
"Bu dengar ngak sih kalau aku ngomong tolong minggir kami mau lewat kami buru buru",ucap Leo lagi.
"Ya tuan maaf ya "jawab wanita itu
wanita itu kemudian menepi bersama anak perempuanya.
Dengan segera ken dan Leo masuk dan kembali mobil dan melanjutkan perjalanan mereka untuk terus mengiringi mobil pak Lukman.
Dilain tempat :
Anak buah Damar berhasil menculik Okta dan membawa oKta entah kemana.Sementara Pak Lukman jatuh dan pingsan ditengah jalan dengan wajah penuh dengan memar.
"Loh itu kan mobilnya pak Lukman Leo,kok tidur disitu ,trus Okta mana ya?",tanya ken
"Berhenti ken berhenti ",teriak Leo
Ken menghentikan mobilnya dan keduanya turun .Ternyata pak Lukman pingsan mungkin sudah dihajar seorang atau banyak orang dan mukanya penuh memar dan jalanya pincang.
"pak Lukman bangun pak dimana Okta pak kok bapak sendiri",tanya Leo kemudian
"Maafkan saya den pak Lukman ngak bisa nolong den Okta ,den Okta diculik sama preman 5 orang ,"jawab Lukman ketakutan.
"S***,kita kecolongan,bos Ruli pasti marah besar sama kita",ucap Leo
"Tapi bagaimanapun juga kita harus beritahu bos Ruli ,Leo,"ucap ken
"ya sudah aku telpon bos Ruli,pak lukman istirahat dimobil saja dulu jangan pulang takutnya nanti mbak Hilda syok,dia kan sedang hamil."ucap Leo.
__ADS_1
Leo kemudian menghubungi Ruli.
Dilain tempat:
Hilda mengambil minum setelah makan tapi pyaar...!gelas yg dipegangnya tak sengaja jatuh dan pecah begitu saja
Deg...!hati Hilda entah kenapa tiba tiba merasa ada sesuatu yg terjadi dg Okta.biAtik yg mendengar suara gelas pecah segera menghampiri Hilda yg masih terpaku
"kenapa non kok benggong ?tanya bi Atik
"ngak tahu bi ,Hilda tiba tiba memikirkan Okta terus
"ngak usah dipikirin non sebentar lagi den Okta pulang kok",ucap bi Atik
."ya bik,maaf ya bi tolong dibersihkan ya bik gelasnya,aku mau istirahat dikamar sebentar pusing banget bik",ucap Hilda memijit keningnya.
kembali ketempat Ruli
"Hallo ada apa kamu tiba tiba menghubungi aku?",tanya Ruli dari sebrang sana.
"maaf bos kami kecolongan",ucap Leo kemudian.
"Apa maksudmu kecolongan ha!"bentak Ruli membuat Andre kaget
"Okta bos okta",ucap Leo lagi
"bicara yg jelas Leo jangan dipotong potong
__ADS_1
"Okta di diculik bos",jawab Leo gugup .
"Bagaimana okta bisa diculik ngapain aja kalian. kalian dimana sekarang
"Tidak jauh dari sekolah Okta sebelah timur",jawab Leo lagi
Tut...tut...tut pembicaraan dihentikan oleh Ruli. tanpa berkata apa apa Ruli bergegas mengambil motornya yg melajukan motornya dengan cepat.Ruli tak menghiraukan keadaan disekitarya.Andre yg binggung seketika juga mengejar Ruli.
Seperti yg ditunjukkan Leo tadi, disitulah Ruli menghentikan motornya.
"Kalian benar benar ngak bisa diandalkan ternyata bagaimana bisa Okta diculik
"Maafkan kami bos itu karna ken yg tergoda dg wanita
"kok aku sih leo jelas jelas tadi ada wanita yg hampir ketabrak kan mana mgkin aku.,.
"Diam kalian,kalian sama sama ceroboh!,"bentak Ruli.
Maafkan saya juga den pk Lukman ngak bisa jagain den Okta
"Sudahlah pak aku ngak nyalahin pak Lukman,pak Lukman kan sudah tua jadi tenaga pak Lukman kalah sama mereka,aku sekarang binggung bagaimana mengatakan ini sama Hilda.Dengar ya kalian,kalian cari Okta sampai dapat.jangan berani berani kerumah atau hubungi aku sebelum kalian temukan Okta,mengerti kalian"bentak Ruli lagi
"baik bos kami janji temukan Okta secepatnya
"pergi sekarang
Keduanyapun pergi.Ruli membawa pulang pak Lukman . Sebelum itu Andre datang tepat waktu dia membawa motor Ruli karena sebelumya Andre naik taksi mencari Ruli yg tiba tiba hilang tanpa kabar.
__ADS_1