
" lo kanapa" tanya dimas
"lo jangan banyak dulu
antar gua pulang" kata ku
"ya gua anterin lo pulang
tapi ada apa lo malam -malam pulang
ini kan ujan"kata dimas
"jenis ngusir gua karna dia baca chat lo
kenapa sih lo harus chat gua kaya gitu" kata ku
"gua akan ngomong ama jeni
kalau disini lo ga salah" kata dimas
"lo ga perlu ngomong karna percuma ajj akan
memperburuk keadaan" kata ku
"tapi jeni harus tau kalau lo ga salah" kata dimas
"udah lo jangan bahas ini lagi gua malas" kata ku
aku ingin cepat - cepet sampai rumah
satria masih ngikuti aku
karna dia masih penasaran aku naik mobil siapa
sampai depan rumah aku langsung turun
tak memperdulikan dimas aku pun ga mengucap kan kata trimakasih pada dimas
aku langsung masuk ke dalam rumah
"kamu kenapa de" tanya mbak puji
yang melihat ke adaan ku
Aku menceeitakan semua nya pada mbak puji
__ADS_1
karna aku selalu menceritakan semua pada mbak puji
mbak puji merasa marah karna aku diperlakuka seperti itu oleh jeni tapi mbak puji malah menenangkan aku
"mbak jangan sampai ayah dan bunda
tau ya" kata ku
"tenang ajj mbak ga akan ngomong" kata mbak puji
"makasih mbak" kata ku
"sekarang masuk kamar ganti baju nanti kamu sakit" kata mbak puji
"baik mbak" kata ku
mbak puji sengaja tidur dirumah ku karna ingin menemani aku
saking lelah akhir nya aku tertidur lelap
****
Dan pagi nya orang tua jeni pulang
jenis merasa lega karna aku sudah ga dirumah nya lagi
"masih pap" jawab jeni
"kamu bersikap baik kan ama satria
awas satria merasa ga nyaman selama dia dirumah ini" kata papa jeni
"tenang ajj jeni kasih pasilitas yang baik buat satria
di jamin satria pasti puas" kata jeni
"mudah - mudahan satria bisa buat kamu lupa
ama si dimas cowo kere itu" kata mama jeni
"ach mama kok bawa - bawa dimas sih" kata jeni
"mama ga suka ama dimas" kata mama jeni
satria keluar dari kamar nya dan ikut ngobrol dengan keluarga jeni
__ADS_1
satria lebih banyak diam
karna dia masih selalu ingat aku
orang tua jeni tau kalau telah terjadi sesuatu dirumah ini
waktu mereka ga dirumah
"apa selama papa mama pergi
putri nginep disini" tanya papa jeni
"ga pap" jawab jeni
jeni berbohong dan satria cuma diam
tak menyangkal ke bohongan jeni
"tumben ya pah biasa nya kalau kita pergi
kamu selalu ajalah putri nginep disini" kata mama
jeni
"putri nya ga mau" kata jeni
"ada apa ya
apa jangan - jangan putri sakit ya mah" kata papa jeni
"kita harus kesana pah "kata mama jeni
"mama, papa apa an sih
anak kalian itu aku bukan putri "kata jeni kesal
"jeni mama, papa udah anggap putri seperti anak jadi kamu ga usah meresa iri "kata papa jeni
orang tua jeni semakin curiga ada apa ini antara jeni dan aku ga biasa nya jeni bersikap seperti itu
yang biasa nya aku dan jeni selalu sama - sama
kini sikap jeni seperti tidak menyuka aku
orang tua jeni mengira kalau aku dan jeni sedang berantem
__ADS_1
😊😊😊
trimakasih