
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Senyuman terus merekah dibibir Cla saat memasuki kamar mandi,dia merasa terkejut dengan aroma yang dia sukai dan ternyata Peter juga menyukai nya. Rasa nyaman bersama dengan Peter membuat Cla yakin jika dia bisa dengan cepat mencintai pria itu,tapi dia ragu jika Peter memang tidak memiliki kekasih atau mungkin wanita di masa lalu nya .
Setelah membersihkan tubuh nya seadanya saja,Cla masih memakai pakaian nya yang tadi dan keluar menuju dapur dimana mereka akan makan malam bersama sebelum dia kembali ke rumah kedua orang tua nya.
Cla juga yakin kalau para pengawal suruhan papa nya masih berada diluar rumah Petra,karena memang biasanya seperti itu. Ada sedikit rasa kesal jika mengingat hal itu,dia tidak bisa bebas seperti teman-teman nya yang lain .
"Cla,sudah bangun? Ayo sini bantu Mama menyusun makanan di atas meja" ucap mama peter yang melihat Cla berjalan mendekati dapur.
Cla dengan cepat bergabung disana,dia membantu mama nya Peter membereskan makanan yang sudah dimasak diatas meja. Petra juga ada disana,karena memang dia sudah lebih dulu membantu mama nya .
"Jadi kapan kalian akan menikah ?" Tanya mama Petra dengan lembut.
Cla memang lebih dekat dengan mama Petra dari pada mama nya sendiri,makanya dia menyetujui rencana yang disusun oleh Petra dengan menjodohkan nya dengan kakak nya . Walaupun baru hari ini mereka bertemu tapi dia yakin kalau Peter merupakan lelaki yang baik ,dia akan mencoba semua nya dengan perlahan. Kalau memang jodoh nya ,pasti Tuhan akan menyatukan nya selama nya .
Begitu lah yang dipikirkan oleh Cla,dia tidak ingin menikah dengan pria yang tidak dia kenal . Baik si pria atau pun keluarga nya ,lebih baik begini dan dia berharap kalau kedua orang tua nya menyetujui pernikahan mereka.
__ADS_1
Malam ini rencana nya Cla akan mengatakan nya pada kedua orang tua dan kakek nya, dia tidak ingin kedua orang tua dan kakek nya malah sudah memiliki pria lain untuk dijodohkan dengan nya .
"Belum tau bu,kami belum berbicara akan hal itu " jawab Cla dengan ramah.
Tak lama Peter dan papa nya ikut bergabung disana,mereka makan dengan tenang. Sesekali Peter melirik ke arah Cla yang terlihat santai dengan keluarga nya ,berbeda dengan seseorang yang dulu pernah dia cintai yang sampai saat ini pergi entah kemana dan tidak meninggalkan pesan apa pun padahal dia juga sudah mencari nya cukup lama.
Baru dua tahun ini Peter tidak memikirkan nya, karena kesibukan nya tapi pertama kali melihat Cla dirumah nya tadi . Membuat nya mengingat kembali sosok wanita yang pernah mengisi hati nya sepenuh nya, wanita itu terlihat sama seperti Cla. Aroma parfum nya juga sama,membuat nya merasa nyaman dan tak mau jauh lagi dari wanita itu.
Saat bersama dengan Cla di kamar tadi pun,bayangan di mata Peter kalau Cla adalah dia. Nama mereka juga hampir sama,Cla dan Flo. Hanya tiga huruf,membuat mereka merasa sama.
Untung saja Peter tidak menyebutkan nama,kalau tidak. Mungkin bisa dipastikan Cla akan marah,dia menatap ke arah Cla yang malu-malu seperti Flo.
Di dalam mobil,diperjalanan menuju rumah Cla. Suasana sepi,tidak ada pembicaraan yang keluar dari mulut kedua nya. Padahal banyak yang ingin Cla dan Peter bicarakan, tapi kedua nya memilih untuk diam dan memperhatikan mobil dibelakang mereka yang dari tadi masih mengikuti mereka.
Peter tau kalau mobil itu berisi pengawal pribadi milik keluarga Cla yang menjaga Cla selama ini,dia sudah mendengar hal itu. Cla lahir sebagai seorang wanita rumahan,dikeluarga yang berada dan terpandang. Makan dari sendok emas,semua apa yang dia ingin kan selalu dikabulkan oleh keluarga nya .Nona muda dari keluarga terpandang,semua orang ingin menjadi suami nya .
"Kak,apa kakak ngak punya kekasih ?" tanya Cla akhirnya,dia merasa penasaran akan hal itu. Jika memang Peter memiliki kekasih maka dia tidak akan memaksa pria itu untuk menikahi nya ,rencana pernikahan mereka juga bisa dia hentikan.
__ADS_1
"Kekasih? dulu ada ,tapi dia pergi entah kemana tanpa pesan dan apa pun. Dia menghilang,sudah cukup lama jadi aku rasa dia bukan lagi kekasih ku " jelas Peter,wajah nya yang tadi nya biasa kini berubah menjadi sedih mengingat bayangan Flo yang meninggalkan nya.
Saat itu untuk pertama dan terakhir kali nya mereka bercinta,Flo memberikan hal yang paling dia jaga. Kehormatan nya sebagai wanita,karena hal itu lah Peter merasa bersalah dan tidak bisa melupakan Flo sampai sekarang.
"Maaf kan aku karena kakak mengingat nya kembali,tapi....seandai nya dia kembali disaat kita sudah menikah,apakah kakak akan meninggalkan ku dan bersama nya ?" tanya Cla,entah mengapa dia seolah tak rela ditinggalkan oleh Peter tapi dia harus bertanya agar hati nya merasa lega.
Senyuman tipis tersemat dibibir peter,dia menatap ke arah Cla sesekali karena memang dia sedang mengemudikan mobil nya dengan perlahan. Dia mengelus pucuk kepala Cla dengan lembut, kemudian mengambil tangan Cla dan mencium punggung tangannya sekilas. Membuat Cla terkejut ,tapi senang.
"Pernikahan bukan lah permainan,jika kita sudah resmi menjadi suami istri maka aku ngak mungkin meninggalkan mu dan kembali bersama nya " jawab Peter dengan pelan,ada rasa sedih di hati nya tapi entah apa.
"Syukurlah,aku pikir kakak akan menikahi nya dan menceraikan ku tapi seandainya dia datang sebelum kita menikah. Bagaimana kak? Apa kakak akan membatalkan pernikahan kita ?" tanya Cla lagi,dia masih belum percaya sepenuh nya dengan perasaan peter saat ini.
Apalagi mereka baru kenal,dia yakin jika dihati pria itu masih ada wanita yang dia cintai. Cla tidak ingin kehidupan pernikahan nya berantakan,walaupun rencana awal nya untuk menikah memang untuk berpisah jika tidak ada kecocokan tapi saat berada sekamar dan tidur seranjang dengan Peter membuat nya tidak ingin jauh dari pria ini.
Cla menjadi sedikit egois,dia ingin memiliki Peter seutuh nya . Baik hati maupun tubuh nya,seluruh nya. Cla tidak ingin jika Peter berpaling pada wanita lainnya,hati nya sudah memilih peter. Mungkin karena ini pertama kali nya dia dekat dengan pria dan diperlakukan dengan baik oleh nya, sehingga dia ingin tetap bersama pria itu .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ