Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik

Cinta Mantan Plaboy Dan Janda Cantik
Keputusan untuk masa depan


__ADS_3

"Apa Hilda harus sekarang Hilda menjawabnya mas?",


"Tentu saja Hilda,besok mas kembali kesana lagi dan mas harus urus dokumenya disana sayang,tentu aja kamu harus memberikan keputusan itu sekarang Hilda,kamu setuju kan pindah kesana,ini demi masa depan kita sayang,masa depan Okta juga,aku sudah punya perusahaan disana yg aku bangun bersama Andre disana Hilda.80% saham itu milik mas sayang,mana mungkin bisa aku tinggal begitu saja Hilda.Mama Eva sudah setuju kita tinggal disana,aku rasa ibu juga ngak keberatan kan kita disana


"Hilda turuti saja kemauan nak Ruli,dia calon suamimu,ibu yakin dia pasti membahagiakanmu,jangan kawatirkan ibu Hilda,disini ibu tidak sendiri ada paman Marwan,bulek Siti,saudara ibu kan juga banyak disini Hilda,yg pasti ibu minta kalau ada waktu mainlah kerumah,boleh kan nak Ruli?",tanya bu Darmi


"Tentu saja dong bu,ibu juga bisa kok berkunjung ke si****** nanti.


Hilda menarik nafas panjang dan menghembuskanya pelan pelan dan berkata


"Maaf bu ,boleh aku bicara dulu hanya dengan mas Ruli?",tanya Hilda meminta izin.


Ibu Darmi kemudian meninggalkan mereka berdua.Ditatapnya lekat lekat wajah Ruli sesaat.


"Mas apa boleh aku bertanya sesuatu sebelum aku memutuskanya

__ADS_1


"Tentu saja boleh Hilda


"Baik tapi kuharap kamu ngak tersinggung apalagi marah ya?",tanya Hilda lagi


"Mas janji mas ngak marah tanya aja Hilda


"Apa mas sudah meninggalkan kebiasaan mas bermain perempuan dan main judi mas?,"tanya Hilda menyelidik.


"Kamu lihat sendiri Hilda siapa yg aku pilih jadi istriku kan,mas sudah memilihmu sayang dan mas ngak mungkin lagi berpindah kelain hati,mas akui mas dulu playboy tapi itu karna mas belum menemukan wanita yg tepat,kamu tahu siapa mas kan sayang,kalau mas mau mas bisa pilih model wanita yg mas punya,mereka semua cantik cantik dan...",ucap Ruli mengedipkan mata pada Hilda


Kemudian Ruli membisikkan sesuatu pada Hilda yg membuat Hilda mencubit perutnya


"kok dicubit sih sayang kan sakit,"ucap Ruli meringis


"Habisnya mas gitu,didepan Hilda aja mas masih berani bilang gitu sama Hilda,apalagi kalau dibelakang coba,"ucap Hilda cemberut.

__ADS_1


"Itu mas cuma goda kamu aja sayang yg sebenarnya kamu lebih***** dibanding mereka.


"Mas bohong,gombal",ucap Hilda lagi


"ngapain mas bohong sih sayang,kamu coba pikir dong Hilda ngapain mas pingen kita nikah secepatnya dan mengajak kamu tinggal disana itu karena kamu lebih dari mereka sayang,kamu lebih*****dari mereka, bahkan lebih cantik wajah dan hati itu yg utama buat mas Hilda,dan buat apa mas lebih memilih janda sedangkan banyak model mas yg masih gadis dan perawan,karna janda yg seperti kamu yg mas inginkan sayang,mas amat sangat mencintai kamu Hilda,mas ingin kita hidup bersama selamanya,kalau bisa matipun bersama


"ngak mau enak aja mati bersama


"mas bilang kalau bisa sayang,kalau ngk bisa ya ngak masalah.itu semua kan takdir.


"Lalu siapa Diana apa mas juga mencintainya?


Deg....Ruli diam mendengar nama itu,dia berpikir mungkin mamanya sudah memberi tahu Hilda,karena diantara yg lain hanya mereka dan papanya yg tau soal Diana.


"Pasti mama yg sudah memberi tau tentang Diana kan ,dengar Hilda, Diana masalalu mas yg kelam,walaupun dia pernah mengandung anak mas,mas ngak pernah mencintai dia mas lakuin saat itu karena mabuk,dan mas ngak bohong soal itu HildaโœŒ๏ธ

__ADS_1


Semakin seru kan pemirsa ceritanya ๐Ÿ˜Šjangan sungkan sungkan komen ya dan like yg banyak ya๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿค—


__ADS_2