
Jeni dan dimas banyak ngobrol di sana
mereka sampai lupa dengan tujuan
mereka dan sesekali mereka berdebat
yoga menyaksi kan semua itu dan
yoga berpikir kalau di antara jeni dan dimas
masih ada cinta
akhir nya jeni dan dimas bisa berbaikan
meski hanya sebatas teman karena saat ini
dimas sedang menjalin hubungan dengan
wanita yang di jodoh kan oleh orang tua nya
tapi dimas sudah bisa mencintai nya
setelah beberapa hari yoga terlihat
berubah dia lebih banyak diam dan dia
juga memutus kan akan kembali dengan
alasan ada pekerjaan yang tak bisa di
selesai kan oleh asisten nya
"kerjaan apa sih sampai ga bisa di
tanganin oleh orang lain" tanya satria
"ada masalah di sana dan aku sendiri
yang harus menangani nya" kata yoga
"jeni apa kamu akan pulang dengan
yoga" tanya putri
karna putri sudah menyadari kalau di
anteran jeni dan yoga sedang ada
masalah
jeni diam tak menjawab pertanyaan
putri karna dia takut untuk berkata
"jeni pasti masih mau di sini" kata yoga
"kamu salah , aku ingin sekali ikut pulang
dengan kamu" kata hati jeni
__ADS_1
"baik lah aku ke kamar dulu karna besok
pagi - pagi aku harus berangkat" kata yoga
"baik lah " kata satria
yoga pergi ke kamar nya dan jeni pun
masuk ke kamar nya
di sana tinggal lah putri dan satria
"aku merasa kalau di antara mereka
sedang ada masalah" kata putri
"aku juga merasa kan itu , aku liat dari
Sikap yoga" kata satria
"pasti ini karna ke datangan dimas
dua hari yang lalu" kata putri
"putri apa sebaik nya kita pulang saja" kata
satria
"kembali ke sana lagi" kata putri
"ya kamu bisa kembali bekerja dan kalau
Rumah ku kamu bisa tinggal di rumah
kamu dulu" kata satria
putri diam dia memikir kan ajakan
satria
"gimana put , kita bisa sering ke sini
untuk berjirah ke makan keluarga kamu
aku kan selalu menemani kamu" kata satria
"iya sebaik nya aku ikut kamu
untuk apa aku di sini sendiri hanya akan
membuat aku sakit hati" kata putri
putri memutus kan untuk ikut dengan
Satria dan kembali bekerja di perusahaan
satria
awal nya putri ingin menjual rumah nya
__ADS_1
tapi satria melarang nya
satria mengusul kan agar rumah putri
untuk di kontrak kan
"putri jangan pernah pergi menjauh lagi
aku kan selalu menunggu sampai kamu
siap" kata satria
"aku masih butuh waktu" kata putri
"aku kan selalu menunggu sampai
waktu itu tiba" kata satria
satria dan putri masih ngobrol dan
saat ini satria dan putri sedang merencana
kan untuk menyatu kan yoga dan
jeni lagi
"gimana kalau kita yang memberi
kan syarat pada mereka" kata putri
"syarat apa" tanya satria
"seperti syarat yang dia ajukan jeni
pada kita" kata putri
"iya itu ide bagus, kita akan menikah
tapi jeni dan yoga harus menikah
duluan" kata satria
"iya " kata putri
"ya sudah kita coba nanti , kita atur
Rencana Kita di sana" kata satria
"sekarang kita mending siap - siap
dan aku akan bicara pada jeni" kata putri
lalu satria dan putri masuk ke kamar
masing - masing untuk memberi tahu
jeni dan yoga
😊😊😊😊😊
__ADS_1
Trimakasih