Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Hari pertama ditempat baru


__ADS_3

Tok....tok...tok..Suara pintu kamar diketuk oleh bi Atik dari luar.


"Den makananya sudah siap,mungkin Den Ruli sama nona Hilda mau makan sekarang


"Hem iya bi bentar",ucap Ruli sambil merapikan bajunya.


"Okta bangun sayang,kita sudah sampai dirumah ayah",ucap Hilda bangunkan anaknya.


"Mas mandi dulu ya",Pamit Ruli


"iya mas,"jawab Hilda.


"nda pusing,"keluh Okta.


Hilda memegang kening anaknya ternyata panas.Dilihatnya ada darah keluar dari hidung Okta.Dia mimisan.Hilda mencoba tidak panik.Hilda mengambil tisu untuk membersihkan darah itu dari hidung Okta tapi masih mengeluarkan darah.Hilda kemudian membaringkan Okta lagi.Ditambahnya bantal agar posisi kepala Okta lebih tinggi.


"Okta kamu tidur disini dulu ya nak jangan bergerak sampai bunda kembali.


Hilda kemudian kedapur mengambil baskom dan mengisinya dengan air mentah bersih.


"Bi ada es batu sedikit aja ngak


"buat apa non?",tanya bi Atik.


"itu Okta mimisan


"Ow kalau mimisan itu non daun sirih kalau dikampung


,"tapi disini ngak ada kan, bi jadi es batu aja biar aku kompres dia.

__ADS_1


"ya non


Sementara itu Ruli yg baru selesai mandi jadi panik melihat Okta yg masih mimisan


"Kamu kenapa nak,Hilda Okta mimisan kok kamu tinggal sih sayang,"teriak Ruli.


"iya aku kedapur mas Okta mau aku kompres


"kamu yakin Okta ngak papa cuma dikompres aja


"Yakin mas dia pasti cuma kecapaian aja,makanya sebenarnya kenapa waktu kamu ajak pindah kesini,aku sempat nolak,bukan karena ibu saja tapi karena Okta.Dia paling ngak bisa diajak pergi jauh,"ucap Hilda sambil mengompres Okta.


"maafin mas ya sayang sudah memaksa kalian utuk pindah",sesal Ruli.


"ngak papa kok mas,cepat atau lambat kita kan juga harus sama sama.


"Apa perlu aku panggil Vania kesini


"Dia itu teman aku,dia dokter


"Ow..ngak perlu kok mas,setelah darahnya ngak keluar,nanti makan ,minum obat,kalau sudah pusingnya udah hilang pasti sembuh juga kok mimisanya.


"Ow gitu.


"Ya sudah bunda ambilkan makan dulu ya Okta,mas tgguin Okta sebentar ya,mas mau aku ambilin makan jg ngak ?


"iya boleh


Hilda kembali kedapur mengambil makanan untuk Okta dan Ruli.Setelah itu dia menyuapi Okta makan.Ruli semakin kagum dg Hilda yg telaten menyuapi Okta.Hilda juga tidak merasa capek walaupun dari perjalanan jauh dan belum istirahat.Ditambah lagi setelah bermain tadi sebentar dg Ruli🤭.

__ADS_1


"benar benar istri dan juga ibu idaman,"bathin Ruli.


Setelah Okta tidur lagi karena efek obat yg diberikan Hilda,Hilda kemudian mandi.Rasa lelah hilang seketika karena siraman air di shower.


Setelah selesai mandi Hilda kemudian menganti pakaianya dan berdandan.Dilihatnya Ruli sedang mengutak atik latopnya.Hildapun mendekat.


"Mas besok sudah kerja ya,"Tanya Hilda


'Iya,kenapa sayang,"tanyanya masih mengetik sesuatu.


"Hilda sama siapa mas besok


"Kan ada bi Atik dan Okta sayang


"Kalau dirumah terus Hilda juga bosan mas",keluhnya.


"Kalau kerumah Lia,Lia juga kerja ya,kamu sebenarnya bisa ngak sih sayang bawa mobil


"Hem..sebenarnya bisa sih mas tapi kan Hilda ngak punya mobil


"Kok ngak bilang kamu bisa nyetir mobil tau gitu kamu kemarin gantian sama mas


"Mas kan ngak tanya,lagian juga sudah ada mas Andre hehe,"Ucap Hilda santai.


"Ya sudah kalau kamu bosen kamu boleh ke studio sama Okta besok,biar Pak Lukman yg nganterin kalian,aku berangkat paginya sama Andre aja,"ucap Ruli kemudian.


"Beneran mas


"Iya sayang tapi kalau Okta sudah sembuh ya,mas ngak mau kalau Okta masih sakit kamu ajak kesana.

__ADS_1


"Siap sayang"jawab Hilda senang.


Setelah Ruli selesai dg pekerjaanya, Ruli kemudian mengajak Hilda untuk tidur.


__ADS_2