
Karena semuanya sudah siap si mbak dan mas Mcnyapun mengumumumkan Lamaran tersebut pada tamu Undangan.Setelah itu kedua wakil keluarga memberikan sambutan .Sambutan disampaikan oleh pak Marwan mewakili keluarga dari Ruli.Dan mewakili keluaga pihak Hilda Dion kakak ipar Hildalah yg mewakili memberikan sambutan.
Setelah kedua keluargA memberikan sambutan tiba saatnya acara tukar cincin.
Ruli kemudian berdiri.Hildapun mendekat.
Lalu Ruli bertanya pada Hilda
"Didepan orang tuaku dan orang tuamu serta semua yg hadir disini saya Ruli Firmansyah ingin bertanya kepadamu Hilda Setiawan apakah kamu bersedia menerima lamaran mas menjadi calon suami dan juga calon ayah dari Okta setiawan?"tanya Ruli sambil memegang tangan Hilda
"Tidak...
Deg...Ruli yg sejak tadi tersenyum sontak kaget mendengar jawaban dari Hilda.Dan yg hadir disanapun jadi terpaku tak percaya mendengarnya.
"Hilda maksudnya apa,"tanya Lia tak mengerti
"saya minta maaf kalau saya bicara begitu tapi kenapa kalian mesti bingung sih,tidak menolak maksud saya..."Ucap Hilda kemudian.
"Oalah,...ucap keluarga Hilda dan keluarga Ruli hampir bersamaan
__ADS_1
"Sayang kamu bikin aku mau pingsan loh...",
"Makanya dengerin dulu kan aku masih angkat micnya itu berarti masih ada lanjutanya gimana sih?
"kok malah jadi ribut sih kalian ,Ruli cepat pasangkan cincinya."pinta mama Eva.
"ow iya iya ma",ucap Ruli gugup.
Ruli kemudian measangkan cincin dijari manis kiri Hilda.begitupun Hilda juga memasangkan cincin dijari manis kiri Ruli.keduanya kini sudah resmi tunangan.Undangan dan keluarga masing masingpun bertepuk tangan.Keduanyapun kembali duduk.
AcaRa selanjutnya keduanyapun menyanyikan lagu romantis milik pasha ungu dan rossa berjudul tercipta untukmu
Dua keluarga , bahkan 3 keluarga mersakan kebahagiaan yg sama.
Satu persatu acara dilaksanakan dan acara terakhir adalah doa.Setelah itu ucapan terimakasih diucapkan pada mereka yg hadir.Tamu tamupun berpamitan Mama Eva pun pamit dan beliaupun diantar pak Min pulang kerumah.
Setelah itu Pak Johan dan istrinya bu Linapun pamit pulang.Sementara didalam rumah ada Dewi dan suaminya dan ibunya sementara Okta danDisya sudah tidur karena kelelahan.
__ADS_1
Dihalaman rumah Hilda yg masih dihiasi dengan dekorasi yg indah kedua sejoli itupun berbicara
"Kamu bahagia sayang?",tanya Ruli membuka pembicaraan
"ya mas aku bahagia,mas Ruli apakah juga bahagia.
"tentu saja mas malah sangat bahagia,oya kalau setelah nanti kita jadi suami istri kamu mau kan pindah ke Si******* sama Okta juga?",tanya Ruli kemudian.
"Apa itu harus mas?
"tentu dong Hilda ,mas kan kerjanya disana,dan mas ingin setelah mas menikah dg kamu nanti, kamu dan Okta selalu berada disamping mas sayang,mas ngak mau jauh dari kalian,kalau soal sekolah Okta,Okta sebentar lagi sudah sd kan jadi bisa didaftarkan disana.
"Lalu ibu,ibu kan sendirian mas,"ucap Hilda sambil melirik bu Darmi
"Sayang apa bedanya dengan mama,mama kan juga sendirian
"Mas kamu lupa ya mama kan ada pak min sama bi inah
"Ya kalau ibu mau ibu juga ikut kesana Hilda,mas ngak masalah kok,bagaimanapun juga ibumu juga ibu mas kan?",ucap Ruli tegas.
__ADS_1
Hilda hanya diam.Hilda berpikir rasanya akan sulit jika ibunya disuruh untuk tinggal bersama mereka.Apalagi sampai sekarang bu Darmi sangat berpegang teguh untuk tidak merepotkan anak anaknya.