
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah sampai dirumah ,Cla masuk kedalam kamar milik arman . Dia memilih untuk tiduran, padahal baru juga berjalan agak jauh tapi dia sudah merasa lelah. Mungkin karena sudah cukup lama dia tidak melakukan olah raga,hampir dua bulan. Karena sibuk mengurus kuliah nya ,juga masalah pernikahan nya dengan peter.
Sementara ibu arman menelpon pak Seto yang merupakan sahabat suami nya, teman sekolah nya dulu juga. Dia biasa menelpon pak Seto jika arman tidak bisa dihubungi sama sekali,dia juga sering menanyakan mengenai kehidupan arman. Lebih sering lagi mengenai wanita yang dekat dengan Arman,tapi memang pak Seto ngak pernah melihat arman dekat dengan wanita selama bekerja dengan nya.
kriing.....kriiing....
"ya...ada apa ibu nya Arman ?" ucap pak Seto yang sudah mengangkat panggilan di ponselnya ,dia memang suka menyebut istri teman nya ini dengan ibu nya Arman.
"ha....ha....kau ini ngak berubah ya kak seto" jawab ibu nya Arman sambil tertawa
"Hhmmm....apa kau tidak bisa menghubungi arman lagi ? dia sedang berada di rumah,aku lagi jaga di perusahaan " ucap pak Seto dengan tegas.
"bukan ....bukan....aku cuma mau minta ijin cuti arman seminggu,aku sudah mengatakan nya pada nya tapi kau tau lah kan seperti apa arman. Dia ngak suka cuti dan kembali ke kampung,makanya aku bilang sama kamu . Dia kan lebih nurut sama kamu dari pada aku " jelas ibunya arman
"Memang nya ada apa lagi ?apa kamu sakit?atau kamu ingin menjodohkan nya lagi dengan anak teman mu? biarkan lah arman memilih wanita yang mau dia nikahi,jangan kamu jodohkan seperti ini " ucap pak Seto dengan nada kesal nya ,dia sudah mendengar semua nya dari arman kalau ibu nya ini suka sekali menjodohkan nya dengan wanita yang tidak dia kenal dan dia juga ngak suka.
Arman juga menceritakan kalau dirinya lebih memilih untuk membahagiakan ibu nya saja, dari pada memikirkan wanita. Dia belum mau menikah dan meninggalkan ibu nya ,ibu nya cukup cerewet dan suka mengomel ngak jelas. Dia takut jika nanti istri nya ngak suka dan meminta untuk pindah dan meninggalkan ibu nya sendiri,dia ngak mau akan hal itu.
__ADS_1
Arman menceritakan apa yang dia ingin kan pada pak Seto,dia sudah menganggap pak Seto seperti ayah nya sendiri karena memang dari dulu arman dekat dengan nya. Pak seto sering main kerumah arman,hanya sekedar untuk bertemu dengan ayah nya atau bermain dengan nya.
Tapi setelah ayah nya meninggal,pak seto jarang main kerumah nya dengan alasan sibuk. Waktu itu arman masih kecil dan sering menanyakan kedatangan pak Seto pada ibu nya,tapi semakin dia dewasa semakin dia mengerti kalau pak Seto melakukan nya karena ngak mau ada yang salah paham dengan nya .
Apalagi ibu nya sudah janda dan pak Seto sudah duda dari dulu,dari sebelum ayah nya Arman meninggal. Jadi dia ngak mau membuat gosip terhangat di kampung itu,dia memilih untuk menghindar.
Karena pak Seto tidak memiliki anak ,makanya dia sudah menganggap arman sebagai anak nya sendiri tapi hanya bertemu dengan Arman bukan dengan ibu nya . Lagi,dia takut kalau ada fitnah pada ibu arman. Bagi nya ngak masalah dikatakan apa pun oleh warga kampung tapi tidak dengan nama baik ibu nya Arman,dia ngak mau melibatkan arman dan ibu nya dalam keadaan sulit.
"kak seto.....kamu kan tau kalau aku itu menyayangi arman,usia ku juga ngak muda lagi . Jadi wajar dong kalau aku ingin arman menikah dan ada yang mengurusi arman jika aku mati nanti, aku ngak mau dia sendirian " jelas ibu nya Arman.
"hah....terserah lah ,jadi kenapa arman harus cuti ?" ucap pak Seto,dia malas mendengar kan keluh kesah ibu nya Arman karena ujung-ujung nya akan mengatakan kematian .
Pak seto tau kalau hidup pasti akan mati,hanya saja ngak perlu kita ucapkan. Biarkan berjalan apa adanya,ngak perlu banyak sekali drama-drama ngak jelas .
"kekasih nya Arman ada disini,dia ingin mengadakan pernikahan secepat nya. Tapi sebagai kejutan untuk arman kak,karena dia ngak mau semua orang dikota tau " jelas ibu arman dengan lembut
"Kekasih?" tanya pak Seto dengan nada penasaran.
"lho....kakak ngak tau kalau Arman punya kekasih?kata nya dia bekerja dirumah majikan arman juga " jawab ibu arman yang merasa bingung dengan pertanyaan kak seto
__ADS_1
"bekerja disini?siapa?" tanya pak Seto yang semakin penasaran,selama ini pak Seto selalu memantau arman dari jauh. Tapi memang hanya sesekali saja,mungkin karena itu lah dia tidak mengetahui kalau arman memiliki kekasih.
"Cla,nama nya Cla. Mungkin kak seto ngak tau,karena dia bekerja di perusahaan milik majikan kakak. Arman sendiri yang mengenalkan Cla sebagai kekasih nya ,Cla juga mengaku nya begitu " jelas ibu arman dengan semangat
Deg
Jantung pak Seto berdetak dengan cepat,dia terlihat terkejut mendengar nama Cla. Dia mulai menjernihkan pikiran nya dan berharap kalau Cla yang dimaksud bukan Cla yang dia pikirkan.
"jadi?" tanya pak Seto masih dengan bingung tapi dia harus tenang
"Cla dan Arman akan menikah,arman belum mengetahui nya tapi mereka sudah mengumpulkan uang tabungan untuk pernikahan nya . Cla dan aku berencana membuat kejutan,saat pulang arman nanti pesta pernikahan sudah di Buat dan mereka akan langsung menikah. Kalau kak seto tidak sibuk,bisa ikut pulang dengan Arman " jelas ibu arman dengan semangat
"kak....kak....kak seto" teriak ibu arman dengan cukup keras karena pak Seto tidak menjawab nya
Pak seto semakin terkejut,bisa-bisa nya Arman tidak mengetahui pernikahan nya sendiri. Dia yakin kalau ini hanya akal-akalan nona muda nya saja,dia semakin yakin kalau Cla yang dimaksud oleh ibu nya Arman adalah Cla yang sama.
Hanya Cla yang bisa merencanakan semua nya ,nona muda nya itu pintar dan bisa mengatur semua yang dikatakan oleh ibu nya Arman tadi. Untuk urusan uang,Cla bisa saja mengatakan kalau uang itu adalah uang tabungan mereka tapi kenapa Cla melakukan hal ini.
Pak seto ngak habis pikir,apalagi untuk nona muda nya. Dia yakin jika Cla bisa memilih pria yang kaya seperti nya dan hidup bahagia,bukan arman yang hanya seorang pengawal.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ