
❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Braaak....
Pintu terbuka dengan lebar, baik Cla maupun Peter terkejut melihat mama nya Peter, petra dan juga papa nya terjatuh di lantai kamar Peter. Terlihat mereka sedang mengintip Peter dan Cla,kemudian tanpa mengatakan apa pun. Mereka berdiri dan berjalan keluar dari sana ,membuat Cla dan Peter tertawa pelan.
"Maaf ya kak,aku tutup lagi pintu nya . Silahkan dilanjutkan " ucap Petra dengan tenang,dia kembali menutup pintu itu.
Tadi nya kedua orang tua Peter hanya ingin mendengar apa yang di bicara kan oleh Peter dan Cla tapi pintu itu tertutup rapat sehingga tidak dapat mendengar apa pun,sehingga mereka memilih memakai kunci cadangan dan membuka pintu itu sedikit agar bisa melihat dan mendengar pembicaraan kedua nya.
Tragedi mengintip didepan pintu membuat Cla dan Peter tertawa cukup keras setelah pintu ditutup dengan rapat oleh Petra,kemudian Cla kembali tenang.
"Aku juga ingin kakak mengatakan langsung pada ku jika kakak ingin mengakhiri pernikahan ini,aku ngak apa-apa jika memang kakak sudah bosan pada ku " ucap Cla dengan tenang,dia menatap wajah Peter yang masih tertawa lepas melihat kelakuan keluarga nya .
"Eekkhmmm.....aku ingin kau membuat ku betah bersama mu,jadi kau harus berusaha membuat aku tidak pergi dan berpaling " jelas Peter dengan tatapan dalam ke arah Cla.
"Tapi aku ngak yakin aku bisa,aku ngak tau apa pun mengenai kakak " jawab Cla dengan sedikit sedih.
"Tapi aku yakin kamu bisa,aku akan memberitahu semua nya mengenai diri ku. Kau pasti bisa membuat ku jatuh cinta " ucap Peter dengan tenang,dia menarik tubuh Cla dan memeluk nya dengan tenang .
Ya,Peter yakin kalau Clarita bisa membuat nya jatuh cinta. Saat ini saja Peter seolah tidak ingin membuat Cla pergi,dia tidak ingin menjauh dari wanita itu. Daya tarik yang dimiliki oleh Cla membuat nya tidak bisa lagi menjauh,dia seakan candu untuk menyentuh bagian tubuh milik Cla.
"Ya,aku akan usahakan " ucap Cla,dia sedikit ragu untuk bisa membuat Peter mencintai nya karena dia pernah dengar sendiri dari Petra bagaimana sikap Peter pada wanita yang berusaha mendekati nya dan menggoda nya .
__ADS_1
Tapi kali ini mungkin Cla bisa melakukan nya ,karena permintaan Peter sendiri. Walaupun dia tak yakin,tapi ngak ada salah nya untuk mencoba nya .
Cla hendak berdiri dari duduk nya,tapi tangan nya ditarik oleh Peter sehingga tubuh nya jatuh di pelukan Peter. Dia merasa terkejut,apalagi posisi mereka sudah sangat intim.
Peter sudah tertidur,sedangkan dia berada diatas nya dan menempel dengan erat tanpa jarak apa pun. Wajah Cla kembali memerah,dia merasa malu dan ingin berdiri tapi lagi-lagi tangan Peter sudah menarik pinggang nya dan mempererat pelukan nya .
"Kak...." panggil Cla,dia merasa tidak enak harus terus berada diatas tubuh Peter.
"Sebaiknya kita tidur saja dulu,aku ingin tidur memeluk mu " ucap Peter dengan santai
Peter sudah memejamkan mata nya,dia mendekati wajah nya pada ceruk leher milik Cla membuat wajah Cla semakin memerah. Tubuh nya terasa tegang dan kaku,dia sangat bingung harus bagaimana dan memilih untuk tetap tenang.
Tangan Peter menarik tangan Cla,menempelkan nya di kepala miliknya dan menggerakan tangan Cla agar mengelus kepala nya dnegan lembut.
"Elusin kepala ku,aku ingin tidur " ucap Peter lagi dan mau tak mau Cla melakukan nya, dia mengelusin kepala milik Peter dengan lembut hingga tak lama dia mendengar suara dengkuran halus dari mulut Peter.
Ceklek
Terlihat Petra berdiri didepan pintu,dia ingin mengajak Cla untuk tidur siang lebih dulu karena dia yakin kalau Cla dan kakak nya sudah selesai berbicara. Tapi ternyata dia melihat hal yang tidak Seharus nya dia lihat,dia merasa terkejut juga senang.
"Sssttt " ucap Cla dengan pelan,dia meletakan jari telunjuknya di bibir nya agar Peter tidak terbangun.
"Ya sudah,aku tidur duluan ya " ucap Petra dengan suara pelan dan gerakan bibir nya.
__ADS_1
Cla hanya menganggukan kepala nya,dia tidak bisa lagi bergerak karena pelukan Peter membuatnya kesulitan untuk keluar dari pelukan pria itu. Cla melihat Petra yang memulai menutup pintu,dia pun kembali memejamkan mata nya hingga ikut terlelap dengan damai di pelukan Peter.
Waktu terus berjalan,tanpa terasa kedua nya tidur dengan nyenyak nya tanpa sadar kalau hari sudah mulai malam. Mereka bahkan belum mandi,tapi suara pintu sudah terdengar diketuk dari luar .
Tok.....tok....tok....
"Kak,Cla....Bangun,ayo makan malam dulu. Kalian jadi pulang kan?" teriak Petra dengan suara yang cukup kuat,karena memang mama nya yang menyuruh membangunkan Cla dan Peter.
Peter sudah mengatakan pada mama nya kalau malam ini dia akan melamar Cla dengan keluarga nya ,tapi Cla belum mengetahui nya . Dia ingin melihat lebih dulu bagaimana hubungan Cla dengan kedua orang tua nya, terlebih kakek nya .
Suara Petra masih terdengar cukup keras,sehingga Peter bangun lebih dulu kemudian dia menatap tajam ke arah Petra dan menyuruh Petra untuk keluar dari kamar nya karena dia ingin melihat wajah bantal milik Cla.
Baru saja Petra keluar dan Peter ingin memperhatikan wajah Cla ,tapi Cla sudah membuka mata nya dan tatapan mereka menyatu. Peter langsung tersenyum dan mengecup kening Cla dengan lembut ,dia juga mengelus puncak kepala milik Cla .
"Kau sudah bangun? Apa suara Petra membangunkan mu hhmmm?" tanya Peter dengan senyuman manis dibibir nya .
Cla hanya tersenyum saja ,dia ingin bangkit dari tidur nya karena wajah nya sudah memerah . Dia malu berhadapan secara langsung dengan Peter, hal itu membuat Peter tertawa renyah.
"Aku mau cuci muka dan turun ,ngak enak sama Petra dan kedua orang tua mu" ucap Cla dengan pelan saat pinggang nya di tarik oleh Peter.
"Ah....baiklah,kali ini aku lepaskan . Lain kali,aku ngak akan biarkan kau pergi begitu saja. Kau harus mencium ku lebih dulu " ucap Peter yang sudah melepaskan tangan nya dari pinggang Cla.
Cla melompat turun dari tempat tidur,dia masuk kedalam kamar mandi milik Peter. Kamar mandi itu terlihat bersih dan rapi ,dia tau kalau calon suami nya ini memang pecinta kebersihan.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘