
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Kiara masih menatap tajam pada farid,dia sangat membenci pria didepan nya ini . Dia tidak ingin lagi bertemu dengan pria ini,dia akan mengundurkan diri dari perusahaan petra dan bekerja di perkebunan dengan ayah nya saja.
"pria yang suka mempermainkan wanita,menikmati wanita yang diinginkan kemudian mencampakan nya . Semua orang sudah tau siapa anda ,jadi jangan sok bertanggung jawab pada ku. Lagi pula aku ngak butuh " bentak kiara
Kiara sering mendengarkan semua teman nya didapur menggosipkan farid ,pemegang saham yang baru datang dan mencuri perhatian setiap wanita yang melihat nya. Mereka mengatakan kalau pria itu suka bermain perempuan ,walaupun hampir semua wanita yang bersedia memberikan tubuh nya untuk farid .
"ya ampun,aku ngak pernah mempermainkan wanita. Tapi mereka lah yang ingin aku permainan diatas ranjang,bahkan mereka pernah melakukan sesuatu untuk bisa hamil anak ku dan menjerat ku dalam pernikahan. Kau harus nya bersyukur kalau aku mau bertanggung jawab menikahi mu " ucap Farid masih dengan santai nya
"Terima kasih ,tapi aku ngak butuh dan aku yakin kalau kau membuang benih mu diluar agar aku ngak minta tanggung jawab seperti yang kau katakan " jawab kiara dengan berani.
Kiara sudah tidak ingin mengatakan apa pun lagi,dia melihat kemeja milik farid yang bertengger diatas sofa kamar nya itu. Dengan perlahan dia turun dari tempat tidur ,tubuh nya dia balut dengan selimut agar tidak terlihat oleh Farid.
Kaki nya menegang karena bagian sensitif nya terasa perih ,dia susah untuk berjalan hingga akhirnya dia terduduk di lantai sambil menahan sakit . Kiara meringis merasakan perih didaerah sensitif nya sehingga dia terduduk dengan lemas ,air mata nya sudah kembali mengalir.
Farid yang sadar kalau kiara kesakitan,kini mendekati nya dan menggendong nya dengan lembut. Kiara masih menangis ,dia tidak tahan dengan rasa perih didaerah sensitif nya . Entah berapa kali farid menggauli nya sehingga rasa perih di sana sangat lah terasa ,dia hanya terus menangis .
Farid meletakan tubuh kiara kembali di atas tempat tidur,kemudian dia berjalan menuju lemari nya dan mengambil kemeja baru miliknya . Memberikan nya pada kiara ,dia tau kalau kiara ingin memakai kemeja nya.
__ADS_1
"aku memasukan nya kedalam,tidak hanya sekali tapi berkali-kali. Kau yakin ngak mau aku bertanggung jawab,karena aku yakin kau pasti hamil " ucap Farid dengan pelan .
"aku akan menggugurkan nya ,jika memang aku hamil. Kau tidak perlu memikirkan hal itu,aku ngak akan meminta mu bertanggung jawab" jawab kiara dengan ketus.
Farid hanya diam saja,ada rasa sesak didada nya saat mendengar ucapan kiara tapi dia yakin jika kiara ngak akan sanggup untuk membunuh bayi nya sendiri. Dia akan menunggu saat dimana kiara meminta nya bertanggung jawab jika anak nya lahir,dia yakin kalau kiara pasti akan malu hamil tanpa seorang suami .
Farid memanggil dokter pribadi keluarga petra,dia ingin sang dokter memeriksakan keadaan kiara agar rasa perih didaerah sensitif milik kiara tidak menjadi parah. Dia akui kalau dia sudah sangat keterlaluan sekali tadi malam,dia melakukannya dengan kasar.
Setelah memeriksakan kondisi kiara,dokter wanita itu pun mengoleskan salep di daerah sensitif milik kiara agar luka nya tidak meradang dan memberikan obat untuk kiara minum.
Dokter itu pun pergi setelah memeriksakan kiara,dia ngak mau mengganggu kedua nya . Kiara merasa lebih baik,dia mengambil celana miliknya yang masih bagus dan memakai nya. Dia akan kembali kerumah kos nya, menyiapkan semua surat pengunduran dirinya dan tinggal ke perkebunan dimana ayah nya bekerja.
Ditempat lain,petra sudah terlihat marah. Dia akan kembali pulang kerumah nya karena sudah merasa lebih baik,dia melihat ke arah Teddy yang dari tadi berdiri dengan tenang .
Papa petra yang berada disana tersenyum senang,rencana nya berhasil. Dia akan menunggu teddy pergi meninggalkan Petra,teddy terkejut mendengar nya.
Kedua orang tua Petra memilih keluar,mama petra ngak mau mengganggu dan mendengar pembicaraan petra dengan teddy. Dia berharap Petra mau mendengar kan penjelasan teddy,karena mama nya petra yakin kalau suami nya sudah melakukan kecurangan.
"Ada apa ?katakan dengan jelas,kenapa tiba-tiba kau ingin kita berpisah hhmm" tanya teddy dengan pelan,dia tidak ingin membuat petra merasa kesal dan marah lagi karena dia yakin semua nya hanya salah paham saja .
__ADS_1
"Kau tidak merasa bersalah ? kau selingkuh, kau bilang kau sudah lama mencintai ku tapi ternyata kau seperti ini hah hiks hiks " jawab petra dengan tangisan di pipi nya .
Braaak
Petra melemparkan beberapa kertas ke arah Teddy,dia merasa sangat kesal mengetahui kalau Teddy malah memilih berselingkuh selama ini. Dia tidak terima jika teddy melakukan hal itu pada nya, dia ngak mau mendengarkan apa pun. Dia percaya ucapan papa nya, kalau Teddy memang sudah berselingkuh dengan wanita yang bernama kiara .
"siapa dia ?" tanya Petra dengan lantang ,mata nya sudah mengeluarkan air mata dengan cukup deras.
Petra tidak menyangka kalau Teddy berselingkuh dari nya,padahal selama ini teddy terlihat seperti suami yang sangat mencintainya . Kemudian dia teringat saat dimana teddy tidak datang waktu dia hamil,dia yakin jika teddy sudah berselingkuh selama itu.
"dia kiara,dia seorang cleaning service di perusahaan keluarga mu. Kami ngak ada hubungan apa pun,kau bisa tanyakan pada nya. Foto ini ,memang benar hanya saja ini salah paham. Ini tidak seperti yang kau pikirkan, kami tidak melakukan apa pun " jelas Teddy,dia yakin jika semua nya adalah ulah mertua nya.
"Aku mencintai mu ,kau tau akan hal itu sayang. Apalagi kita punya anak ,mereka butuh kita. Jangan berpikiran yang tidak-tidak seperti ini " ucap Teddy yang berusaha meyakinkan petra.
Petra menggelengkan kepala nya, dia menatap tajam pada teddy dengan derai air mata dipipi nya. Dia tak sanggup lagi menghadapi teddy yang sudah berselingkuh dengan wanita itu,apalagi teddy mengakui nya .
"aku ingin kita berpisah,pergi dari sini dan tinggalkan anak-anak ku. Aku bisa mengurus mereka sendiri, aku ngak ingin anak-anakku mengetahui siapa papa nya . Pergi lah dengan wanita itu,aku yakin dia sedang hamil anak mu hiks hiks " ucap Petra dengan amarah yang masih menguasai hati nya.
"Dengar sayang....aku Ngak mau kau menyesal setelah ini,ini semua ulah papa mu. Papa ingin kita berpisah,aku tau kalau selama ini papa mengatakan hal tidak baik mengenai diri ku" ucap Teddy,dia ingin Petra mengerti semua nya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ