
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Waktu terus berlalu,semua berjalan seperti sebelum nya. Setiap hari teddy datang tapi tidak diberitahukan pada petra dan Teddy dilarang untuk menemui petra,barang-barang yang diberikan untuk petra juga tidak sampai pada petra.
Papa nya petra menyuruh penjaga untuk membuang nya saja,dia ngak mau kalau Petra mengetahui nya . Teddy mengetahui nya ,tapi Teddy ngak mau mencari ribut pada papa nya petra sehingga dia memilih untuk diam.
Setiap pemeriksaan ,teddy selalu menemani petra . Dia juga selalu mencari kesempatan untuk membawa petra pulang bila dia libur,papa mertua nya mengijinkan nya.
Kini usia kandungan petra sudah memasuki lima bulan,jenis kelamin anak nya juga sudah terlihat. Anak nya kembar ,sepasang membuat petra dan Teddy merasa senang.
Mereka merasa bahagia mendengar nya, petra menjaga bayi nya dengan baik hingga persalinan terjadi. Petra akan melakukan lahiran secara normal,memang itu yang dia ingin kan dan Teddy menemani nya hingga kedua anaknya lahir.
Kini petra sedang beristirahat di dalam ruangan nya, teddy merasa senang melihat kedua anak nya yang sehat. Mereka pun memberikan nama untuk kedua anak nya, marlin dan marry.
Saat ini petra sedang tidur,teddy terus menemani nya . Mereka sudah dua hari berada dirumah sakit terbesar di kota itu,di ruangan VIP. Kedua orang tua Petra ingin memberikan perawatan yang terbaik untuk anak dan kedua cucu nya .
"bisa kita bicara di luar " ucap papa petra dengan pelan,dia menatap ke arah wajah pitri nya yang masih tidur dengan damai.
Teddy menganggukan kepala nya, dia pun berdiri dan berjalan mengikuti langkah kaki papa mertua nya. Dia ingin tau apa yang akan disampaikan oleh papa mertuanya pada nya, dia merasakan ada sesuatu yang tidak baik nanti nya yang akan diminta oleh papa mertua nya .
"Kau dengar kan? Persiapkan diri mu,ini demi kebaikan petra dan anak kalian. Tinggalkan petra ,aku akan memberikan kehidupan yang layak untuk cucu-cucu ku. Mereka juga pasti akan malu memiliki ayah seperti mu" ucap papa petra dengan tenang
__ADS_1
"Kenapa anda tidak bisa berbicara dengan baik ? kehidupan seseorang bukan dilihat dari pekerjaan dan keluarga nya saja,saya sudah katakan. Saya tidak akan pergi kecuali petra yang meminta nya " jelas Teddy dengan tegas
"Baiklah jika begitu,saya akan membuat petra yang mengatakan nya . Kita tunggu saja nanti,minggu depan dia pasti akan meminta mu menceraikan nya " ucap papa petra dengan lantang,dia yakin dengan hal itu.
"kalau itu terjadi,kau harus pergi. Tinggalkan semua anak mu" ucap papa petra
"Jika itu terjadi aku akan membawa anak ku,kita sudah sepakat akan hal ini" jawab Teddy yang tidak ingin kehilangan keluarga nya lagi
"Baiklah, si Marry bukan si marlin. Marlin akan menjadi penerus perusahaan kami ,kau pasti sudah tau kalau perusahaan sudah atas nama petra kan maka nya kau tetap bertahan agar bisa menguasai perusahaan kami " ucap papa petra dengan tatapan meremehkan dan merendahkan dirinya .
Teddy hanya diam saja,dia tidak ingin melawan orang tua. Dia sudah menganggap kedua orang tua Petra merupakan kedua orang tua nya, karena dirinya yang sudah menerima petra sebagai istri nya apalagi dia tidak memiliki siapa pun lagi.
Sebulan sebelum petra melahirkan
Farid yang sudah cukup lama berada diperusahaan milik keluarga petra,dia terus memperhatikan gerak-gerak kiara. Kiara tidak pernah memperdulikan nya,hanya bicara seperlu nya saja . Tidak seperti karyawan lain nya yang menggoda dan merayu nya, mereka bahkan bersedia membuka kedua kaki mereka demi bisa bersama dengan Farid
Farid lebih tertantang pada kiara,dia tidak pernah mendapatkan penolakan dari wanita mana pun. Jadi dia juga ingin mendapatkan wanita sombong seperti Kiara,dia akan mendapatkan nya malam ini.
Farid sengaja pulang agak lama ,dia ingin meminta bantuan pada kiara untuk membersihkan apartemen nya. Farid sudah menyewa apartemen disana,dia tidak akan lama pindah tinggal dikota ini jadi dia hanya ingin menyewa nya saja setelah itu Dia akan kembali ke kota nya.
Tapi sebelum itu,dia akan mencicipi tubuh kiara dan meninggalkan nya. Farid yakin kalau kiara sama seperti wanita yang ada diperusahaan itu,memuja dan menginginkan nya hanya saja kiara ingin jual mahal.
__ADS_1
Teddy berada diperusahaan petra bersama dengan Arman,mereka masih memiliki kerja sama sehingga teddy berkali-kali datang kesana dengan Arman. Jika arman sedang melakukan rapat,maka dia akan menunggunya didapur karyawan .
Biasanya sendiri atau ditemani oleh kiara,kiara merasa senang dekat dengan Teddy walaupun teddy sudah mengatakan dirinya telah menikah tapi dia tetap sangat berterima kasih atas bantuan teddy . Ayah nya sudah sehat dan bekerja di daerah perkebunan,menjaga villa dan membersihkan villa itu setiap hari nya.
Ayah nya kiara mendapatkan rumah yang tak jauh dari villa itu,sehingga saat ini dia hidup dengan baik disana. Semua nya berkat bantuan Teddy,pemilik villa itu pernah menyewa jasa nya untuk menjaga putri nya waktu dulu sebelum teddy bekerja dengan keluarga Cla.
Setelah putri nya menikah, tenaga nya tidak dibutuhkan lagi. Pemilik villa dan perkebunan itu menyuruh teddy untuk sekolah lagi dan bekerja diperusahaan miliknya tapi Teddy tidak mau dan memilih bekerja di tempat lain hingga akhirnya dia bertemu dengan papa nya Cla.
"Kak teddy, apa kabar?" sapa kiara dengan lembut,teddy yang masih meneguk kopi buatan nya sendiri hanya tersenyum
"Aku baik,bagaimana kabar ayah mu? sehat kan ra?" tanya Teddy dengan ramah.
Farid yang tadi nya ingin mencari kiara dan meminta nya membantu di apartemen nya saat pulang nanti,dia melihat semuanya . Kedekatan kiara dan Teddy yang membuat nya jadi tanda tanya dan ada rasa tak suka dihati nya.
Kiara dan Teddy tidak menyadari kehadiran farid disana,ada juga orang suruhan dari papa nya petra yang mengambil foto kiara dan Teddy yang sedang berbicara berdua. Mereka mengambil nya dari sudut berbeda sehingga terlihat seperti sedang berciuman atau berdekatan satu sama lainnya ,orang suruhan papa petra pun merasa senang melihat hasil jepretan orang nya.
Farid melihat orang suruhan papa nya petra,dia pernah melihat papa nya petra bertemu dengan pria yang mengambil foto teddy dan kiara. Farid pun mengambil foto mereka dari arah yang sebenarnya,dia juga memasukan pria yang mengambil foto itu. Dia yakin kalau papa nya petra ingin melakukan sesuatu dengan foto-foto itu.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1