Cinta Putri

Cinta Putri
68


__ADS_3

Jeni dan yoga sampai di rumah jeni


mereka seperti enggan untuk berpisah karna


mereka sudah tidak bisa berdekatan lagi


seperti dulu


Satria dan putri sudah menunggu di teras


depan karna mereka sangat mencemas


kan ke adaan jeni


"thanks udah nganterin jeni" kata satria


Satria menyuruh putri untuk mengajak


jeni ke kamar nya karna satria takut ibu


nya tau kalau jeni pulang malam


sementara satria ngobrol dengan yoga


di teras depan


sedang kan putri membawa jenis masuk


ke kamar nya


"kamu istirahat ya" kata putri


tiba - tiba jeni memeluk putri sambil


menangis


"sebenar nya apa yang sudah terjadi


kamu punya masalah apa" tanya putri


"ga apa - apa" jawab jeni


jeni masih terus menangis dan putri


tidak mau terus memaksa nya


Putri membiar kan jeni tenang dulu


setelah itu baru dia bertanya pada jeni


"sudah ya jangan nangis lagi" kata putri


"put ternyata yoga sudah punya pacar


dan Dalam waktu dekat ini yoga akan


menikah" kata jeni


"apa ,,, itu ga mungkin" kata putri


"aku juga ga percaya tapi itu kenyataan nya

__ADS_1


Yoga sudah ga cinta sama aku" Kata jeni


" kamu yang sabar ya jen, aku yakin semua


ini ga bener" kata putri


"yoga yang mengata kan nya" kata jeni


Putri masih menenang kan jeni


tapi putri masih ga yakin kalau yoga


punya pacar dan akan menikah


semua ini pasti salah


*


*


*


*


Seminggu sudah berlalu putri masih


mencari tau siapa pacar yoga yang jeni cerita


kan itu tapi putri belum menemu kan


jawaban nya karna yoga tak pernah


dekat dengan prempuan kecuali sekertaris


dengan adik sepupu nya yoga


tidak mungkin kan yoga pacaran dengan


istri sodara nya


" kamu lagi mikirin apa" tanya satria


"ga mikirin apa - apa" jawab putri


"mikirin kapan kamu nikah" kata satria


"ihk apaan sih" kata putri


"kalau kamu mau sekarang pun aku


siap nikahi kamu" kata satria


"kalau udah bahas ini kepala aku suka


pusing "kata putri


"pusing kenapa" tanya satria


"pusing kepala lah" jawab putri


"kamu ga perlu pusing biar semua aku

__ADS_1


yang urus" kata satria


"kita ga mungkin nikah sementara ke


adaan jeni seperti ini" kata putri


"aku juga kasian liat jeni" kata satria


"ga mungkin kan kita berbahagia di atas


ke sedihan jeni" kata putri


"iya aku tau" kata satria


"kalau tau jangan ngomongin yang itu - itu


terus dong" kata putri


Satria masih ngobrol dalam perjalanan


menuju tempat miting karna siang itu


mereka akan miting di luar kota


sementara di tempat lain jeni sedang


Jalan ke sebuah restoran


karna semenjak ke jadian malam minggu


itu jeni sering pergi sendiri dan


dia pun jadi sangat pendiam


jeni duduk di kursi paling pojok karna dia ga


mau di tempat yang terlalu rame


setelah pesanan jeni datang jeni melihat


yoga datang bersama seorang perempuan


dan mereka pun makan siang di sana


mereka terlihat sangat akrab


jeni melihat mereka berdua dari ke jauhan


"apa itu perempuan yang yoga maksud"


kata jeni


hati jeni sangat sakit ingin rasa nya jeni


menangis dan datang menghampiri


yoga dan prempuan itu


tapi sayang jeni buka siang - siapa yogi


dan jeni tidak bisa melakukan nya

__ADS_1


😊😊😊😊😊


Trimakasih


__ADS_2