Cinta Putri

Cinta Putri
60


__ADS_3

Pagi - pagi putri sudah bangun dia sengaja


pergi ke pasar sendiri untuk membeli bahan


makanan karena dia ingin membuat kan


sarapan untuk satria , jeni dan yoga


putri sengaja jalan kaki karna dia ingin


menikmati suasana pagi dan dia ingin


mengenang masa lalu di tempat - tempat


yang dulu sering dia datang


setiba nya di pasar putri membeli semua


yang dia butuh kan


"ternyata pasar ini banyak sekali berubah


aku sampai tidak mengenali nya


lagi" kata hati putri


dan waktu putri selesai belajar putri


bertemu dengan dimas


mantan pacar jeni yang dulu mencintai


putri


"kamu putri kan" kata dimas


"iya " kata putri


"aku ga percaya bisa ke temu kamu lagi


di sini" kata dimas


putri cuma tersenyum karna dia


sendiri bingung harus berkata apa


di sana putri dan dimas cukup lama


ngobrol karna dulu putri pernah bilang


pada dimas ga akan kembali lagi ke kota ini


karna putri tidak mau mengingat - ngingat


kenangan pahit nya


"aku antar kamu pulang ya" kata dimas


"ga usah aku mau jalan kaki ajj" kata putri


"boleh aku main ke rumah" kata dimas


"boleh" jawab putri


putri pulang berjalan kaki karna masih


sangat pagi jadi lebih enak untuk jalan


kaki

__ADS_1


dimas hanya bisa melihat kepergian


putri karna dimas tidak bisa memaksa


putri


putri sampai rumah dia langsung masuk


ke dapur karna suasana rumah masih


sangat sepi karna belum ada yang


bangun


putri memulai masak untuk sarapan


dia membuat banyak makanan


selesai masak putri langsung mandi


tapi masih belum ada yang bangun


padahal sudah jam 8


terpaksa putri membangun kan jeni


putri masuk ke kamar untuk membangun


kan jeni dan menyuruh mereka sarapan


"jen bangun" kata putri


"masih ngantuk" kata jeni


"udah jam 8 sarapan dulu" kata putri


ada kuliah pagi" kata jeni


"ngigo nih anak cepat bangun" kata putri


"di mana ini "kata jeni


putri tertawa melihat jeni yang linglung


karna dia lupa kalau dia berada di rumah


putri


"jahat orang bingung malah di ketawain"


kata jeni


"abis kamu lucu masa lupa sekarang


lagi di mana" kata putri


"hehehe. .. laper ach" kata jeni


"ga mandi dulu" kata putri


"ga nanti ajj di sini dingin" kata jeni


jenu dan putri jalan menuju meja makan


saat mereka sampai di sana sudah ada


Satria dan yoga duduk di meja makan


menunggu putri dan jeni untuk sarapan

__ADS_1


"udah siap ajj" kata jeni


"lama amat sih sayang kita udah laper"kata


yoga


"sayang pala lo peang"kata jeni


"udah jangan ribut lagi kita makan"kata satria


mereka memulai sarapan mereka terlihat


Lahap menyantap makanan yang di masak


oleh putri


"nanti kalau kita sudah menikah


kamu masakin sarapan juga ya


buat aku sebelum aku berangkat


kerja" kata yoga


"jangan Halu terus deh siapa juga


yang mau nikah sama kamu" kata jeni


"kamu lah sayang yang akan jadi


istri aku" kata yoga


"aku ga mau " kata jeni


"aku nunggu sampai Kamu mau" kata yoga


"sudah lah jen, terima ajj Lamaran yoga"


kata satria


"ya bener terima ajj" kata putri


"tuh kan kakak sama kakak ipar ajj


sudah meretui Kita " kata yoga


"apa - apa sih main restuin - restuin ajj


kalian ajj masih belum ngambil ke putusan


aku masih dengen ke putusan ku yang


sama ga perlu aku kata kan lagi kan


karna kalian sudah tau" kata jeni


Satria dan putri cuma bisa diam mendengar


perkataan jeni


satria tak bisa memaksa putri karena dia


tau apa penyebab putri belum siap


menerima nya


😊😊😊😊😊


Trimakasih

__ADS_1


__ADS_2