Cinta Putri

Cinta Putri
70


__ADS_3

Empat bulan sudah berlalu jeni selalu


menyendiri dan semakin tertutup


tapi jenis selalu berusaha menutupi nya


kalau di depan satria dan putri karna


jeni ga mau membuat satria dan putri


ke pikiran


"pagi" kata jeni


jeni menyapa Satria dan putri yang


sedang duduk di meja makan


"pagi juga cantik" kata putri


"sarapan apa Pagi ini" tanya jeni


"sini duduk kita sarapan bareng" kata satria


"makin kompak ajj kapan nih nyebar


undangan" kata jeni


"apa sih jeni apa hubungan nya sarapan


sama nyebar undangan" kata putri


"iya nih anak ngaco" kata satria


"udah jangan suka ngalihin pembicaraan


kalian saling mencintai jadi tunggu apa


lagi" kata jeni


"emang apa yang jeni kata kan ada bener


nya juga" kata satria


"kalian berdua sama ajj" kata putri


mereka bertiga jadi banyak ngobrol di


meja makan karna jeni bersih keras


menyuruh satria dan putri untuk segera


menikah


"jangan sampai ada penyesalan nanti nya"


kata jeni


" jangan diam terus dong berjuang


karna wanita selalu ingin di


perjuangan kan" kata jeni


"udah dong jen jangan bahas pernikahan


lagi kalau saat Nya tiba nanti Juga Akan


ada pernikahan" kata putri

__ADS_1


"kelamaan" kata jeni


" kalau gitu kamu duluan ajj" kata satria


"nikah sama siapa mana Ada yang mau nikah


sama aku" kata jeni


"pasti ada" kata satria


"ya kamu cantik banyak yang suka Sama


kamu" kata putri


mereka masih ngobrol karna masih


Pagi dan mereka masih menikmati


sarapan


**********


Sekitar jam 10 yoga pergi ke sebuah


restoran karna ada pertemuan dengan


rekan kerja membicara kan tentang


kerja sama dengan perusahaan nya


yoga sengaja pergi sendiri Tidak mengajak


sekertaris nya


yoga masuk dan memilih teman duduk


yang nyaman untuk dia membicara Kan


baru 5 menit yoga berada di Sana


Orang itu baru datang


yoga Sangat kaget ternyata orang


yang datang itu dimas


dimas karna sekarang dimas lah


pemimpin dari perusahaan itu


"yoga " kata dimas


"dimas" kata yoga


"maaf sudah menunggu lama" kata dimas


"tidak saya baru datang" kata yoga


dimas duduk berhadapan dengan yoga


mereka mulai membicara kan


masalah kerja tentang kerja sama


sebenar nya ada yang ingin yoga


tanya kan tapi yoga belum mananya kan


nya yoga lebih mengutama kan

__ADS_1


masalah pekerjaan


setelan mendapat kan ke sepakat


akhir nya mereka menangani


kontrak kerja sama


"bagai mana kalau kita makan


siang dulu" kata dimas


"boleh" kata yoga


mereka memesan makanan dan


minuman


"pasti kamu heran kan kenapa aku yang


datang ke sini" tanya dimas


"iya karna setahun aku pemimpin


perusahaan ini seorang wanita" kata yoga


"aku baru seminggu di angkat jadi


pemimpin dan menganti kan nya"kata dimas


"owh pantas ajj" kata yoga


"owh ya sekalian kita bertemu di sini


aku mengundang kamu , ke pernikahan


aku kamis depan" kata dimas


"secepat itu dimas akan menikah


dengan jeni"kata hati yoga


"ini surat undangan nya" kata dimas


dimas memberi kan sebuah undangan


pada yoga


"ya nanti aku pasti akan datang" kata yoga


"apa aku bisa menitip undangan buat


Satria dan putri kalau jeni aku rasa tidak


perlu karna jeni pasti datang bersama


kamu kan" kata dimas


yoga merasa bingung dengan perkataan


dimas


sebenar nya dimas akan menikah dengan


siapa bukan nya dimas dan jeni


berpacaran tapi kenapa dimas berbicara


seperti ini

__ADS_1


😊😊😊😊😊


Trimakasih


__ADS_2