
Jam 8 pagi mereka sudah bersiap - siap
untuk berangkat ke kota xx
Satria satu mobil dengan putri
sementara jeni ikut di mobil yoga
"semoga mereka bisa kembali seperti
dulu lagi" kata putri
"iya semoga saja"kata satria
mereka berangkat karna lumayan jauh
perjalanan yang harus mereka tempuh
di dalam mobil yoga sangat sepi tak
ada yang berani membuka pembicaraan
yoga pokus nyetir dan jeni dia diam
sambil melihat ke sebelah kiri
untuk menghindari yoga
"sebenar nya aku ga suka dengan
situasi seperti ini tapi ini harus aku
lakukan , kalau aku selalu dekat dan
memperduli kan kamu aku ga kan
bisa melupa kan kamu" kata hati yoga
karna yoga mengira kalau jeni dan dimas
kembali lagi karena yoga melihat
mereka sudah berbaik dan berpelu kan
"kalau kamu ngantuk tidur ajj" kata yoga
yoga melihat jeni mengantuk
jeni merasa harus bicara dengan
yoga dan menanya kan apa yang
membuat yoga sedingin ini
"sebenar nya kamu kenapa" tanya jeni
"kenapa apa" yoga balik tanya
"Sikap kamu kenapa seperti ini
sama aku, apa aku melaku kan
ke salahan" kata jeni
"ga " jawab yoga
yoga menjawab sangat singkat
dan itu membuat jeni merasa sedih
__ADS_1
jeni tak melanjut kan pembicaraan
nya karna dia ga bisa menahan air mata
nya dan jeni ga mau yoga tau kalau
dia sedang menangis
jeni berusaha menyembunyi kan
nya dari yoga
"aku ga pernah menyangka akan se sakit
ini melihat perubahan sikap kamu" kata
hati jeni
yoga heran kenapa jeni tidak melanjut
kan pembicaraan nya jeni malah diam
dan memaling kan wajah nya ke jendela
mobil
yoga melihat ke arah jeni meski jeni
menyembunyi kan nya yoga tau kalau
saat ini jeni sedang menangis
"jen" pangil yoga
tapi jeni tak menjawab nya yoga semakin
kali ini dia lah yang membuat jeni
menangis
yoga menghenti kan mobil nya di
pinggir jalan
lalu dia memegang pundak jeni
"kenapa" tanya yoga
jeni menjawab dengan mengeleng kan
kepala karna dia ga sanggup
untuk bicara
yoga memeluk jeni dan jeni semakin
menangis
"maaf kan aku sudah membuat kamu
menangis" kata yoga
"ga" kata jeni
jeni terus mengeleng kan kepala nya
yoga merasa menyesal telah
membuat jeni seperti ini
__ADS_1
tapi ini harus dia lakukan agar dia
bisa melupa kan jeni dan tak
menjadi penghalang ke bahagian jeni
"sudah jen jangan menangis lagi
kamu harus bahagia" kata yoga
"aku ga pantes untuk mendapat
kan ke bahagian " kata jeni
"kamu pantas sangat pantas" kata yoga
"sudah lah " kata jeni
"tolong jen berjanji sama aku untuk
tidak menangis lagi" kata yoga
jeni mengangguk kan kepala karna
jeni mengira semua selesai
karna saat itu sikap yoga tak dingin
lagi
"setelah ini aku akan pergi jen dari
ke hidupan kamu" kata hati yoga
karna dalam pikiran yoga saat ini
yoga ga mau membuat jeni merasa
serbasalah dan menjadi penghalang
hubungan jenis dan dimas
"tidur lah nanti kalau sampai
aku bangunin kamu" kata yoga
"ga aku ga mau tidur aku ga ngantuk
kalau kamu ngantuk kamu ajj yang
tidur biar aku yang mengganti kan
kamu nyetir" kata jeni
"ga biar aku ajj yang nyetir" kata yoga
yoga ga mau kalau dia di setirin oleh
jeni karna dia ga mau jeni ke capean
rasa cinta yoga pada jeni sudah sangat
besar , yoga akan melakukan apa
saja demi kebahagiaan jeni
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1