Cinta Nona Muda

Cinta Nona Muda
Bab 37


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Arman menatap majikan nya ,kemudian dia mendekati keluarga kecil yang sedang saling berpelukan. Dia merangkul ibu nya yang sudah ikut menangis ,dia juga heran kenapa ibu nya jadi ikutan menangis .


"eekkhmmm....maaf nyonya ,tuan besar. Sebaiknya kita mencari tempat duduk dan menikmati makanan nya ,ngak enak diperhatikan oleh yang lainnya " ucap Arman dengan tegas,dia saja yang tidak menangis.


Papa Cla pun ikut berdehem dan menghapus air mata nya yang masih tersisa di sudut mata nya,dia mendekati Arman dan memeluk nya.


"jaga putri ku,bahagia kan dia. Jangan pernah kau sakiti,jika itu terjadi maka kau harus menerima hukuman nya " bisik papa Cla penuh dengan ancaman


"ya....aku suami nya,aku akan menjaga dan melindungi nya mulai dari sekarang " jawab Arman dengan tegas.


Pelukan keduanya terlepas,arman menggandeng tangan Cla menuju meja yang memang di khusus kan untuk keluarga. Semua nya sudah disiapkan oleh bapak dan ibu kades,awalnya pak kades ingin meniadakan meja buat keluarga tapi karena ibu kades ingin membuat malu ibu nya Arman makanya dia membuat meja keluarga.


"silahkan duduk nyonya, tuan besar " ucap Arman tanpa sadar


"hei....kau panggil apa hhmmm? aku papa mertua mu dan ini mama mertua mu,panggil kami seperti istri mu memanggil kami " ucap papa cla dengan tegas.


Cla tersenyum, wajah nya sudah memerah karena malu mendengar papa nya mengatakan istri. Ya,sekarang dia adalah istri nya Arman. Dia memperhatikan wajah tampan suami nya yang sedang berbicara sopan dan ramah dengan salah satu tamu undangan,pria yang juga terlihat tampan walaupun jauh lebih tampan arman dimata Cla.


Tak lama sebuah mobil pun sudah berada didepan rumah Arman,seorang wanita yang anggun dan memancarkan keceriaan nya turun dari mobil itu dengan semangat.

__ADS_1


"Cla....." teriak petra tanpa perduli siapa pun yang ada disana


Cla yang asyik mendengarkan mama dan ibu mertua nya bercerita,kini membalikan wajah nya menatap ke arah jalanan. Mata nya membulat sempurna,dia menatap ke arah petra yang sudah didepan mata nya.


"selamat ya....maaf aku agak lama,habis nya Erick ngak mau diajak kesini. Dia bilang jalan nya hancur dan merusak pemandangan nya, padahal sepanjang jalan aku liat pemandangan nya sangat indah " jelas petra yang sudah memeluk tubuh Cla


Cla sudha mengirimkan pesan singkat pada petra mengenai pernikahan nya dari semalam,tapi petra hanya mengatakan akan mengusahakan nya untuk hadir. Karena dia juga sedang membantu peter untuk mengurus perusahaan, peter sedang sibuk mencari keberadaan Flo dan betran yang pergi entah kemana.


Flo memilih untuk pindah setelah dia selesai dioperasi,apalagi peter mengatakan kalau dirinya akan menjauhi nya dan mengambil betran dari nya. Peter memberikan uang yang cukup besar untuk flo agar flo melepaskan hal asuh nya pada betran,tapi flo hanya menganggukan kepala nya saja . Tapi ternyata flo pergi dan meninggalkan uang yang diberikan oleh Peter,bahkan dia tidak membawa apa pun.


Hal itu membuat peter sadar kalau flo tidak menginginkan harta nya,dia pergi juga tidak memberitahukan nya pada zein karena flo takut zein akan mengatakan keberadaan nya pada peter.


"aku pikir kau tidak akan datang ,hah.....Erick kan memang ngak suka ke daerah luar. Aku heran kenapa kau bisa jatuh cinta pada pria seperti dia,aku yakin kalau dia hanya ingin tubuh mu saja " jawab Cla dengan pelan


Pria itu membantu nya membersihkan pakaian nya yang kotor karena ditabrak oleh seorang anak kecil,Erick seperti seorang ibu-ibu yang sedang marah pada anak nya. Petra tersenyum saat menyadari ada pria yang banyak bicara saat itu,yang dia tau kalau pria itu suka menjaga wibawa nya dan tidak suka berbicara banyak.


Sejak saat itu petra menyukai erick,dia juga mendengar kalau erick suka bercinta dengan wanita dewasa. Tapi Petra tidak pernah percaya, walaupun erick berkali-kali mengajak nya bercinta dan dia ngak mau menuruti nya.


"kau ini ada-ada saja,mana mungkin erick hanya ingin tubuh ku " bentak petra,dia memang sudah menyadari hal itu hanya saja dia menepis perasaan nya itu.


"jika tak percaya,kau bisa berikan tubuh mu pada nya . Aku bisa pastikan setelah itu dia akan meninggalkan mu secara langsung " jelas Cla dengan yakin membuat wajah petra sedih.

__ADS_1


"Kau ini....aaaah sudahlah,aku lapar. Aku mau makan " jawab petra yang tidak ingin memikirkan hal itu.


Kedua orang tua Cla sudah berada didalam rumah milik arman,mereka beristirahat disalah satu kamar sederhana di rumah mereka. Rumah arman hanya memiliki tiga kamar saja, satu kamar ibu nya, yang kedua kamar arman yang saat ini dijadikan kamar pengantin dan yang ketiga kamar tamu. Biasanya di pakai oleh pak Seto jika dia berkunjung kesana,karena rumah nya pak Seto memang berada di kampung sebelah. Sekitar satu jam untuk sampai disana.


Kamar itu selalu dibersihkan oleh ibu nya Arman sehingga saat ini sudah ditempati oleh kedua orang tua Cla,sebenarnya sebentar lagi mereka juga akan beristirahat tapi karena masih ada teman Arman yang datang membuat Cla ikut menemani nya disana.


"itu....bukan nya mobil papa kamu cla?" tanya Petra yang mengenali mobil papa nya Cla


"ya....kedua orang tua ku disini,mereka sedang istirahat didalam kamar " jawab Cla dengan santai, membuat petra tersedak.


Petra terbatuk-batuk disamping meja makanan,disebelah nya ada arman dan teman nya yang sedang berbicara sehingga tanpa sadar teman nya mengulurkan minuman miliknya ke arah petra.


Petra pun mengambil nya dan menegak nya sampai habis,dia mulai bernafas perlahan-lahan karena kerongkongan nya terasa panas dan hidung nya tersumbat .


"Sudah lebih baik ?" tanya pria yang dari tadi berbicara dengan Arman.


"Hhmmm...terima kasih" jawab petra yang sudah menganggukan kepala nya ,mata nya masih terpejam karena ucapan Cla.


"tapi maaf nona, minuman itu bekas aku " ucap pria itu dengan pelan ,dia merasa bersalah karena harus nya dia mengambil minuman lainnya tapi waktu nya ngak akan sempat karena meja minuman cukup jauh dari mereka.


Petra membuka mata nya, dia berbalik dan melotot pada pria itu tapi tiba-tiba jantung nya berdetak dengan cepat. Dia melihat senyuman dibibir pria didepan nya ini,dia seolah mendapatkan nafas baru

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2