
Masih teringat jelas perkataan jeni
di telinga putri
kalau ke bahagian nya adalah melihat
dia dan satria bersatu
tapi putri tak bisa berbuat apa - apa lagi
dia masih takut untuk kembali dengan
Satria lagi selain rasa ragu dengan hati nya
dia juga masih ingat perkataan kakak dan
Orang tua nya
di tempat lain jeni di jemput yoga
ke kampus nya
"kenapa cemberut terus" tanya yoga
"putri mau pulang dan dia ga akan
tinggal lagi di rumah" kata jeni
" kamu yang sabar ya" kata yoga
"aku harus berbuat apa lagi untuk
mempersatu kan mereka" kata jeni
"kalau putri belum bisa membuka hati
nya lagi untuk satria itu sangat sulit
karna apa yang kita lakukan akan
jadi percuma" kata yoga
"itu semua karna aku" kata jeni
"sudah lah kamu jangan menyalah
kan diri kamu sendiri terus" kata yoga
"tapi semua salah aku" kata jeni
jeni menangis karna menyesali semua
ke salahan nya di masa lalu
yoga berusaha menenang kan jeni
"sudah ya jangan nangis lagi aku akan
selalu membantu kamu" kata yoga
__ADS_1
"tapi kita akan berbuat apa" kata jeni
"nanti aku pikir kan cara nya "kata yoga
mereka masih ngobrol di perjalanan
menuju pulang ke rumah jeni
yoga pun masih memikir kan apa
rencana yang harus dia lakukan untuk
menyatu kan satria dan putri lagi
dalam waktu 30 menit mereka sampai
di rumah jeni dan mereka melihat
putri dan satria sudah berdiri di teras
depan ada satu koper di dekat putri
jeni turun dari mobil di ikuti oleh yoga
"maksud nya apa ini" tanya jeni
"aku mau pulang jen" jawab putri
"Pulang" kata jeni
Merasa kaget karna putri akan pulang
"iya aku mau pulang" kata putri
"kamu jahat put" kata jeni
jeni lari menuju kamar nya sambil
menangis
putri mengejar nya
"bagai mana ini" kata yoga
"biar mereka menyelesai kan sendiri
kita tunggu di sini ajj" kata satria
"dari tadi jeni menangis karna dia
ga mau putri pulang" kata yoga
"aku sudah ga bisa berbuat apa - apa
lagi" kata satria
satria dan yoga masih ngobrol sambil
menunggu jeni dan putri ngobrol
__ADS_1
di dalam kamar jeni
"jen" panggil putri
"kenapa kamu ke sini bukan nya kamu
mau pulang" kata jeni
"aku ga bisa pulang kalau kamu seperti
ini" kata putri
"apa aku harus senang kalau sahabat
aku pergi ninggalin aku" kata jeni
"kita kan bisa ke temu lagi kamu bisa
ke sana ngunjungi aku dan aku juga bisa
main ke sini" kata putri
"kamu bohong kalau kamu sudah pulang
kamu ga mungkin ke sini lagi" kata jeni
"aku janji aku akan main ke sini aku ga
akan melupakan kebaikan kamu dan
ibu" kata putri
"aku ga percaya sama janji kamu" kata jeni
"sejak kapan aku suka ingkar janji sama
kamu "kata putri
karna putri ga pernah sekali pun ingkar
janji pada putri sahabat nya
"aku kan tinggal bukan di luar bumi
jadi kita akan sering ketemu" kata putri
putri masih terus berusaha meyakin kan
jeni meski jeni ga bisa sepenuh nya
mengijin kan putri pulang tapi dia juga ga
bisa egois karna harus menghormati
ke putusan putri
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1