
jeni turun dari taxi berniat untuk mengantar
kan makan siang untuk yoga
karna yoga semalam sudah membuat kan
nya nasi goreng
jeni jalan memasuki kantor di mana yoga
kerja di sana
semua karyawan sudah mengenal jeni
sebagai calon istri yoga bos nya
"Selamat siang mbak jeni" sapa salah satu
karyawan yoga
"Selamat siang" jawab jeni
jeni sangat ramah dan baik
maka nya semua karyawan yang
bekerja di sana menyukai jeni
"yoga nya ada kan"tanya jeni
"ada mbak , pak yoga belum keluar
makan siang"jawab nya
"trimakasih ya" kata jeni
"sama - sama mbak" kata nya
lalu jeni melanjut kan langkah nya
menuju ruangan yoga
untuk mengantar makan siang
pada waktu sampai di depan pintu
ruangan yoga
jeni mendengar suara orang ngobrol
di dalam ruangan itu
dan sesekali terdengar suara tawa
jelas terdengar kalau dalam ada
seorang wanita
jeni masuk tampa mengetuk pintu
benar ajj di sana yoga sedang
__ADS_1
berduaan dengan seorang wanita
dan wanita itu adalah lusi
yoga kaget melihat jeni karna yogi
takut jeni akan salah paham
tapi beda dengan lusi dia malah
semakin mendekati yoga
sengaja ingin membuat jeni marah dan
cemburu
tapi jeni malah jalan mendekati yoga
dan menaruh makanan yang dia bawa
di meja di depan yoga dan lusi
"makan dulu sayang" kata jeni
jeni menyiap kan makan siang untuk yoga
dan yoga merasa lega karena jeni ga marah
pada nya jeni malah bersikap sebaliknya nya
jeni duduk di samping yoga dan
hampir mengeser lusi
"makanan kesukaan kamu lah" jawab jeni
"kamu tau ajj kalau hari ini aku lagi mau
makan ini" kata yoga
"ya tau lah" kata jeni
"kalau tau kamu mau makan ini tadi
aku bawain pas mau ke sini" kata lusi
"ga perlu repot - repot mbak
bawain yoga makan siang udah ada
aku yang bawain" kata jeni
"dia kenapa sih kaya nya ga suka aku
ada di sini" kata lusi
lusi bersikap manja pada yoga berharap
yoga membela nya
"Bagus lah kalau sadar" kata jeni
__ADS_1
"sayang" kata yoga
mereda kaj emosi jeni karna yoga tau
kalau saat ini jeni sedang marah tapi jeni
berusaha menyembunyi kan ke marahan nya
yoga memakan makan siang nya
dan lusi sama sekali ga pergi
dari ruangan yoga
lusi menyaksi kan kemesraan yogi dan jeni
"kamu bener - bener mencintai jeni aku
bisa liat itu , dulu waktu kita sama - sama
kamu ga pernah memperlaku kan aku
seperti ini" kata hati lusi
"nih orang ga tau malu apa gimana sih
kenapa masih betah ajj di sini " kata hati jeni
" si lusi kenapa ga pergi bikin masalah ajj
masa harus gua usir biar dia pergi" kata
hati yoga
mereka bertiga sibuk dengan pikiran
mereka masing - masing
"sayang tolong ambilin aku tisu" kata yoga
jeni dan lusi memberi kan tisu yang yoga
minta secara bersamaan
itu membuat yoga kaget dan serba salah
"sebenar nya yang kamu panggil sayang
itu siapa sih" tanya jeni
jeni mulai kesel dengan sikap lusi
"ya kamu lah sayang" kata yoga
yoga mencium kening jeni lusi masih
belum sadar juga kalau sekarang
lusi udah ga ada arti nya lagi di ke
hidupan yoga
__ADS_1
😃😃😃😃😃
Trimakasih