Cinta Nona Muda

Cinta Nona Muda
bab 72


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Farid sudah sampai didepan villa milik mantan bos nya teddy,dia melihat seorang wanita dengan perut yang sudah membesar. Dengan senyuman lebar di bibir nya ,farid turun dari mobil nya. Dia berjalan mendekati wanita yang selama ini sudah ada didalam hati dan pikiran nya ,dia ingin memeluk wanita itu segera.


Hari sudah malam,kiara sedang berdiri di halaman villa itu bersama ayah nya dan Teddy serta marry. Mereka seperti sedang menikmati malam,pandangan mata ayah kiara tertuju pada farid yang berjalan mendekati nya hingga akhirnya teddy dan kiara juga mengikuti arah pandang nya.


Kiara terkejut,dia yang masih berdiri terkesiap ingin masuk kedalam villa. Dia ngak ingin bertemu dengan ayah dari anak nya itu,dia sedikit berlari kedalam membuat semua orang yang berada disana terkejut dan khawatir.


"Kiara....jangan lari nak,bisa berbahaya bagi janin mu " teriak ayah kiara yang merasa khawatir dengan keadaan anak nya.


Kiara yang merasa takut pada farid merasa tidak perduli dengan kondisi nya hingga akhirnya kiara terjatuh,membuat semua yang ada disana ikut berlari mendekati kiara yang sudah tersungkur.


bruuuk....


Farid yang tadi nya berlari kecil ,kini dengan cepat dia mendekati kiara dan menggendong nya. Membawa tubuh kiara yang sudah penuh darah dalam dekapan nya,teddy menatap tak percaya dengan apa yang terjadi. Ayah kiara pun ikut terkejut,dia sedang menggendong marry .


"kita bawa kerumah sakit,biar aku yang nyetir mobilnya " ucap Teddy,dia mengambil kunci mobil farid dari tangannya karena dari tadi farid memang sedang memegang nya.


Ayah kiara duduk disamping kemudian dengan marry dipangkuan nya ,sedangkan farid masih memangku tubuh kiara yang kesakitan. Kiara terus menangis dan memegangi perut nya, dia juga menatap ke arah farid dengan tatapan yang tajam.


"sakit....hiks hiks,kenapa kau kesini?" ucap kiara dengan pelan,dia sudah tak sanggup lagi menahan sakit dibagian perut nya.

__ADS_1


"maafkan aku,aku hanya ingin bertanggung jawab. Aku akan menikahi mu,aku datang karena merindukan mu kiara " jawab farid yang kini juga ikut menangis


Baju yang dipakainya sudah berlumuran darah milik kiara,dia sudah tidak perduli lagi dengan apa pun. Bagi nya yang terpenting nyawa keduanya ,dia ingin merasakan hidup sebagai seorang ayah .


"aku ngak butuh,kau lah yang membuat ku jadi begini hiks hiks" bentak kiara dengan sisa tenaga nya.


"Kiara.....jangan seperti ini nak,kalian harus memikirkan anak kalian. Ngak baik hanya mementingkan ego mu saja, sekarang berpikiran positif agar anak mu baik-baik saja didalam sana " jelas ayah kiara membuat kiara terdiam,dia hanya bisa menelusupkan wajah nya didalam pelukan farid.


Entah mengapa aroma tubuh farid membuat nya merasa nyaman,hingga akhirnya kiara tertidur. Dia tidak ingin jauh dari farid karena saat tiba dirumah sakit, kiara seolah enggan melepaskan pelukan nya.


Dengan mata tertutup,kiara masih memeluk tubuh farid dengan erat. Farid tersenyum melihat reaksi tubuh kiara yang tak ingin jauh dari nya, dia dan beberapa perawat berusaha membangunkannya hingga akhirnya dia sadar


"kami akan melakukan pemeriksaan, anda bisa menunggu diluar dan mengganti pakaian anda " jelas seorang wanita yang memakai pakaian putih nya


"Sayang.....lepaskan ya,semua akan baik-baik saja. Aku tunggu diluar" ucap Farid dengan lembut


Kiara menggelengkan kepalanya ,dia masih ngak mau melepaskan tangan farid dan dokter pun melihat nya hingga akhirnya Farid diijinkan disana. Kiara akan melakukan operasi saat itu juga ,kondisi anak dalam kandungan nya masih baik-baik saja hanya saja sudah harus dikeluarkan karena jika terlalu lama anak nya tidak dapat diselamatkan.


Farid yang menandatangani semua nya ,dia ingin yang terbaik untuk kiara. Dia ngak mau melakukan kesalahan lagi,usia kandungan kiara juga sudah mencapai tujuh bulan lebih . Berat dan besar anak didalam kandungan pun sudah cukup untuk diangkat


Kiara terus menangis ,dia meremas tangan farid dengan cukup kuat hingga bagian lengan milik farid berdarah terkena cakaran kuku tangan kiara.

__ADS_1


Farid menyaksikan semua nya, seorang anak perempuan yang sudah menangis dan dikeluarkan dari perut kiara . Dia menangis melihat kondisi anak nya yang masih berlumuran darah,dia tidak menyangka jika dirinya akan menjadi ayah juga.


"bagaimana keadaan nya dok? " tanya farid dengan nada khawatir


"bayi anda sehat pak,tapi rahim istri anda sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Beliau tidak akan bisa hamil lagi ,karena dinding rahim yang sudah robek" jelas sang dokter dengan tegas,dia harus mengangkat rahim milik kiara.


Mendengar hal itu,kiara semakin menangis dengan kuat . Dia masih ingin memiliki anak yang banyak,bukan hanya dari pria ini karena dia belum menerima farid seutuh nya.


"kami memang harus mengangkatnya pak,agar kondisi ibu kiara bisa stabil dan kembali normal jika tidak. Mungkin akan ada pendarahan yang hebat dan bisa mengakibatkan ibu kiara meninggal ,itu perkiraan kami pak " jelas dokter itu lagi dengan tegas dan lugas


"Baiklah dok,lakukan yang terbaik untuk istri saya dok " jawab farid sambil menghela nafas nya dengan kasar


Farid menatap wajah kiara yang sudah terlihat marah,dia membelai nya dengan lembut . Berusaha menjadi lebih bijak,walaupun selama ini sikapnya seperti anak-anak tapi kedepan nya dia harus bisa menjadi lebih dewasa.


"kita sudah punya satu,ngak apa-apa jika kau tidak bisa hamil lagi. Kita bisa mengurus nya bersama,jika kau ingin anak lagi. Kìta bisa adopsi,yang penting kau baik-baik saja "ucap Farid dengan lembut,dia juga ingin anak yang banyak tapi melihat kondisi kiara yang seperti ini membuat nya sadar akan kesalahan nya.


Saat ini anaknya perempuan,dia yakin jika ini adalah karma nya karena sudah sering mempermainkan hati dan tubuh wanita. Dia akan menjaga anak nya itu dengan ketat,dia ngak mau nanti nya anak nya akan dipermainkan oleh pria seperti nya dulu.


Farid ngak mau anak nya menjadi korban pria hidung belang seperti nya dulu,walaupun mereka melakukan nya secara suka sama suka dan tanpa paksaan tapi ujung-ujung nya yang rugi para wanita nya. Dia ngak mau anak nya menjadi seperti itu,dia ingin anak nya menjadi anak yang baik seperti ibu nya


bersambung.

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2