
Ceritanya melompat aja ya ke pertemuan calon menantu dan calon mertua pemirsa🤗
senin 3 Mei 2010:
Pagi itu Hilda seperti biasa hanya mengantar dan menjemput Okta kesekolah.Karna dia tahu kalau hari itu Ruli akan datang dan hari itu Ruli juga akan memperkenalkan Hilda dg mamanya,maka Hilda tidak menerima orderan dari siapa siapa.Dan Hilda segera membuatkan martabak manis keju buat calon mertuanya nanti,karna itu yg dikatakan Ruli sebelumnya waktu Hilda tanya apa kesukaan mama Eva calon mertuanya itu.Dan pada hari sebelumnya juga Hilda sudah memberitahukan kalau dia sudah menjalin hubungan dg kakak sepupu Lia yg bernama Ruli dan dia akan datang kerumah hari senin
Tentu saja ibu Darmi terkejut mendengarnya karna semua serba mendadak,namun beliau senang anak bungsunya sudah mulai jatuh cinta lagi setelah 2 tahun trauma.
Dengan bahan bahan yg sudah ada Hilda pun segera membuatnya.Tangan Hilda sudah terampil membuatnya sehingga tidak pake lama lagi martabak yg dibuatnya sudah matang tggal menambah toping saja diatasnya.
Hilda kemudian meninggalkan pekerjaanya sebentar demi menjemput anaknya Okta.
Ibunya yg melihat Hilda begitu bersemangat juga mersa bahagia.
Setibanya pulang dari menjemput sekolH,Hilda meneruskan pekerjaanya yg sempat dihentikan.Hilda mengambil kembali martabak yg sudah matang dan kemudian memberinya toping
kemudian Hilda memasukkan ketempat yg sudah disediakan.
"Nda Okta pingen,ucap"Okta.
"Jangan yg ini ya nak,yg didalam aja," tunjuk Hilda pada sebuah lemari makanan.
__ADS_1
Tok...tok...tok terdengar pintu diketuk dari luar.Hilda segera membukakakan pintunya dan ....
"Assalamualaikum sayang,"Ucap sebuah suara.
'Waalaikum salam,Silahkan duduk mas,"ucap Hilda tersenyum
"Ada siapa Hilda ",tanya ibunya
"Mas Ruli dah datang bu
"Ow suruh tunggu sebentar Hilda
."ya bu.
Ibunya kemudian memakai kerudung dan keluar menemui Ruli.Ruli langsung bersalaman dg calon mertuanya.
Lalu kemudian...
"Apa nak Ruli yakin dengan keputusanmu?
"Saya yakin sekali bu
"Tapi anak saya janda dan sudah punya anak,apa nak Ruli mau menerimanya seperti anak nak Ruli sendiri.
__ADS_1
"Tentu bu
"Lalu bagaimana dg orang tua nak Ruli apakah mereka tahu dan merestuinya?
"Orang tua saya cuma tggal mama,dan saya tidak pya saudara bu ,dan kemarin mama sudah sya beritahu semuanya,beliau setuju,justru beliau yg ingin segera menikah dg Hilda",jawab Ruli menyakinkan.
Bu Darmi melirik Hilda sebentar dan berpikir sejenak.
'"Baiklah saya merestui kalian tapi saya tidak tahu bagaimana dg bapaknya Hilda dan kakaknya,kalau ada waktu segera ajak nak Ruli kerumah mbakmu dan bapakmu, Hilda supaya lebih cepat juga mereka tahu.
"iya bu,"Ucap Hilda tersenyum.
"Kalau begitu ajak nak Ruli makan Hilda
"ya bu
Keduanya menuju ruang makan yg tidak jauh dari ruang tamu.
"Maaf lo nak seadanya ,"ucp ibunya Hilda
"iya bu gpp ,ini juga sudah enak kok.
Selesai makan Hilda bergegas mengantikan baju Okta.Setelah itu Hilda kemudian menganti bajunya sendiri.Keduanya pun pamit untuk menuju rumah Ruli.Ruli tidak sabar memperkenalkan mamanya dg calon menantunya itu.
__ADS_1
Sampai digang Ruli memutar balik mobilnya kearah jalan raya agar lebih mudah nantinya.
Lalu kemudian membukakan pintu untuk Hilda dan okta.