
"waktu aku datang ke rumah jeni dulu
awal nya aku juga ga tau kalau jenis itu
adik aku, tapi setelah aku kembali lagi
pulang dan ada kesalahan pahaman
diantar kita dulu aku dan jeni dan orang
tua nya datang ke rumah aku lalu
ke dua orang tua kami mencerita kan
semua kalau aku dan jeni kakak beradik
Orang tua jeni sejak meninggal tidak
mempunyai anak karena orang tua ku
kasian pada mereka akhir nya orang tua
ku memberi kan jeni pada orang tua nya
jeni "kata satria
banyak yang satria cerita kan tentang
diri nya dan jeni kenapa mereka bisa
di asuh oleh orang tua yang berbeda
semua satria cerita kan tak ada sedikit
pun yang satria lewat
karna satria tak ingin putri salah paham
lagi dengan nya
"sekarang kamu percaya kan sama
aku kalau aku belum menikah apa
lagi menikah dengan jeni"kata satria
"ya aku percaya"kata putri
"Bagus lah kalau kamu percaya
karna kalau aku sudah menikah
aku ga kan pernah mau nginep
dengan cewe satu kamar dan aku
juga ga kan pernah berani memeluk
apa lagi mencium cewe lain selain
istri aku"kata satria
__ADS_1
"terus sekarang mentang - mentang
kamu belum menikah jadi kamu
bisa se enak nya mengajak aku
nginep satu kamar dan kamu se enak
nya meluk dan mencium aku"kata putri
"ga seperti itu kamu jangan salah paham
lagi"kata satria
"lalu apa jangan mentang - mentang
kamu bos aku, kamu bisa seenak nya
memperlaku kan aku"kata putri
"ya tuhan kenapa harus kembali salah
paham lagi" kata satria
Satria tak mengerti apa yang harus
dia kata kan lagi pada putri agar putri
tidak salah paham lagi ke pada nya
dan bagi mana cara satria membukti
dari dulu sampai sekarang tidak
pernah berubah perasaan nya pada
putri
"aku akan mengundur kan dari
dari perusahaan kamu" kata putri
"aku ga kan pernah mengijin kan itu
kamu harus tetap bekerja di perusahaan
aku , kami boleh berhenti kalau
kamu sudah jadi istri aku" kata satria
"jangan pernah mimpi , aku ga kan
pernah jadi istri kamu" kata putri
"kenapa bukan nya kamu masih
mencintai aku dan kamu masih
memiliki perasaan yang sama dengan
apa yang aku rasa kan" kata satria
__ADS_1
" cukup ya satria kamu mempermain
kan aku , sudah cukup dulu kamu
mempermain kan dan meninggal
kan luka di hati aku"kata putri
"dulu aku sangat bersalah sama
aku dan sekarang aku akan
menebus ke salah aku "kata satria
"itu sudah sangat terlambat
luka ini ga kan pernah bisa
terobati aku sudah sangat sakit
dengan apa yang kamu lakukan dulu
sudah lah kamu jangan mengungkit
nya lagi"kata putri
"maafin aku , aku akan menebus
semua kesalahan aku aku harus
apa , aku akan melaku kan apa
pun demi kamu" kata satria
"lupa kan aku" kata putri
"itu ga mungkin , aku ga kan bisa
melupa kan kamu"kata satria
"kamu pasti bisa"kata putri
"kalau aku tau bagai mana cara aku
melupa kan kamu mungkin dari dulu
aku sudah melaku kan nya
tapi bertahun aku mencoba nya
aku ga bisa semakin keras aku
mencoba nya semakin aku
mengingat dan merindu kan kamu"kata
Satria
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1