Cinta Putri

Cinta Putri
59


__ADS_3

Putri dan satria terkejut melihat jeni dan


yoga lah yang datang ke rumah putri


mereka bener - bener menyusul putri


"kalian kaget ya " kata yoga


"ngapain ke sini" kata satria


jeni memeluk putri sambil menangis


karna jeni ga pernah berubah kalau


lagi seneng atau sedih pasti dia


selalu memeluk sambil nangis


banyak yang ingin satria tanya kan tapi


waktu melihat jeni yang menangis


satria mengajak masuk karena


ga enak harus ngobrol di luar jadi satria


memilih untuk ngobrol di dalam


"mbak puji, bunda dan ayah mana kok


sepi" tanya jeni


yang sudah tak menangis lagi


jeni merasa heran kenapa rumah putri


sangat sepi padahal ini belum terlalu malam


biasa nya jam segini keluarga putri masih nonton


tv di ruangan yang ada tv nya


"mereka sudah meninggal jen" jawab putri


"jangan becanda ini ga lucu" kata jeni


"aku ga becanda jen , sebelum aku pindah


kerja mereka kecelakaan dan meninggal


di tempat kejadian" kata putri


"selama ini kamu menutupi nya dari aku


kenapa put"kata jeni


"karna aku ga mau mengingat nya


itu pengalaman terburuk buat aku


aku ga mau mengingat kejadian pahit

__ADS_1


itu" kata putri


"apa yang terjadi dengan mereka" tanya jeni


"mereka kecelakaan jen" kata putri


putri dan jeni kembali berpeluk kan


dan menangis


satria dan yoga pun merasa sangat


sedih melihat nya


apa lagi selama ini putri hidup sendiri


menjalani ke hidupan nya


jeni dan putri banyak bercerita


tak ada yang putri sembunyi kan lagi


tentang dia dan keluarga nya


"sekarang mending kalian istirahat


besok baru lanjut ngobrol nya


ini udah sangat malam" kata satria


"iya dari tadi kalian nangis terus


mata sudah bengkak gitu" kata yoga


"apa jangan - jangan kalian mau begadang


dan kalian bisa liat besok pagi mata kalian


bengkak parah" kata yoga


"nyesel aku ngajak kamu ke sini,


tau gini aku pergi sendiri"kata jeni


"aku ga kan membiar kan wanita yang


aku cinta pergi sendiri" kata yoga


"mulai lagi deh" kata jeni


"udah jangan ribut terus kita masuk


kamar" kata satria


"aku tidur sama kamu ya put" kata jeni


"iya , kalian tidur di kamar tamu ajj ya


itu di sebelah kiri" kata putri


"jadi kita tidur di kamar yang sama"

__ADS_1


kata yoga


"kalau mau tidur sendiri di hotel ajj


sana" kata jeni


"bisa ajj nih" kata yoga


"udah ribut mulu ada pak rt di suruh


pergi kalian" kata satria


"pak rt" kata jeni dan yoga


bicara bersamaan


"tadi ajj aku harus bohong agar aku


ga di usir" kata satria


"bohong gimana" kata yoga


"aku harus bilang aku suami nya putri


baru pak rt pulang" kata satria


"itu mah ngarep" kata jeni


karna jam sudah menunjuk kan


pukul 2:30 akhir nya mereka memutus


kan untuk tidur


jeni tidur di kamar yanga sama di kamar


putri


sementara satria dan yoga tidur di kamar


tamu


meski rumah putri sederhana tapi cukup


luas dan ada beberapa kamar


"aku ga nyangka ternyata selama ini


putri sangat tertutup dan karena ke


jadian yang menimpa nya" kata satria


"aku bisa merasa kan gimana sulit nya


putri menjalani ke hidupan nya" kata yoga


yoga dan satria bukan nya tidur mereka


malam ngobrol karna mereka ga menyangka


kehidupan putri seperti ini

__ADS_1


😊😊😊😊😊


Trimakasih


__ADS_2