
Sampai di sebuah hotel mereka memesan
dua kamar tapi sayang nya cuma ada satu
kamar yang tersisa
"kita cari hotel lain ajj ga mungkin kan
kita tidur sekamar"kata satria
"iya"kata putri
mereka hendak keluar dari hotel itu
tadi di luar hujan sangat deres angin
pun sangat kencang di tambah petir
"gimana ini aku ga mau takut"kata putri
"kita nginep di sini ajj biar aku yang
tidur di sofa aku liat kamu juga
sudah sangat lelah dan perlu istirahat
"kata satria
Putri tak bisa menolak karena dia sudah
sangat takut melihat ke adaan di luar sana
"kita ambil kamar nya"kata satria
setelah mendapat kan kunci mobil
mereka langsung jalan menuju
kamar itu
sampai di kamar mereka langsung
masuk putri lebih dulu mandi
karna dia ingin cepat - cepat istirahat
setelah putri keluar satria yang mandi
karna di sudah ke gerahan
waktu satria keluar dari kamar mandi
satria melihat putri sedang duduk di sofa
"kenapa ga istirahat "kata satria
"belum ngantuk pak"kata putri
"bukan nya kita sudah sepakat kalau
di luar pekerjaan kita akan menyebut
__ADS_1
nama" kata satria
"itu kan perjanjian bapak dengan yogi
bukan dengan saya"kata putri
satria duduk di samping putri
dia duduk sangat deket
membuat putri risih
"bisa ga bapak duduk ga sedekat ini
bukan nya bapak punya istri hargai
istri bapak di rumah" kata putri
"dia kan di rumah ga kan tau"kata satria
"dasar laki - laki"kata putri
"kenapa dengan laki - laki" tanya satria
"bapak menjauh ga "kata putri
"berhenti sebut aku bapak karena kamu
bukan anak ku" kata satria
"tapi anda bos saya" kata putri
"bos itu di tempat kerja sekarang
"sejak kapan kamu jadi mesum seperti
ini"kata putri
"semenjak hari ini" kata satria
"jauh - jauh dari saya"kata putri
"aku akan jauh - jauh dari kamu asal
kamu berhenti panggil aku bapak"kata satria
"baik lah satria" kata putri
satria berdiri sambil tertawa
karna dia merasa lucu melihat wajah
putri yang ketakutan
"kita akan makan malam di mana" tanya satria
"aku mau di sini karna aku ga mau ada yang
melihat kita nginep di kamar yang sama
aku ga mau jadi fitnah"kata putri
__ADS_1
"buat aku ga masalah kalau ada yang
memfitnah kita aku malah seneng"kata satria
"senang bagi mana"kata putri
"kan kita bisa menikah"kata satria
"bagai mana mungkin aku menikah dengan
laki - laki yang sudah punya istri
aku ga sudi jadi jadi pelakor"kata putri
Satria tertawa sambil mengacak - ngacak
rambut putri
"Rambut aku jangan di acak - acak gini"kata putri
Satria dengan lembut merapih kan rambut
putri perlahan satria mebelai nya dan mencium
kening putri
melihat putri diam tak menolak satria
melanjut kan ciuman nya ke pipi dan
berlabu di bibir putri
putri masih dia membiar kan satria
mencium nya
dengan lembut satria mencium bibir putri
Putri membalas ciuman itu dan mempererat
peluk kan nya
tapi setelah agak lama putri tersadar
dengan apa yang dia lakukan dengan
satria adalah kesalahan
Putri mendorong tubuh satria dan
langsung berlari ke kamar mandi
karna dia merasa sangat bersalah
pada sahabat nya jeni
di dalam kamar mandi putri
Menangis dan terdengar jelas oleh satria
😊😊😊😊😊
__ADS_1
Trimakasih