Cinta Nona Muda

Cinta Nona Muda
Bab 14


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Ceklek,


Arman menarik tangan Cla yang masih berada di tangan nya, dia menghela nafas saat dia menutup kembali pintu gudang itu. Cla masih diam saja tidak bertindak apa pun,sementara ibu Arman dari tadi trus menanyakan keberadaan mereka karena kamera video nya ditutupi oleh jari tangan Arman.


Deg....deg....


Jantung Cla berdebar dengan cepat,dia menatap tak percaya ke arah Arman. Tubuh kedua nya menempel dengan sangat dekat,Arman seperti memperhatikan sesuatu dari balik jendela sedangkan Cla sudah tak bisa bergerak lagi .


Tubuh Cla terasa kaku,jantung nya juga tak bisa berhenti berdetak. Dia merasa sedikit gugup,entah kenapa dia begini. Ini kedua kali nya Cla bersikap seperti ini,pria kedua setelah peter. Tapi Cla merasakan lebih nyaman bersama dengan Arman,jantung nya juga berdebar lebih kencang .


"Sssttt.....bu,diam lah dulu. Ada orang lain disini,aku ngak mau nona muda terlihat " ucap Arman dengan suara pelan nya ,ibu Arman langsung diam . Begitu juga dengan Cla yang memang dari tadi masih diam saja ,tak lama terdengar suara pintu diketuk dari luar


Tok....Tok....


"Siapa didalam ?" terdengar suara pria dari luar


Arman menutup mulut Cla dengan tangan nya, dia tidak menatap ke arah Cla tapi masih memantau dari jendela gudang itu.


"Aku,Arman " teriak Arman dari dalam,jantung nya juga berdebar tapi bukan karena berdekatan dengan Cla.


Arman ketakutan jika ketauan kalau dia bersama nona muda,karena peraturan bekerja disana tidak boleh berdekatan dengan nona muda atau pun memperhatikan wajah nya. Bahkan berbicara atau terlibat dengan ratu di rumah itu,dia tidak ingin dikeluarkan dari pekerjaan nya karena saat ini dia sudah terlibat dengan Cla.

__ADS_1


"Arman? Kenapa dikunci pintu nya ?" tanya pria itu lagi.


"Aku sedang membereskan gudang,banyak barang di balik pintu ini makanya pintu nya ngak bisa dibuka. Aku bereskan dulu,sebentar lagi siap" jawab Arman ,dia masih mendekap bibir Cla dengan cukup erat sehingga tangan Cla menarik tangan Arman hingga membuat arman menatap ke arah nya .


Cla menunjuk ke arah tangan Arman yang mendekap mulut nya dengan kencang , Arman tersadar. Dia menjauhkan tangan nya pada mulut Cla, terlihat jelas wajah Cla yang memerah. Arman terkejut,posisi mereka sangat dekat . Aroma lavender milik Cla tercium dengan jelas di hidung nya,seketika wajah nya memerah .


Begitu juga dengan Cla,aroma maskulin milik Arman begitu menenangkan . Tidak ada aroma maskulin yang sedikit menyengat seperti milik Peter,aroma tubuh peter merupakan aroma yang berasal dari parfum mahal sedangkan aroma maskulin dari Arman lebih pada sabun mandi pria yang biasa dan memang khusus untuk pria .


"Arman.....apakah kau perlu bantuan? Aku akan memanggil orang untuk membantu mu " teriak pria yang dari tadi memang masih didepan pintu.


"Ngak usah pak,bentar lagi selesai. Aku akan segera ke pos" jawab Arman dengan cukup keras.


"oh....baiklah, Kalau begitu sampai bertemu di pos. Kalau bisa secepat nya,karena kita akan rapat dengan pak seto. Untuk urusan pernikahan nona muda " teriak pria yang berada didepan.


Terdengar suara langkah kaki menjauh,Arman mulai menjauhkan tubuh nya. Memberikan jarak agar tidak membuat Cla merasa canggung, dia juga harus tau diri karena memang dia tidak pantas begitu dekat dengan Cla.


"Hei....apa sudah pergi ? Kenapa harus bersembunyi ?" tanya ibu Arman.


Sambungan telpon nya masih terhubung, Arman lupa mematikan nya lebih dulu karena takut ketauan. Lagi pula kenapa tiba-tiba nona muda nya berada di taman belakang tadi,untung saja dia melihat sekuriti rumah berjalan mendekati taman belakang . Kalau tidak,bisa dipastikan mereka akan ketauan ,mungkin jika hal itu terjadi. Dia ngak akan bekerja disana lagi .


"Ngak apa-apa bu,kami harus merahasiakan hubungan kami . Bisa-bisa salah satu dari kami akan di pecat ,karena sesama pekerja ngak boleh pacaran" jelas Cla, membuat arman menganggukan kepala nya


Arman bingung harus menjawab apa pada ibu nya ,tapi mendengar jawaban dari Cla membuat nya merasa lega. Dia tidak pernah memikirkan hal itu ,dia mengakui kalau otak Cla memang berbeda dari otak nya yang hanya berasal dari keluarga biasa.

__ADS_1


"Oh....ya sudah,tapi ibu masih curiga . Kalian pasti hanya berpura-pura berpacaran kan?" ucap ibu Arman,dia baru dua kali melakukan panggilan video tapi dia tidak pernah melihat kalau Cla dan arman saling berdekatan . Tidak seperti sinetron yang sering di tonton nya di televisi,dia yakin jika pasangan didepan nya ini hanya berpura-pura saja.


"Hah....kami beneran pacaran bu,kenapa ibu malah berpikir seperti itu ?" ucap Arman dengan tegas,dia menatap ke arah layar ponsel nya dengan cepat agar ibu nya tidak curiga dan berpikiran yang tidak-tidak.


"Benarkah? Kalian tidak seperti orang yang sedang pacaran,dia film yang ibu tonton kalau pacaran itu harus...." jelas Ibu Arman tapi tiba-tiba ibu nya berhenti berbicara saat melihat Cla sudah mencium Arman lebih dulu.


Cup


Bukan di pipi tapi dibibir nya, membuat mata ibu nya melotot. Begitu juga dengan Arman,dia benar-benar terkejut mendapatkan serangan tiba-tiba begitu.


"Ibu sudah lihat? Kami benar-benar berpacaran,hanya saja kami malu melakukan hal lebih didepan ibu. Tapi karena tadi ibu tidak percaya, makanya aku mulai mencium kak Arman lebih dulu " jelas Cla, wajah nya sudah memerah karena malu.


Ibu Arman tertawa terbahak-bahak, dia melihat wajah kedua nya sudah memerah. Tapi dia senang karena anak nya tidak sedang bercanda mengenai hubungan nya, dia berdehem sedikit dan berkata.


"Baiklah,ibu mengerti. Sekarang ibu yakin kalau kalian sudah berpacaran dan kirim kan foto kalian berdua,ibu ingin memberitahukan pada kedua orang tua nya Mia. Kau tau kan anak pak lurah? Dia masih menanyakan mu ,ibu ingin memperlihatkan foto kalian berdua . Sudah ya,ibu tutup " jelas Ibu Arman dan langsung mematikan panggilan telpon nya lebih dulu.


Jantung kedua nya masih berdebar tak menentu,mereka merasa gugup karena ciuman yang diberikan oleh Cla. Ini ciuman kedua nya ,tapi dia yang lebih dulu melakukannya dari pada ciuman pertama yang dilakukan oleh Peter.


Entah kenapa dekat dengan Arman,tubuh nya selalu ingin melakukan hal lebih. Seperti saat ini,ingin sekali dia menyentuh otot di perut dan dada bidang milik Arman tapi mana mungkin dia melakukannya tanpa alasan .


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2