Cinta Putri

Cinta Putri
37


__ADS_3

Sampai di sebuah hotel mereka memesan


dua kamar tapi sayang nya cuma ada satu


kamar yang tersisa


"kita cari hotel lain ajj ga mungkin kan


kita tidur sekamar"kata satria


"iya"kata putri


mereka hendak keluar dari hotel itu


tadi di luar hujan sangat deres angin


pun sangat kencang di tambah petir


"gimana ini aku ga mau takut"kata putri


"kita nginep di sini ajj biar aku yang


tidur di sofa aku liat kamu juga


sudah sangat lelah dan perlu istirahat


"kata satria


Putri tak bisa menolak karena dia sudah


sangat takut melihat ke adaan di luar sana


"kita ambil kamar nya"kata satria


setelah mendapat kan kunci mobil


mereka langsung jalan menuju


kamar itu


sampai di kamar mereka langsung


masuk putri lebih dulu mandi


karna dia ingin cepat - cepat istirahat


setelah putri keluar satria yang mandi


karna di sudah ke gerahan


waktu satria keluar dari kamar mandi


satria melihat putri sedang duduk di sofa


"kenapa ga istirahat "kata satria


"belum ngantuk pak"kata putri


"bukan nya kita sudah sepakat kalau


di luar pekerjaan kita akan menyebut

__ADS_1


nama" kata satria


"itu kan perjanjian bapak dengan yogi


bukan dengan saya"kata putri


satria duduk di samping putri


dia duduk sangat deket


membuat putri risih


"bisa ga bapak duduk ga sedekat ini


bukan nya bapak punya istri hargai


istri bapak di rumah" kata putri


"dia kan di rumah ga kan tau"kata satria


"dasar laki - laki"kata putri


"kenapa dengan laki - laki" tanya satria


"bapak menjauh ga "kata putri


"berhenti sebut aku bapak karena kamu


bukan anak ku" kata satria


"tapi anda bos saya" kata putri


"bos itu di tempat kerja sekarang


"sejak kapan kamu jadi mesum seperti


ini"kata putri


"semenjak hari ini" kata satria


"jauh - jauh dari saya"kata putri


"aku akan jauh - jauh dari kamu asal


kamu berhenti panggil aku bapak"kata satria


"baik lah satria" kata putri


satria berdiri sambil tertawa


karna dia merasa lucu melihat wajah


putri yang ketakutan


"kita akan makan malam di mana" tanya satria


"aku mau di sini karna aku ga mau ada yang


melihat kita nginep di kamar yang sama


aku ga mau jadi fitnah"kata putri

__ADS_1


"buat aku ga masalah kalau ada yang


memfitnah kita aku malah seneng"kata satria


"senang bagi mana"kata putri


"kan kita bisa menikah"kata satria


"bagai mana mungkin aku menikah dengan


laki - laki yang sudah punya istri


aku ga sudi jadi jadi pelakor"kata putri


Satria tertawa sambil mengacak - ngacak


rambut putri


"Rambut aku jangan di acak - acak gini"kata putri


Satria dengan lembut merapih kan rambut


putri perlahan satria mebelai nya dan mencium


kening putri


melihat putri diam tak menolak satria


melanjut kan ciuman nya ke pipi dan


berlabu di bibir putri


putri masih dia membiar kan satria


mencium nya


dengan lembut satria mencium bibir putri


Putri membalas ciuman itu dan mempererat


peluk kan nya


tapi setelah agak lama putri tersadar


dengan apa yang dia lakukan dengan


satria adalah kesalahan


Putri mendorong tubuh satria dan


langsung berlari ke kamar mandi


karna dia merasa sangat bersalah


pada sahabat nya jeni


di dalam kamar mandi putri


Menangis dan terdengar jelas oleh satria


😊😊😊😊😊

__ADS_1


Trimakasih


__ADS_2