
Lalu aku jalan untuk menemui satria di ruangan tamu
sementara si mbok membuat kan minum
ternyata yang di kata kan si mbok benar
satria emang ganteng
Aku jalan menghampiri satria
yang sedang duduk di ruang tamu
"maaf udah buat kamu nunggu" kata ku
"ga apa - apa" kata satria
"owh ya aku putri" kata ku
memperkenalkan kan diri pada satria
"satria" dia pun memperkenalkan diri
"sepi ya" kata satria
"iya
lagi pada kerumah oma" kata ku
"jadi cuma ada kamu ajj " tanya satria
"aku ama si mbok" jawab ku
"ga sia - sia gua jauh - jauh liburan kesini
ternyata anak nya om joko cantik banget" kata
satria di dalam hati
"kok bengong" kata ku
mengaget kan satria yang lagi melamun
aku jadi heran apa yang sedang satria lamunin
"maaf" kata satria
si mbok datang membawa kan minuman
dan si mbok kembali lagi ke dapur
karna harus masak untuk makan siang
lagi - lagi aku liat satria melamun dan
senyum - senyum sendiri
membuat aku heran melihat nya
"Semoga kamu betah ya selama liburan disini
kalau kamu perlu apa - apa bilang ama aku
__ADS_1
ya jangan sungkan - sungkan"kata ku
"Trimakasih ya
maaf kalau kedatangan aku kesini
membuat kamu repot" kata satria
"ga kok aku ga merasa direpot kan
sama kamu" kata ku
"mending sekarang kamu istirahat dulu
kamu pasti cape kan" kata ku
"iya aku emang cape banget" kata satria
"ya udah aku anterin ke kamar biar kamu bisa
istirahat "kata ku
lalu aku mengantar satria ke kamar nya
karna satria terlihat sangat lelah
"semoga kamu nyaman" kata ku
"terimakasih" kata satria
lalu satria masuk ke kamar nya untuk istirahat
sementara aku pergi ke dapur untuk
karna aku liat si mbok sibuk sendiri
si mbok terlihat senang karna aku membantu
nya , karna selama si mbok kerja di rumah ini ga pernah ada yang membantu pekerjaan nya
jeni ga pernah sama sekali menyentuh pekerjaan
dapur yang ada jenis kalau ada mau nya pasti bikin repot si mbok
selesai membatu si mbok aku menelpon jeni
"ada apa lo telpon gua" tanya jeni
"pake nanya ada apa
lo enak - enak kan disana berdua an gua ke bingungan" kata ku
"gimana orang nya" tanya jeni
"parah lo kebangetan ama gua" kata ku
"parah gimana" tanya jeni
"kenapa lo ga bilang kalau yang datang cowo" kata ku
"hehehe... sory
__ADS_1
kalau gua ngomong yang datang cowo pasti lo ga kan mau,, gimana orang nya" kata jeni
"Baik ,sopan dan ganteng" kata ku
"Bagus deh kalau gitu jadi gua ga merasa bersalah ama lo "kata jeni
"dasar lo
owh ya gimana liburan lo ama cowo pujaan lo"
tanya ku
"seru ,asik banget" jawab jeni
"awas jangan macem - macem
nanti lo terhayut" kata ku
"ga lah gua kan liburan nya bukan di sungai
jadi gua ga kan terhayut" kata jeni
"gua tau dodol
tapi yang gua maksud lo jangan sampai kena
rayuan si dimas" kata ku
"gua pasti inget kata - kata lo
kalau sampai dimas macam - macam gua hajar" kata jeni
"ya udah jaga diri
lo jangan kelamaan gua ga mau kelamaan disini
gua takut satria tau kalau gua bukan anak dari
orang tua lo,, lagian kasian si mbok harus terus exting di depan satria" kata ku
"ya gua pasti pulang
lo temenin dia ajj jangan sampai dia ga nyaman" kata jeni
"iya bawel" kata ku
"met happy" kata jeni
"lo tuh yang happy " kata ku
"udah ah ,lo jangan ngomong terus gua mau
bantuin si mbok siapain makan siang" kata ku
Setelah telpon mati aku langsung kembali
membantu si mbok membawa makanan
yang tadi kami masak ke meja makan
untuk makan siang
__ADS_1
☺☺☺
Trimakasih