
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Setelah memakaikan pakaian milik Petra,Teddy menggendong Petra dan membawa nya pergi dari sana. Membuat petra mengalungkan kedua tangannya dileher Teddy,semua teman teddy yang berjaga disana menatap mereka .
Teddy mendekati mobil nya ,dia meletakan petra di atas kursi sebelah kemudi. Kemudian dia berjalan meninggalkan club itu,menuju rumah miliknya . Petra memperhatikan sekitar nya,jalanan itu bukan menuju rumah nya jadi dia menatap ke arah Teddy dengan penasaran.
"Nona.....kau milikku,kau sudah mengatakan nya tadi. Jadi aku akan melakukan nya dirumah kita,aku akan melamar anda besok pada orang tua anda nona. Asal anda mau menerima keadaan ku,aku akan menunjukan kehidupan ku yang sebenarnya " jelas Teddy ,dia tau kalau Petra bertanya-tanya makanya dia langsung menjelaskan tanpa ditanya.
Tak lama mereka sampai didepan sebuah rumah sederhana,tapi terkesan klasik dan kuno. Teddy keluar dan berjalan memutari mobil ,dia belum membuka pintu mobil milik Petra.
"Ini rumah ku,apa nona masih ingin menikah dengan ku?" ucap Teddy sambil membungkukkan tubuh nya ke arah jendela.
Teddy melihat wajah petra yang bingung,petra memang tidak ingin menikah . Dia hanya ingin bercinta,melepaskan keperawanan nya dengan tenang tanpa ada gangguan dari Erick lagi.
"Kalau ingin bercinta dengan ku ,maka harus menikah. Jika tidak,nona bisa pulang dan besok anda bisa mencari pria yang memang bisa memuaskan anda. Aku masih perjaka dan akan memberikan nya pada istri ku nanti " jelas Teddy lagi dengan tegas.
"Kenapa dia tau apa yang aku pikirkan? apa dia ini paranormal ya ?" tanya Petra dalam hati,karena dari tadi dia tidak perlu bertanya dan semua nya langsung dijawab oleh teddy.
Teddy memang memiliki insting yang cukup cepat,makanya dia sempat menjadi prajurit khusus di kemiliteran. Tapi karena kecelakaan sedikit saja,pemerintah menggantikan nya dengan yang baru dan tentu nya dnegan dukungan orang dalam.
"Jika anda bersedia,maka ikut lah masuk. Jika tidak,anda bisa pulang sendiri. Walaupun sudah larut malam,tapi keadaan jalanan menuju rumah anda banyak cctv dan tidak rawan kecelakaan " jelas Teddy,dia sudah mengamati jalanan sejak dulu .
__ADS_1
Setelah mengatakan hal itu,teddy berjalan meninggalkan nya dihalaman depan rumah kecil nya. Dia membuka pintu rumah peninggalan kedua orang tua nya, hanya sepetak tanah dan rumah kecil permanen.
Rumah itu sudah permanen,hanya perlu mengganti cat nya saja maka rumah itu terlihat lebih indah walaupun kecil. Tidak sebesar dan tanah nya tidak seluas milik Arman,tapi dari pada di mengontrak ditempat lain. Rumah ini terlihat nyaman dan aman.
Sebagian bangunan rumah juga sudah mulai rusak,sesekali Teddy membangun nya sendiri. Walaupun gaji nya cukup banyak, tapi biaya kehidupan nya juga jauh lebih besar.
Bruuk....
Petra memeluk tubuh Teddy dari belakang,dia memeluk nya dengan erat membuat Teddy bernafas lega. Tadi nya dia pikir petra akan pergi dan meninggalkan nya, padahal selama ini teddy benar-benar menyukai sahabat nona muda nya ini.
Semua mengenai petra ,teddy cari tau. Entah kenapa dia ingin tau mengenai petra,apa pun itu. Dia tidak menyangka akhirnya dia bisa sedekat ini dengan petra,tadi nya dia ingin sekali meniduri petra dan membuat petra hamil anak nya agar petra bisa tetap bersama nya walaupun terpaksa tapi setelah dia pikirkan dengan matang. Dia memilih untuk meminta nya dengan lembut,jika memang petra tidak menerima nya maka dia akan merelakan nona muda ini .
"Ya....aku bersedia,kau tau kan. Kalau aku ngak akan punya warisan apa pun,kau akan rugi menampung nona muda seperti ku. Aku makan nya banyak " jawab petra dengan tenang dan menggoda.
Teddy berbalik dan tersenyum lembut ke arah Petra,dia kembali memeluk tubuh petra yang begitu menggoda sedari tadi. Tapi dia berusaha untuk menahan nya ,dia ingin menjadikan petra sebagai istri nya lebih dulu.
"Ayo masuk,mulai besok. Rumah ini adalah rumah kita,kita akan menikah secara agama dan hukum. Pesta sederhana,karena tabungan ku tidak lah banyak. Kita juga masih perlu biaya untuk kedepan nya, tapi istri ku ngak perlu khawatir. Aku ngak akan membiarkan istri ku bekerja" jelas Teddy sambil melepaskan pelukan nya dan menatap wajah Petra,dia juga merapikan anak rambut nya yang tersingkap di bagian mata nya .
Petra tersenyum dan mengangguk,dia ingin merasakan semua nya. Kekurangan, kenyamanan dan kekeluargaan seperti perkataan dari karyawan-karyawan papa nya diperusahaan yang sudah menikah. Rasa cemburu,kesal dan marah saat berumah tangga. Dia ingin merasakan semua nya, dia ingin melakukan nya bersama suaminya .
Mereka pun masuk dengan perlahan,mata petra menatap sekeliling nya. Rumah yang pernah dia ingin kan,dia tidak pernah menginginkan rumah besar. Dia hanya ingin rumah yang nyaman dan tenang seperti ini,ruang tamu kecil,ada ruang televisi nya yang berhubungan dengan dapur.
__ADS_1
Tidak ada meja makan,tapi meja kecil bundar dibawah didepan televisi,petra sudah membayangkan kalau mereka akan makan sambil menonton televisi dengan duduk diatas ambal saja.
Sederhana dan simple,petra menyukai nya . Mata nya beralih pada dua kamar yang tak jauh dari sana,dia melihat dengan jelas kamar yang kecil tapi ada tempat tidur yang bersih dan rapi. Jendela yang menghadap ke halaman samping ,dia suka.
Petra sudah membayangkan tidur berdua diatas tempat tidur yang tidak begitu besar,bercinta dan berpelukan semalaman. Pipi nya sudah memerah,dia ingin segera melakukan nya. Kalau bisa malam ini,dia akan mencoba merayu Teddy.
Pletak...
"Aaau....sakit " ucap Petra sambil mengelus kening nya yang sudah di sentil oleh teddy.
Teddy menatap ke arah petra dengan tajam,dia tau apa yang dipikirkan wanita itu. Dia otak nya hanya ada bercinta saja,apa setiap nona muda selalu seperti itu.
Teddy juga mendengarnya dari Arman,kalau selama ini Cla lah yang selalu berinisiatif melakukan nya lebih dulu. Padahal terkadang tubuh nya merasa lelah,tapi Cla tidak perduli dan akan merangsang Arman.
Teddy merinding memikirkan hal itu,dia sudah merasa gugup padahal hanya memikirkan akan bercinta dengan petra . Wajah petra yang cemberut membuat Teddy merasa senang,petra terlihat lucu dan menggemaskan.
Mereka kembali ke ruang tamu dan duduk disana,bergandengan tangan dan saling memeluk hingga tak lama mereka masuk ke kamar dan tidur sambil berpelukan tanpa bercinta .
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1