
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Petra menatap tajam pada teddy,dia tidak suka teddy menjelek-jelekkan papa nya walaupun dia tau kalau papa nya pernah mengatakan hal itu pada nya tapi dia yakin papa nya ngak mungkin melakukan hal seperti ini .
"Kau jangan mencoba menjelekan papa,aku yakin papa benar. Kau hanya ingin harta ku,pergi lah sekarang. Aku ngak mau melihat mu lagi " bentak petra dengan keras.
Teddy terdiam,dia sudah berjanji akan pergi jika petra yang meminta nya. Papa petra memang sudah berhasil memisahkan mereka,dia tidak bisa berbuat apa pun lagi. Dari awal memang petra tidak pernah percaya kalau dirinya benar-benar mencintai nya, petra juga ngak pernah mau jujur mengenai ucapan papa nya pada nya jadi memang lebih baik seperti ini.
"Baiklah,percuma juga aku jelaskan. Kau tetap ngak akan percaya,tapi mungkin setelah ini. Kau ngak akan melihat ku selama nya dan aku berharap kau bahagia ,tolong jaga anak kita . Aku mencintai mu dan akan selalu mencintai mu sampai kapan pun" ucap Teddy dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Aku berjanji pada mu,aku akan pergi jika kau yang meminta nya dan ini kan keinginan mu . Aku harap kau tidak menyesal,semoga kau bahagia selama nya " ucap Teddy dengan suara yang sudah serak,dia menahan agar air mata nya tidak turun .
Teddy pergi keluar dari ruangan itu,dia menghapus sudut mata nya yang sudah mulai terasa basah sedikit. Jantung nya berdebar dengan kencang,dia tidak menyangka jika dia akan kalah dengan papa mertua nya.
Saat didepan pintu ruangan milik petra,dia melihat papa nya petra tersenyum puas. Dia merasa menang melawan teddy,dia yakin jika anak nya akan bahagia kedepan nya .
"Selamat pa....keinginan papa terwujud,saya harap papa tidak menyesali nya " ucap Teddy yang menampilkan wajah datar nya
"teddy....kamu Tidak boleh pergi,jaga petra dan anak-anak kalian " ucap mama nya petra tapi kemudian dia terdiam saat suami nya sudah memberikan pelototan pada nya tapi dia tidak perduli sama sekali, dia hanya ingin kebahagiaan anak nya.
__ADS_1
"saya akan membawa marry pergi,saya yakin jika papa sudah menyiapkan semua nya dengan baik" ucap Teddy yang berjalan menjauh dari kedua mertuanya ,dia menuju ruangan bayi dan mengambil marry.
Seperti perjanjian nya pada papa mertua nya ,dia akan membawa marry bersama nya . Dia yakin jika petra akan bahagia bersama dengan keluarga nya ,dia juga yakin kalau anak nya akan di rawat dengan baik oleh kakek dan nenek nya .
Seminggu berlalu,petra masih terlihat lemas,dia tidak bergairah sama sekali. Selama keluar dari rumah sakit,dia begitu tak bersemangat sama sekali. Sesekali dia tersenyum saat dia menyusui anak nya martin,dia ingat ucapan papa nya yang mengatakan kalau marry anak perempuan nya meninggal karena serangan jantung.
Awalnya petra tak percaya,tapi akhirnya dia percaya saat dokter mengatakan hal itu,apalagi dia melihat sendiri anak nya sudah dibungkus oleh kain putih. Dia memang tidak melihat secara langsung wajah anak nya ,saat berada disana. Anak nya sudah di mandi kan dan bersiap untuk dikebumikan ,jadi dia hanya mengikuti proses nya saja sampai selesai.
Petra tidak menyangka kalau Teddy bisa berselingkuh dengan nya ,dia ingin sekali tidak mempercayai semua nya tapi semua bukti sudah ditangan petra. Apalagi setelah petra bercerai dengan teddy,wanita yang bernama kiara itu juga sudah berhenti bekerja diperusahaan nya membuat petra semakin kesal.
Perceraian nya berlangsung lancar,walaupun petra tidak menandatangani nya sama sekali tapi tetap saja semua nya sudah diatur oleh papa nya sehingga teddy hanya diam saja. Teddy juga tidak hadir dan menandatangani semua nya ,dia masih menganggap petra adalah istri nya . Terserah dengan hukum,dia tetap akan memberikan uang bulanan ke rekening bersama yang mereka buat .
Ucapan dan janji yang diberikan oleh Teddy membuat nya tidak yakin jika teddy mampu melakukan hal itu pada nya,dia menjadi penasaran dengan semua yang terjadi . Kembali dia mengingat ucapan teddy mengenai papa nya yang menginginkan perpisahan mereka,dia enggan untuk mengakui nya tapi dia juga ngak bisa diam saja . Dia ingin mencari tau kebenaran nya ,dia tidak ingin nantinya dia menyesal seperti yang dikatakan oleh Teddy.
Teddy bekerja seperti biasanya,dia menitipkan sang anak pada Cla. Arman dan Cla sudah mengetahui semuanya ,teddy mengatakan semua nya pada mereka karena dia tidak ingin anak nya di rawat oleh seorang pengasuh yang tidak dia kenal.
Saat pulang bekerja,teddy akan membawa marry pulang dan tidur besama nya . Setiap hari dia melakukan hal itu hingga kini usia Marry sudah dua bulan ,cla senang menjaga nya setiap hari karena Marry suka bermain dengan anak-anak nya Cla.
Teddy selalu membawa mobil milik arman,dia membawa marry untuk kembali ke rumah kecil yang dia kontrak. Saat ini teddy dan marry berada di toko obat untuk membeli susu dan minyak telon buat marry,teddy melihat seorang wanita yang sangat dia kenal keluar dari toko itu dengan menangis.
__ADS_1
"cari apa pak?" tanya seorang wanita yang berada dibalik etalase
"minyak telon dan susu bayi usia dua bulan " jawab Teddy dengan sopan
Wanita itu mengambilkan apa yang diminta oleh Teddy,teddy masih kepikiran dengan wanita yang dia yakin kalau wanita itu wanita yang dia kenal .
"Hmmm ....maaf mbak,wanita tadi membeli apa ?" tanya Teddy yang dimengerti oleh si penjual obat
"mbak itu beli obat untuk melancarkan datang bulan,dia bilang . Dia hampir dua bulan tidak datang bulan,kemarin saya suruh beli tes pack dan saat ini dia malah beli obat untuk melancarkan datang bulan" jelas wanita itu dengan pelan.
"saya rasa mbak itu ingin menggugurkan kandungan nya ,mungkin suami nya tidak menginginkan anak itu " jelas wanita itu dengan sedih
"apa dia sudah menikah ?" gumam teddy tadi masih didengar oleh wanita didepan nya itu.
"kata mbak nya sudah" jawab wanita itu dengan sopan
Teddy membayar semua belanjaan nya dan bergerak dengan cepat mengejar wanita yang dia yakin ,dia mengenal nya. Sambil menggendong marry ,dia berjalan menyusuri taman yang tak jauh dari toko obat itu .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘