Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Perpisahan 1


__ADS_3

Waktu menjelang subuh Hilda terbangun dari tidurnya.Dilihatnya ada Ruli yg masih memeluk tubuhnya dengan erat.Hilda mengingat kembali pernikahanya dengan Ruli diapun tersenyum.Hati hati sekali Hilda melepaskan pelukan Ruli.


"Kamu mau kemana sayang",tnya Ruli tanpa membuka matanya.


"Aku mau mandi mas ,sholat tahajud dulu,setelah itu sholat subuh karena sebentar lagi subuh, mas yg imami ya semua,"pinta Hilda.


"Iya sayang,kamu duluan mandi atau kita barengan


"Ngak ,sendiri aja nanti lama,aku dulu ya"sambil memakai piyama


Hilda segera menuju kamar mandi dan mandi suci disana setelah itu diapun ambil air wudhu sekalian.Setelah itu Rulipun melakukan hal yg sama.Dan mereka sholat tahajud berjamaah.


Sambil menunggu Adzan kedua pengantin baru itu berbicara


"kamu hebat sayang habis selama kerja keras tapi ngak capek juga,"Ucap Ruli mengacungkan jempol👍


"Apaan sih mas,biasa aja kok,aku juga sebenarnya capek mas tapi aku tahan aja,kita kan nanti harus kerumah ibu Okta nangis ngak ya


"Pasti ngak lah sayang dia kan anakku,masa cengeng,"Ucap Ruli lagi


"Bukan gitu mas dia kan ngak pernah aku tinggal.


"Ya sekali kali kan ngak papa.


"Ya sudah kita sholat subuh yuk keknya sudah selesai adzan lihat tuh dah jam 4 lewat

__ADS_1


45 menit,"tunjuk Hilda dihpnya


Tanpa babibu lagi keduanyapun sholat subuh. Setelah selesai Hilda merapikan tempat tidur mereka.Kemudian ganti baju.


"Mas kamu jangan tidur lagi ya setelah Hilda masak,trus sarapan kita kerumah ibu ,trus antar Okta kesekolah sekalian pamit.


"Iya sayang,tapi kamu ngak usah pamit ya sama Rima",Pinta Ruli


"Loh kok gitu ,mbak Rima itukan ibunya teman Okta juga kalau lagi antar anaknya pasti ada juga disana mas gimana aku ngehindar coba


"Aku ngak suka cara dia kenalkan kamu ke pria besar itu sayang,ya sudah kalau gitu aku ikut pamit juga ya biar dia ngak macam macam sama kamu


"Ceritanya kamu cemburu ya sama Damar iya huhu kasian...",mencubit pipi Ruli.


"Ya Allah mas...kalau cemburu itu lihat lihat dong sayang,dia itu ngak sebanding dg kamu sayang,"mencium pipi Ruli


"Jangan gombal kamu


"Mas Hilda ngak kok gombal lah,kamu mikir dong mas,kamu ganteng,masih muda kenapa Hilda mesti cari yg lain sih sayang


"Emang aku ganteng Hilda


Hilda tidak menjawab dia segera turun dan menuju kedapur dimana disana sudah ada Mama Eva dan bi Inah.


"Pagi ma,pagi bi inah",sapa Hilda tersenyum

__ADS_1


"pagi nak Hilda


"Pagi non


"Ehem...ehem kelihatanya sebentar lagi mama punya cucu lagi dan Okta bakal punya adik cepat nih bi,"goda mama Eva sambil melihat rambut Hilda yg basah


"iya bu keknya,"timpal bi Inah.


"Apaan sih ma rambut Hilda tu gatel,kotor,"jawab Hilda malu


"oh kotoor....


"Pagi semua"sapa Ruli.


"pagi",jawab mereka.


"Pagi ini mama masak apa biar Hilda bantuin ya,.


"ngak usah nak mama ngak masak kok cuma angetin aja yg semalam,udah kalian segera sarapan habis itu kerumah ibu ya kasihan Okta sudah nunggu pastinya


"Makasih ya ma",ucap Hilda.


"ya sama sama sayang


Merekapun sarapan termasuk bi Inah kecuali Pak Min yg memang datangnya agak siang.Hilda senang dengan kebersamaan mereka.Mama Eva tidak membedakan siapapun walaupun bi Inah seorang asisten rumah tangga.

__ADS_1


__ADS_2