
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Farid memilih untuk menunda nya, dia ingin membuat anak nya sehat dan kuat sehingga dia akan tetap bersama dengan anak nya selama dia ingin hingga putri lepas menyusu.
Farid merasa tubuh nya terasa panas saat melihat kemolekan sang istri,dia membuka semua pakaian nya dan menyisakan underware nya saja . Kemudian dia berjalan ke arah kamar mandi yang memang tidak terkunci, dia melihat kiara yang berdiri di shower karena memang kiara masih nifas.
Kiara tidak mungkin berendam,karena bagian sensitif nya masih berdarah sehingga dia memilih untuk berdiri di bawah shower saja. Dia menikmati setiap tetesan air yang jatuh ke atas kepala nya, dia merasa segar dan senang hingga akhirnya dia merasakan kalau ada seseorang dibelakang nya yang memeluknya dengan erat membuat nya terkejut .
"Eh....kok kamu disini ?" tanya kiara yang bingung karena suami nya masih berada di dalam kamar,bahkan ikut masuk kedalam kamar mandi membuat nya merasa sedikit kesal karena kini Farid meraba bagian sensitif nya yang masih berdarah.
Farid tidak merasa jijik sedikit pun,tapi kiara merasa malu . Dia sudah polos tanpa sehelai benang pun,walaupun kini Farid sudah menjadi suaminya tapi rasa malu tetap saja masih ada .
"mereka ingin mengajak ku berkumpul dan bercinta dengan wanita bayaran eksklusif, kenapa kau tidak melarang nya ?" jelas farid yang masih memeluk dan memainkan jari nya didaerah sensitif milik kiara yang masih berdarah.
Berdarah tapi karena berada dikamar mandi maka farid seperti sedang membersihkan darah di daerah sensitif itu,dia merasa senang melakukan nya . Membuat kiara menarik tangan farid agar tidak berlama-lama disana,apalagi tangan farid yang lainnya sudah meremas bongkahan kenyal miliknya.
Kiara memejamkan mata nya, remasan tangan farid terasa sakit juga nikmat. Dia merasakan bagian sensitif nya terasa gatal saat jari-jari milik farid memainkan pucuk dada nya dengan lembut,dia seperti ingin lebih tapi farid malah mendekatkan wajah nya dan menghisap nya dengan cepat membuat kiara meremas rambut farid .
__ADS_1
"manis,makasih sayang " ucap Farid dengan lembut.
Tubuh kiara meluruh ke lantai,dia sudah jongkok didepan batangan milik farid dan memasukan milik farid ke dalam mulut nya . Mulai memainkan ,menghisap dan mengurut milik nya dengan tangannya juga mulut nya hingga tak butuh waktu lama akhirnya ****** ***** milik farid keluar didalam mulut kiara.
Kiara tidak berani menelan nya,karena dia takut jika nanti nya anak nya ikut meminum nya melalui payudara nya. Dia membuang nya dan membersihkan mulut nya,kemudian dia melihat senyuman dibibir farid yang mengambang.
"terima kasih sayang,service mu begitu memuaskan " ucap Farid dengan lembut,kemudian menarik tubuh kiara keatas dan membantu kiara untuk mandi.
Setelah semua nya selesai,kiara dan farid keluar . Mereka memakai pakaian tidur dan tidur dengan tenang sambil berpelukan hingga pagi,walaupun hanya seperti itu saja tapi dia merasa senang.
Pagi nya, kiara dan farid sudah bersiap-siap untuk pulang kerumah mereka bersama dengan kedua orang tua dan ayah nya Kiara. Mama farid menggendong putri yang masih tidur, mereka berangkat pulang setelah saraoan di hotel.
"ma....rumah kami kan berada disebelah rumah mama,jadi menginap dirumah mama atau kembali kerumah kami seperti nya sama aja kan " jawab farid dengan kesal
Tadi nya farid ingin tinggal dirumah sederhana yang sudah lama dia beli ,tapi ternyata mama nya menyiapkan rumah disebelah nya. Mama farid membangun rumah di halaman samping rumah nya yang masih luas tanah nya ,dia membuat rumah sederhana seperti rumah milik farid yang sudah dia siapkan dari dulu.
Farid tidak bisa lagi berkata apa pun,dia tau kalau kedua orang tua nya ngak mau jauh dari putri. Makanya mereka membangun rumah disebelah nya ,karena farid ngak akan mau meninggalkan anak nya bersama kedua orang tua nya karena putri masih menyusu pada kiara.
__ADS_1
Farid bersedia membatalkan rencana bulan madunya demi anak nya bisa menyusu,jika tidak dia tidak akan mau membatalkan nya sama sekali. Dia ingin yang terbaik untuk anak dan istri nya ,dia akan menjaga dan melindungi mereka dengan baik.
Mama farid hanya bisa terkekeh kecil,dia senang dengan apa yang dia lakukan . Dia memang tidak ingin jauh dari putri,bahkan dia berniat membawa putri tinggal bersama nya saat putri tidak lagi menyusu pada kiara.
Mereka sudah berjalan menuju rumah utama keluarga farid,acara penyambutan untuk kiara dan ayah nya sudah disiapkan oleh kedua orang tua farid . Mereka ingin menyambut kedatangan kiara dan ayah nya ,juga cucu mereka dengan baik.
Tak lama mobil sampai tepat didepan halaman rumah utama keluarga farid,kiara dan ayah nya turun setelah supir farid membuka kan pintu mobil mereka.
Mata kiara melotot,begitu juga dengan Ayah nya. Mereka tidak menyangka jika sambutan dari keluarga farid sebegitu nya,karena seluruh pelayan berbaris di depan mereka. Berdiri saling berhadapan, seperti di film-film yang sering mereka tonton. Mereka tidak menyangka jika mereka bisa mendapatkan perlakuan spesial seperti ini.
Kiara merasa terkejut,banyak nya pelayan yang berada dirumah farid. Bisa dibilang ada sekitar sepuluh orang,dia menjadi bingung . Karena dari depan,rumah utama milik farid terlihat biasa saja. Untuk apa begitu banyak pelayan disana,makanya kamar merasa bingung dengan hal itu.
Tapi setelah masuk berdalam rumah itu,kiara tak bisa lagi mengatakan apa pun. Dari luar memang terlihat biasa,tapi ternyata didalam nya begitu besar dan mewah. Sehingga membuat kiara hanya bisa diam ,dia merasa senang diperlakukan seperti ratu
"Farid ,kamu antarkan kiara ke kamar milikmu lebih dulu. Kau dan kiara bisa pulang nanti malam setelah makan malam,jangan sekarang ucap mama nya farid dengan tenang ,kemudian dia melirik ke arah suami nya yang masih berdiri berdampingan dengan Ayah nya kiara.
"papa....antarkan ayah nya Kiara ke kamar nya,mama ingin menidurkan putri lebih dulu dan menyuruh pelayan untuk memasak makan siang yang baik untuk ibu yang menyusui anak nya. Kiara harus bisa makan yang baik dan bergizi agar anak nya bisa sehat dan kuat,mama ngak mau nanti nya anak-anak ku kekurangan gizi " jelas mama farid dengan tegas dan membuat farid tertawa dengan cukup keras
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘