Cinta Nona Muda

Cinta Nona Muda
Bab 18


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Peter masih merasa bingung dengan semua nya, dia menatap ke arah Betran yang terlihat senang saat bertemu dengan nya. Apalagi saat ini Betran sedang terlihat bermain dengan senang nya,Zein memperhatikan wajah Peter yang terlihat bingung .


"Hanya ada satu cara " ucap Zein membuat Peter menoleh ke arah nya dengan penasaran,dia menunggu ucapan Zein selanjut nya .


"Kau beritahu Cla,hanya dia yang bisa membatalkan semua nya " lanjut Zein dengan tenang


"Aku ngak bisa,disini keluarga ku yang dipertaruhkan . Apalagi aku juga kasihan dengan Cla,dia akan di jodohkan dengan pria lain yang tidak dia kenal . Baik pria itu atau pun keluarga nya,aku juga sudah berjanji akan membantu nya dan berusaha menerima nya karena aku pikir Flo meninggalkan ku karena dia tidak mencintai ku lagi. Bukan seperti ini " jelas Peter dengan pelan


Peter merasa bingung, tapi dia ngak mungkin membatalkan pernikahan nya dengan Cla. Hal itu ngak mungkin dia lakukan, hingga akhirnya malam tiba.


Peter meminta pada Zein untuk membawa Betran bersama nya, dia akan bersama dengan Betran selama dua hari ini. Dia ingin menghabiskan kebersamaan dengan Betran,sebelum dia menikah.


Malam ini Cla berjalan mengendap-endap menuju gudang,dia ingin tidur disana. Apalagi dia mendengar kalau Arman akan jaga didepan malam ini,arman tidak terpilih untuk ikut dalam penjagaan pesta pernikahan Cla dan Peter. Sehingga malam ini juga besok adalah jadwal nya berjaga dirumah,mereka memang sering bergantian jaga .


Cla membuka pintu gudang, tercium aroma maskulin yang berasal dari sabun pria . Dengan perlahan dia masuk,dia sengaja tidak menghidupkan lampu ruangan itu karena memang dia ingin langsung tidur. Lagi pula ada sedikit cahaya masuk dari jendela kawat yang berada disamping tempat tidur itu,walaupun sudah ditutupi oleh tirai tetap saja cahaya itu bisa sedikit menerangi ruangan disana.


Besok hari pernikahan nya ,Cla ingin merasakan tidur diatas tempat tidur yang pernah dia tiduri walau sebentar kemarin. Cla meraba bagian atas tempat tidur itu,terasa dingin dan nyaman.


Cla langsung merebahkan tubuh nya, dia menarik selimut yang terlihat dengan rapi diatas bantal. Kemudian memeluk guling yang ada disana,hanya butuh lima menit Cla langsung terlelap.


Beberapa jam kemudian,Arman yang baru mendapat kan kabar kalau salah satu teman nya sakit dan harus dirawat kerumah sakit. Sehingga besok dia yang menggantikan pekerjaan teman nya itu untuk mengawal pesta pernikahan Cla,jadi malam ini dia akan beristirahat lebih dulu .

__ADS_1


Arman yang merasa tubuh nya terasa lelah langsung masuk dan tidur ,dia hanya membuka sepatu yang dipakainya dan membuka kaos yang dipakainya juga Celana panjang nya . Dia hanya memakai underware saat tidur,setiap hari selalu begitu makanya dia langsung mengunci pintu ruangan itu dari dalam agar tak ada teman nya yang masuk kesana .


"Aahh.....nyaman nya " gumam Arman saat merasakan tempat tidur nya yang hangat,dia meluruskan punggung nya dengan telentang .


"Hangat ? Hah? kenapa bisa hangat ?" Tanya Arman dalam hati,dia membuka mata nya yang sudah dia pejamkan sebentar,kemudian dia meraba tempat tidur disamping nya .


Merasakan ada benjolan yang pas ditangannya ,dengan perlahan dia meremas benjolan itu dan tangan lainnya mengambil ponsel nya yang baru saja dia letakkan diatas meja didekat nya.


"Eenngghh...."


Suara lenguhan membuat Arman semakin kuat meremas nya ,kemudian berusaha mengarahkan lampu dari ponsel nya ke arah tangannya yang meremas benjolan itu. Mata nya membulat sempurna,tangannya bergetar dan kaku. Sulit untuk dia gerakan hingga mata Cla terbuka,dia menatap tangan Arman diatas bukit kembar miliknya .


"Aaapppphhhmm"


Setelah itu kedua nya tertawa pelan,melepaskan tangan nya masing-masing. Tatapan mereka menyatu,senyuman dibibir keduanya pun hilang perlahan . Hanya ada wajah memerah pada wajah kedua nya ,mereka memalingkan pandangan nya ke arah lain.


"Nona ,kenapa anda bisa disini ?" tanya Arman dengan penasaran .


"Aku ingin mencoba merasakan tempat tidur ini,terasa nyaman dan aman " jawab Cla dengan santai,dia mengatakan apa yang dia pikirkan .


"Hah? Nona,kamar anda lebih nyaman dan aman " jelas Arman dengan wajah bingung nya .


"Hhmmm....aku hanya ingin mencoba nya saja " ucap Cla yang kembali tidur.

__ADS_1


Arman menghela nafas nya dengan kasar,dia berdiri dan menuju lemari untuk mengambil celana pendek. Ngak mungkin dia tidur dengan memakai underware saja di depan nona muda nya,bisa-bisa mereka ngak tidur-tidur.


Cla yang tadi nya masih tiduran kini duduk dan melihat Arman berdiri dan berjalan menuju lemari,dia melihat semua bentuk tubuh pria itu termasuk tanda lahir di bagian paha dalam nya. Tanda lahir itu cukup besar,sehingga tampak jelas dimata nya.


"Kak....hhmm,kamu mau kemana ?" tanya Cla yang masih memperhatikan tubuh Arman dengan jelas,walaupun cahaya didalam ruangan itu sedikit tapi dia jelas melihat tubuh Arman yang kekar dan berotot.


Cla ngak rela jika tubuh itu ditutupi begitu saja,dia ingin melihat nya lebih lama dan menyentuh nya saat ini. Entah kenapa dia ngak malu memikirkan hal itu,apalagi mungkin dia ngak akan bertemu lagi dengan arman mulai besok karena dia akan berstatus istri orang.


Arman diam saja,dia mengambil kaos dan celana pendek dari dalam lemari juga selimut yang cukup tebal untuk mengalaskan lantai dibawah nya karena ngak mungkin dia tidur seranjang dengan Cla.


"Jangan dipakai baju nya " ucap Cla dengan suara manja nya, baru ini dia bertingkah seperti ini didepan orang.


Jangan kan dengan kedua orang tua nya ,dia tidak pernah bicara dengan Petra yang dekat dengan nya seperti ini. Jika Petra tau ,mungkin dia akan menertawakan Cla.


Arman terkejut,dia menatap ke arah Cla dengan tatapan malu. Bisa-bisa nya Cla berbicara dengan nada manja seperti itu,dia merasa bingung harus menjawab apa .


"Kak Arman,ini permintaan terakhir ku. Besok aku akan menikah,pasti aku akan dibawa oleh suami ku pergi dari sini dan tinggal dengan nya . Jadi aku ingin tidur didada mu malam ini,boleh kan " jelas Cla tanpa malu,karena memang dia rasa dia tidak akan bertemu dengan Arman lagi setelah ini .


Arman akan tetap menjaga rumah dan perusahaan milik keluarga Cla,sedang dirinya sudah dijaga oleh sang suami makanya dia berani bersikap manja dan meminta apa pun dari Arman.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2