Cinta Nona Muda

Cinta Nona Muda
Bab 40


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Cup....


Pak seto membulatkan mata nya,tadi nya dia sedang mengambil sendok yang jatuh dilantai dan saat berdiri dia malah ditabrak. Bukan tubuh kedua nya yang menempel ,tapi bibir kedua nya menempel dengan erat.


Ibu arman yang terkejut langsung menjauhkan wajah nya tapi leher belakang nya malah di tekan oleh pak Seto,pak seto tidak menyia-nyiakan waktu lagi. Dia mellumat dan menghisap bibir milik ibu arman,membuat ibu arman semakin terkejut .


Awal nya ibu Arman mendorong dada bidang pria paruh baya di depan nya ini,dia sadar kalau Pak Seto merupakan sahabat suami nya. Tapi lama kelamaan ciuman panas itu membuat ibu nya Arman tidak bisa lagi menolak nya, dia bahkan membalas nya dengan lembut juga.


Ciuman yang sudah lama tidak mereka rasakan,pak seto yang belum pernah menikah. Dia juga tidak pernah berurusan dengan wanita sama sekali,lebih memilih mengabdi dengan keluarga Cla sehingga tidak sempat untuk mencari istri.


Tubuh ibu arman di gendong dengan bibir yang masih menyatu,lenguhan keluar dari mulut ibu arman hingga dia tak sadar sudah berada didalam kamar nya. Pak seto masih terus mellumat dan menghisap bibir atas dan bawah milik ibu nya Arman,wanita yang dia kagumi dari dulu.


Seto memang benar-benar mengagumi istri dari sahabat nya itu,pandai memasak,mengurus anak dan suami juga selalu ceria walaupun kehidupan nya hanya biasa-biasa saja. Tidak pernah mengeluh atau meminta lebih pada suami nya, itu lah yang seto suka dari istri temannya.


Dari rasa kagum nya, dia menjadi ingin memiliki wanita seperti itu. Tapi setelah melanglang buana kesana kemari bersama dengan papa nya Cla,dia tidak juga menemukan nya hingga dia mendengar kalau sahabat nya meninggal.


Karena rasa kagum nya,seto sering sekali menginap dirumah arman. Bermain dan menjaga arman seperti anak nya sendiri,walaupun sebelum sahabat nya meninggal. Dia sudah menganggap arman anak nya ,tapi makin kesini dia semakin ingin memiliki ibu nya Arman. Hanya saja dia takut ditolak,dia ngak mau jauh dari mereka sehingga dia memilih untuk diam dan menikmati kebersamaan nya saja.


Saat ini seperti nya keberuntungan memihak pada nya,seto langsung mengambil kesempatan dan ingin melakukan nya . Dia berharap setelah ini ibu nya Arman mau menikah dengan nya,dia akan bertanggung jawab dengan apa yang dia lakukan.

__ADS_1


Seto melepaskan Ciuman nya saat tubuh kedua nya sudah berada diatas tempat tidur milik ibu nya Arman,dia menatap mata wanita yang selama ini dia kagumi. Dari rasa kagum nya muncul benih -benih cinta dihati nya,seto menatap wajah Gita yang memerah.


Tanpa menunggu lagi,Seto mencium leher jenjang milik Gita dengan tangan yang sudah meremas bongkahan Gita yang masih terasa kenyal. Dada gita terbilang cukup besar juga,dia semakin ingin mencicipi nya hingga akhirnya seto menarik paksa bagian depan milik Gita sehingga menampilkan dada gita yang montok dengan pucuk yang besar.


Seto langsung menghisap nya dengan cukup keras,gita hanya diam dan menikmati nya . Sesekali suara erangan dan lenguhan keluar begitu saja dari bibir gita,dia tak bisa lagi menahan suara nya karena memang sudah lama sekali dia tidak bercinta semenjak suami nya meninggal.


Tubuh nya bergetar,****** ***** miliknya keluar begitu saja dari bibir bawah nya . Seto masih menyentuh dan bermain dengan tubuh gita hingga akhirnya dia menarik seluruh pakaian milik Gita dan membuangnya ke lantai,pakaian yang dikenakan oleh gita sudah robek.


Tubuh gita sudah polos,dia merasa malu dan menutupi dada dan bagian sensitif miliknya dengan kedua tangannya. Seto tersenyum dan menarik tangan gita kemudian mendekatkan wajah nya pada daerah sensitif milik Gita,membuat gita mundur. Gita malu,dia merasa tak pantas untuk seto. Gita tau kalau selama ini seto belum pernah menikah,bahkan berhubungan dengan wanita.


"Aku akan bertanggung jawab,aku ingin kau menikah dengan ku " ucap seto dengan tegas


"Kau masih sempit,ssshh aaah" teriak seto yang makin mempercepat gerakan nya ,miliknya seperti terjepit dibawah sana.


Gita mulai menikmati nya lagi,sudah lama sekali dia tidak bercinta. Dia ikut menggerakan pinggul jy dibawah sana dengan sesekali melihat ke arah penyatuan itu,dia merasa malu. Sudah tua dan keriput tapi seto malah memilih nya.


Tak butuh waktu lama,kedua nya sudah mencapai puncak nya. Tubuh keduanya terkulai lemas di atas tempat tidur,mereka tidur sambil berpelukan tanpa busana.


Seto memperhatikan wajah Gita yang memerah,dia tau kalau gita sudah malu dan menelusupkan wajah nya didada bidang seto. Seto malah memeluknya dengan erat,dia menghirup aroma tubuh gita yang bercampur dengan aroma percintaan mereka. Kedua nya tertidur dengan tenang,hingga kedua nya terlelap .


Didalam mobil menuju kota,Teddy menjalankan mobil nya dengan kecepatan pelan. Tidak ada pembicaraan sama sekali,mereka memilih diam hingga akhirnya Petra meminta berhenti didepan toko kecil yang hampir dekat dengan rumah nya .

__ADS_1


"Berhenti didepan,aku mau beli minuman " ucap Petra dengan ketus


Teddy yang dari tadi merasa bingung dengan sikap petra,hanya bisa diam. Dia menepikan mobil nya didepan toko itu kemudian tak lama petra turun,petra terlihat kesal dan berjalan cepat kedalam toko itu.


Teddy ikut keluar dan menunggu didepan toko,tak lama dia melihat Petra keluar dengan membawa bungkusan di tangan nya . Saat itu juga dia melihat seorang wanita mendekati Teddy dan berbicara dengan nya, membuat petra semakin kesal.


"Sudah selesai nona?" tanya Teddy dengan ramah, sedangkan petra hanya melirik dengan tajam kemudian masuk ke dalam mobil


"Pacar nya marah tu kak hihihi " ucap wanita yang berbicara dengan teddy,teddy hanya membalas dengan senyuman saja.


"Kalau begitu saya permisi dulu,kamu sudah tau jalan nya kan ?" ucap teddy dengan ramah ,wanita itu menganggukan kepala nya.


Teddy pun masuk kedalam mobil dan menjalankan mobil nya kembali,dia masih melihat wajah petra yang cemberut entah kenapa. Padahal dia tidak melakukan apa pun yang menyinggung nya,tapi kemudian dia teringat dengan ucapan wanita tadi.


"Cemburu?" gumam teddy hingga terdengar oleh petra.


Petra menatap tajam ke arah Teddy,dia tidak terima dikatakan cemburu. Padahal Teddy tidak berniat mengatakan hal itu,tapi pemikiran Petra berbeda.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2