
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
**Untuk cerita Cla dan Arman, Ibu gita dan pak Seto sudah selesai ya say....ini lanjut cerita petra dan Teddy, setelah ini mungkin ceritanya tamat. **
**Semoga masih stay disini ya....lanjut baca cerita ku yang lainnya ,makasih 🙏**
Percintaan panas didalam kamar kecil itu membuat kedua nya terasa panas,mereka tidur dengan tubuh yang masih polos. Dengan pelukan yang masih erat melingkar di tubuh kedua nya, seakan mereka takut kalau semua ini hanya mimpi. Terutama bagi Teddy yang sudah dari dulu memperhatikan dan menyukai Petra,dia seolah merasa semua ini masih didalam pikiran nya seperti selama ini yang dia pikirkan.
Pagi ini teddy bangun lebih dulu,dia memandangi wajah Petra yang cantik dan menggemaskan. Seketika air mata nya mengalir di pipi nya,rasa senang bercampur haru karena mengingat kembali perjuangan petra yang melawan orang tuanya demi diri nya .
"Kau tau teddy,kami membesarkan petra dengan kasih sayang yang besar. Apa yang diminta nya,tidak pernah ada yang kami lewat kan. Semua nya kami penuhi,dia bagai ratu dirumah kami . Lalu kau mengambil nýa dan menjadikan nya babu dirumah mu,kami tidak akan terima "
Ucapan papa petra kembali terngiang di telinga nya, dia semakin merasa takut jika keluarga petra akan mengambil petra nya dan Petra nya memilih untuk meninggalkan nya . Ingin sekali Teddy pergi jauh dari keluarga petra dan membawa petra nya bersama nya, tapi ucapan ibu nya kembali terngiang ditelinga nya.
"Ibu berdoa yang terbaik untuk mu nak,semoga kau menemukan wanita yang mencintai mu dan kau pun mencintai nya. Jika jodoh,kemana pun kalian pergi maka kalian akan tetap bersama. Tapi jika tak jodoh,bahkan jika kedua nya sudah menikah . Mereka bisa berpisah dan menikah dengan yang lainnya,jadi biarkan semua nya berjalan apa ada nya saja"
"Pertemuan,rezeki,jodoh dan maut sudah ditentukan oleh yang maha kuasa. Kita sebagai manusia biasa hanya bisa menjalani nya saja,semua nya sudah ditentu kan oleh Nya"
__ADS_1
Air mata teddy mengalir semakin deras,dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain. Kemudian bangkit dan berjalan menuju kamar mandi kecil yang ada didalam kamar nya . Dia tidak ingin Petra mengetahui semua nya ,dia tidak mau membuat petra merasa sedih.
Teddy akan menjalani semua nya lebih dulu,dia ingin semua nya berjalan apa ada nya . Dia percaya kalau apa yang dikatakan oleh ibu nya benar,walaupun nanti nya dia membawa petra pergi jauh. Kalau memang ngak jodoh,maka mereka tetap akan berpisah.
Setelah menenangkan diri dan membersihkan tubuh nya, Teddy keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian nya . Dia masih melihat petra yang tertidur dengan lelap nya, karena tak ingin Petra terbangun. Teddy pun pergi menuju dapur,dia akan membuat kan sarapan untuk istri tercinta nya.
Teddy yang sudah berkutat dengan masakan,sedangkan Petra baru tersadar. Dia membuka mata nya dan menatap ke sekeliling nya ,tersadar kalau saat ini dia sudah menikah. Dengan cepat dia duduk dan melihat sekitar nya kembali,mencari keberadaan Teddy.
Seketika jantung nya berdebar tak menentu,dia takut jika nanti nya teddy meninggalkan nya. Entah kenapa dada nya terasa sesak membayangkan hal itu,dia jadi tidak ingin ditinggalkan oleh Teddy.
Air mata nya jatuh dengan cukup deras,dia pun hendak turun dari tempat tidur dan mencari keberadaan suami nya tapi bagian sensitif nya terasa sakit. Dia berusaha menahan rasa sakit itu dan ingin bangkit dari tempat tidur untuk mencari pria yang sudah menjadi suaminya ,tapi tiba-tiba pintu kamar terbuka.
Terlihat Teddy berjalan masuk dengan membawa nampan di kedua tangannya,dia melihat dengan jelas yang dibawa oleh Teddy adalah makanan dan segelas susu .
"Kau sudah bangun sayang ? Ayo bersih-bersih dulu kemudian sarapan " ucap teddy dengan senyuman dibibir nya, tapi Petra bisa melihat mata Teddy yang sedikit sembab.
Petra masih diam memperhatikan wajah pria yang sudah menjadi suaminya itu,ketakutan nya tak beralasan. Dia merasa senang karena teddy tidak meninggalkan nya seperti ucapan papa nya ,dia tau kalau papa nya ingin yang terbaik untuk nya tapi dia ngak mau membuat pria yang kini mengisi hati nya itu sedih.
__ADS_1
"Sayang,kau jangan berpikir jika teddy baik. Kalian baru saling kenal,dia berasal dari keluarga biasa. Papa yakin dia mendekati dan ingin menikahi mu Karena memang dia ingin sesuatu dari mu,bukan mencintai mu . Kau tau,setiap pria yang mendekati mu memiliki hal yang sama. "
"Kalian sudah pernah melakukan nya ?Jujur pada papa ? Jika yang diinginkan nya tubuh mu,maka setelah menikah dan mendapatkan nya. Dia akan pergi,jika bukan berarti dia ingin harta mu . Warisan milikmu,kami sudah memberitahu mu kan. Kalau perusahaan keluarga akan menjadi milikmu,peter hanya menjalankan nya sementara saja. Dia sudah memiliki bagian nya sendiri,makanya banyak pria yang mendekati mu Karena itu "
Ucapan papa nya terngiang saat petra terbangun tadi,mengingat tidak ada nya teddy disamping nya. Saat melihat kedatangan teddy,ada rasa lega dihati nya. Dia merasa salah satu beban nya terangkat, tapi masih ada terasa beban yang lainnya.
Tubuh nya terasa nyaman saat dia memeluk tubuh Teddy,dia seperti enggan melepaskan nya . Teddy yang merasa bingung hanya bisa membalas pelukan Petra,dia yang pernah mendengar pembicaraan petra dengan kedua orang tuanya membuatnya ingin sekali petra mengatakan nya pada nya.
Teddy yakin,kalau kedua orang tua Petra tidak mengatakan hal itu saja pada nya. Pasti ada yang lainnya ,dia ingin Petra jujur padanya walaupun nanti nya dia akan merasakan sakit dihati nya.
"Tidak ada apa-apa kok,aku hanya takut kau meninggalkan ku karena sudah mendapatkan nya " jawab petra yang masih menangis didalam pelukan teddy.
Teddy hanya tersenyum saja,dia melepaskan pelukan nya dari tubuh petra. Dia semakin yakin jika kedua orang tua nya sudah mengatakan sesuatu yang membuat petra seperti ini,dia semakin penasaran dengan hal itu tapi dia tidak ingin memaksa petra untuk mengatakan nya .
"Itu ngak akan terjadi,aku tetap akan bersama mu apa pun yang terjadi. Tapi jika kau menginginkan ku pergi,aku akan pergi. Aku akan mendengarnya dari mulut mu,kau harus mengatakan nya jika kau sudah tidak menginginkan ku lagi " ucap Teddy dengan lembut sambil menghapus air mata dipipi petra yang masih mengalir .
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘