
Satria ikut terbangun karna dia mendapat
pelukan dari putri
karna suasana kamar hotel itu sangat gelap
jadi tak terlihat kalau mereka sama - sama
sudah bangun
mereka masih menikmati kenyamanan
yang mereka dapat kan
tapi tak ada yang berani bersuara
Satria membeli rambut putih dan meraba
wajah putri putri memejam kan mata nya
karna putri takut satria tau kalau
dia sudah bangun
Tangan satria meraba bibir putri
"tuhan apa mungkin kau akan
mengabuk kan doa ku
aku ingin sekali memiliki nya
aku sangat mencintai nya
jadi kan wanita yang ada di samping ku
sebagai pendamping hidup ku
aku mohon tuhan" kata satria
Satria berbicara sangat pelan tapi
itu terdengar jelas oleh putri
Putri bisa mendengar kalau doa
yang satria panjat kan itu sungguh - sungguh
meski dia tak bisa melihat nya
Putri tak ingin terlalu lama terbuay
dengan rasa nyaman yang satria
beri kan dia merubah posisi tidur
nya dan mengeliat
itu membuat satria kaget dan satria
buru pindah tidur ke sofa
karna dia ga mau putri tau kalau
dia tidur di sana
Putri bangun karna dia ga bisa Menahan
lagi perut nya yang laper
__ADS_1
"pak"pangil putri
karna dia ga bisa melihat satria
dan dia ga bisa jalan dalam ke gelapan
"Satria"panggil putri
"apa" kata satria
"aku bisa minta tolong ,
tolong nyala kan lampu nya
aku ga bisa liat"kata putri
"iya sebentar"kata satria
satria bangun dan jalan untuk
menyala kan lampu
setelah lampu menyala putri
duduk di atas tempat tidur
"kenapa"tanya satria
"laper"jawab putri
yang entah kenapa malam ini putri
sedikit bersikap manja pada satria
padahal sebelum nya putri
satria jalan mendekati putri dan
berdiri tepat di hadapan putri
Satria membeli rambut putri
"mandi dulu sana , sudah itu kita
keluar cari makan"kata satria
"sebentar aku masih pusing"kata putri
karna dia masih duduk di atas tempat
tidur
Satria yang tadi nya berdiri di hadapan
putri sekarang satria jongkok tepat
di hadapan putri sambil memegang
ke dua tangan putri
"kalau kamu masih cape biar aku ajj
yang beli keluar kamu tunggu di sini
kamu mau makan apa" tanya satria
"aku ga mau di sini sendiri , aku ikut
kita cari makan sama - sama" kata putri
__ADS_1
"iya sudah kalau itu mau kamu"kata satria
"tunggu sebentar aku mandi dulu"kata putri
sambil bangun dan satria pun ikut
bangun
dengan replek satria mencium kening
Putri dan putri pun membiar kan
nya
"iya udah sana mandi jangan pake air
dingin mandi pake air hangat"kata satria
"siap bos"kata putri
lalu putri jalan menuju kamar mandi
lama sekali satria menunggu putri
mandi
tapi dia tetap sabar menunggu nya
dalam waktu 45 baru putri keluar dari
kamar mandi sudah menguna kan
pakai lengkap karna putri
selalu membawa baju ganti
ke kamar mandi
"maaf lama"kata putri
"ga apa - apa"kata satria
setelah selesai mereka berdua
langsung berangkat untuk mencari
makan malam
di sebuah restoran mereka
menyantap makan malam mereka
malam ini mereka terlihat sangat dekat
bahkan di sana mereka banyak
ngobrol dan bercanda
Satria bisa melihat kembali tawa
dari Bibir putri
itu sudah sangat cukup membuat
Satria bahagia
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1