia tentu saja bersukur dg uang yg diperolehnya.
__ADS_1