Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Perkenalan Hilda diresepsi membuat Ruli cemburu


__ADS_3

"Ini kesempatan kamu mendekati Hilda",bisik Rima pada Damar.


"Hilda,maaf aku numpang ke toilet boleh?


"Tentu perlu aku antarkan mbak


"Terimakasih,kamu tunjukkan aja arahnya kemana


"Dari sini mbak lurus aja nanti belok kiri,"tunjuk Rima.


Setelah Rima pergi Damar mendekatkan duduknya didekat Hilda.Tanganya mencoba memegang tangan Hilda tapi Hilda mengibaskannya.


"maaf aku ngak sengaja


"Hem,"jawab Hilda.


"Sudah berapa lama kamu kenal Rima


"Sejak kami sama sama menyekolahkan anak kami',jawab Hilda acuh.


"Kamu sangat cantik malam ini Hilda ",bisiknya sambil mengedipkan matanya.


Hilda sebenarnya tidak merasa nyaman dg situasi tersebut.Ditambah lagi tidak jauh dari mereka ada Ruli yg terus menatap mereka dg penuh kecemburuan.Hilda takut jika Ruli salah paham denganya.Tapi demi menghormati tamunya Hilda masih menemaninya karna Rima belum kembali.Lalu kemudian ada ide untuk memanggil Ruli melalui sms.Hilda kemudian membuka hpnya dan mengirimkan pesan ke Ruli.


"Mas kamu kesini dong temani aku~~Hilda

__ADS_1


Ruli yg saat itu juga masih bersama ke 3 temanya,tapi masih mendengar dering hp disakunya berbunyi segera membuka smsnya


"Untuk apa bukankah kamu senang didekati pria besar itu😏Ruli


"Mas apaan sih,kamu cemburu ya,udah deh jgn kek anak kecil,kamu temani aku atau ngak aku kasih nanti Hilda


"aduh gawat nih masa malam pertama ngk dikasih,"batin Ruli🤭


Tidak berpikir lama Ruli kemudian mengajak ketiga temanya menuju ketempat Hilda.Setelah mereka datang Hildapun pamit kemereka .


"Mas aku ganti baju ya,dingin nih",tunjuk Hilda pada bajunya yg memang masih mengunakan baju adat jawa lengkap (dodot)


"Masa masih dingin sih mbak kan udah ada yg angetin,"canda teman Ruli.


"Mas bisa aja,"jawab Hilda malu.


Hildapun berlalu.Mereka semua tertawa kecuali Damar yg menahan kebencianya.Kemudian dia mengajak Rima pulang setelah Rima kembali.


Dikamar Hilda:


Sesampainya dikamar Hilda kemudian mengunci pintunya.Hilda ingin ganti baju.Tapi sebelum ganti baju ternyata ada yg mengetuk pintunya .Ternyata Lia ,yg mengetuk pintu kamar Ruli yg sekarang sudah jadi kamarnya juga.Setelah Lia ada bu Darmi,Okta,Mama Eva dan Dewi.


"Apa kamu sudah mau tidur Hilda" tanya mama Eva.


"Ngak ma,Hilda mau ganti baju dingin",keluhnya.

__ADS_1


"aku bantu ya biar lebih mudah",ucap Lia.


Satu persatu mereka melepaskan perhiasan yg menempel dibaju tersebut.Sambil juga Hilda membersihkan make upnya.


"Apa kamu sudah siap nak?"tanya mama Eva.


"maksudnya sudah siap apa ya ma?


"kamu pikir siap gituan apa ngeres aja kamu"sahut Lia.


"Siapa juga yg bilang gitu Lia


"eh sudah kok malah ribut,yg mama maksud apa kamu sudah siap pindah ke si******


"Aku dan mas Ruli sudah sepakat kami akan pindah kesana setelah nikahan ini,dan ibu sudah setuju,iya kan bu?


"Ya va aku sudah setuju


"Ya sudah kalau begitu mama ngak akan memaksa kalian mau tinggal dimana.


"Lalu kalau kamu pindah trus bagaimana toko kuemu,"sahut Dewi.


"ibu bisa meneruskan mbak kalau ibu mau dan modalnya Hilda masih punya modal,nanti Hilda serahkan modal itu untuk ibu,jadi ibu ngak perlu susah cari modal lagi,dan kata mas Ruli,mas Ruli sudah carikan karyawAn yg bisa bantu ibu mbak,atau kalau mbak mau,mbak bisa gabung juga kok,"jelas Hilda


"Ya sudah kami tinggAl dulu ya nak,Selamat bersenang senang,biar Okta malAm ini tidur sama ibumu ya",bisik mama Eva.

__ADS_1


Ke 5 nyapun pergi meninggalkan Hilda sendiri yg sudah menganti bajunya dg bju pesta biasa.


__ADS_2