
Hari pertama putri bekerja di perusahaan
baru nya di merasa nyaman karna semua
karyawan yang kerja di sini sangat baik dan
ramah
Putri mendapat telpon dari atasan nya
"putri tolong bawa berkas untuk miting
hari ini" kata suara di telpon
"baik pak " jawab putri
lalu putri menyiap kan setelah selesai
dia langsung membawa ke ruang bos nya
"waduh gimana ini kan kata susi kan
si bos kaku banget" kata putri
waktu di depan pintu ruangan bos nya
"bismilah ya allah lancar kan semua nya" kata putri
lalu putri mengetuk pintu ruangan itu
"masuk" jawab orang yang ada di dalam
putri membuka pintu dan melangkah masuk
ke ruangan itu
"Selamat siang pak ini berkas yang bapak
minta" kata putri
"taruh di meja " kata nya
"baik pak" kata putri
putri menaruh berkas di meja bos nya
"abis makan siang kamu ikut saya
miting di luar" kata nya
"baik pak" kata putri
"sekarang kamu tunggu saya di situ" kata nya
__ADS_1
"baik pak" kata putri
lalu putri duduk di sopa yang ada di ruangan
bos nya
"kenapa sih dia ga mau liatin wajah nya" kata hati putri
karna dia merasa heran dengan bos nya yang dri tadi membelakangi nya
"jam makan siang kan masih lama kenapa
aku harus nungguin dia di sini
mana kerjaan masih banyak" kata hati putri
"putri" panggil bos nya
"ada apa pak" kata putri
"kamu jangan khawatir kerjaan kamu
sudah di kerja kan susi karna sekarang
susi asisten kamu" kata bos nya
"aku juga punya asisten pak" kata putri
"ya biar kamu ada temen buat ngobrol dan ngatain saya kanebo kering" kata bos nya
aku dan susi tadi pagi ngomongin dia" kata hati putri
"jangan kaget gitu mata saya di mana - mana" kata bos nya
"maaf pak" kata putri
putri merasa malu dengan ke bodohan nya
bos nya bangun dan jalan menghampiri
putri
"apa kabar kamu putri" tanya bos nya
"baik pak" jawab putri
putri mengangkat kepala nya dan
dia sangat kaget ternyata bos Nya itu
satria orang yang dulu pernah deket
dengan nya
__ADS_1
"sa sa satria" kata putri
suara putri terdengar gugup karna dia tak mengira kalau bos nya itu satria
"ya ini aku satria" kata nya
"maaf" kata putri
perasan tak menentu karena dia ga tau
apa yang harus dia lakukan sekarang
kenapa harus satria yang jadi bos nya
"bersikap lah profesional " kata satria
"baik pak" kata putri
pantas ajj tadi susi tadi bilang kalau
bos nya itu jarang senyum emang dia jutek
banget
"sebentar lagi kita akan berangkat miting" kata satria
"baik pak "kata putri
Satria tersenyum melihat tingkah gugup
putri
sebenar nya satria sangat merindu kan
putri karna sampai sekarang dia
masih mencintai putri
sekarang gadis kecil nya sudah tumbuh
dewasa dan sangat cantik
"maaf hari pertama kamu kerja harus
ikut miting sama saya dan mungkin kita akan
Pulang telat , apa kamu ke beratan" kata satria
"ga pak saya ga keberatan karna ini sudah
jadi tugas saya " kata putri
"Bagus lah kalau kamu ga keberatan ayo kita berangkat sekarang" kata satria
__ADS_1
😀😀😀😀
Trimakasih