Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Pernikahan Andre dan Lia 1


__ADS_3

"Ada yg lucu nona?",tanya pelayan itu pada Hilda


"ngak, coba tolong bungkus ini ya mbak yg bagus yg cantik,"ucap Hilda sambil menunjukkan sbuah lingerie yg dipajang dipatung dihadapanya itu.


"Ada yg lain nona?Hilda menggeleng.Lalu sesaat kemudian Hildpun membayar dikasir dan membawa kotak cantik yg akan diberikanya langsung saat nanti bertemu dg Lia dirumah Lia tentunya.


Hilda kemudian segera menuju kerumah Lia yg sudah dihiasi janur kuning dirumahnya.Sudah banyak juga kerabat yg datang disana.Hilda segera masuk kekamar Lia.Saat itu Lia terbaring ditempat tidur karena sedang dimassage oleh seorang pelayan salon yg sengaja dipanggil kerumahnya.


"widiih...enak banget kamu"ucap Hilda.


"Dari mana aja kamu jam segini baru kesini,"Celoteh Lia.


"Ini,jawab Hilda menyerahkan kadonya


Tapi jangan dibuka dulu sebelum kamu resmi jadi istri Andren besok,"bisik Hilda.

__ADS_1


"Emang apa isinya ?",tanya Lia heran.


"Ada deh pokoknya kamu akan suka dan berterimakasih kalau kamu pake ini",jelas Hilda.


"Awas kalau kamu kasih aku yg macam macam ya",Ancam Lia


"Udah deh ngk usah cerewet, habis ini aku ya mbak yg di masage ,"Pinta Hilda


"bayar sendiri nanti,Ucap Lia lagi


"Biarin jadi pengantin kan juga butuh biaya banyak kan ya mbak",ucap Lia lagi menoleh ke mbak pegwai salon.


Pegawai salon itupun tersenyum.Tak berapa ada 3 wanita yg masuk kesana pula.Mereka adalah Rima, Irma dan nesya yg ikutan jg mengantri mau di massage jg yg akhirnya mbaknya ke banjiran order.Tapi kali ini lain dg Hana yg tidak mau dimasage karena tidak tahan dg bau dari wangi minyak zaitun dan lainnya karena bawaan bayi


"hoek...hoek...terdengar suara Hana dikamar mandi yg tidak jauh dari kamar Lia.

__ADS_1


"Dasar bayi aneh,"ucap Lia seenaknya.


Ke 5 nyapun tertawa mendengar celotehan Lia.


Dua jam kemudian keempatnya sudah selesai di masage.Di sore hari dikediaman Lia diadakan pengajian sekaligus acara siraman sebelum esok hari diadakan ijab kabul.


Disanalah kembali Hilda melihat sosok pria enam bulan yg lalu.Kali ini siFotografer itu tidak sedang memotret,melainkan hanya mengarahkan bagaimana temanya memotret dg baik.Entah sengaja atau tidak mata Hilda dan matanya kini bertemu walau dg jarak jauh. Sesaat kemudian Hilda berpaling melihat ibu ibu yg sedang membacakan Ayat suci Alquran.


Selesai pengajian kemudian dlakukan siraman.Satu satu mulai dari paman Marwan menyirmkan air ketubuh Lia,berganti bulek siti,kakak Iman dan kemudian terakhir adiknya Lia yaitu Yanuar.Yanuar memang baru tampil dimuka umum karena saat lamaran dia sibuk dg ujianya namun disaat kakaknya mau menikah,Yanuar bisa hadir.Lengkaplah sudah kebahagian mereka.


Tidak sampe malam Lia sudah tidur karena esok pagi pagi sekali dia harus mempersiapkan pernikahanya.


Sementara ditempat lain ada sepasang mata memperhatikan rumah yg tepat didepan rumah Lia yaitu rumah Hilda.


Ada kekecewaan disana saat Hilda menutup pintu rumahnya karena hari sudah larut malam.Dan Hildapun jg sudah terlelap dalam mimpinya yg indah.

__ADS_1


Setelah mandi dan sholat subuh Hilda langsung kerumah Lia bersama Okta dan bu Darmi karna memang Hilda sendiri adalah pendamping wanita bersama dg Rima,irma dan nesya.


__ADS_2