
"hai gimana ke adaan kamu" kata yoga
"sudah mulai membaik" jawab putri
"kaki kamu gimana" kata yoga
"kalau kaki masih sama" Kata putri
"dari tadi tuh khawatir banget sama
kamu"kata jeni
"cemburu ya neng" kata yoga
"PD "kata jeni
"wah ada apa nih sama kalian"kata satria
"nanti aku ceritain ya" kata yoga
"awas ya cerita macam - macam "kata jeni
"ya ga lah aku kan tadi sudah bicara sama
kamu masih ingat dong"kata yoga
"bodo ach"kata jeni
putri dan satria tertawa melihat jeni
yang merasa kesel pada yoga
"put masuk yu temenin aku ke kamar"kata jeni
"lah aku kan lagi jenguk putri koko
putri nya di ajak ke kamar" kata yoga
"emang mau apa kamu ke kamar harus
di temani putri" kata satria
"pada kepo deh" kata jeni
jeni langsung mendorong kursi roda
putri karna ada yang dia mau bicara kan
pada putri
"kenapa tuh anak aneh" kata satria
"lucu" kata yoga
"lucu kenapa" kata satria
"jeni lucu dan menyenang kan" kata yoga
"Sadar ga yang lagi di puji - Puji itu
siapa" tanya satria
__ADS_1
"jeni adik kamu" kata yoga
"kalian sama - sama aneh" kata satria
"ada yang mau aku bicara kan" kata yoga
"apa bicara lah" kata satria
"aku menyukai jeni"kata yoga
"jeni bukan nya kamu menyukai putri" kata satria
Satria sangat heran kenapa bisa yoga
bicara kalau dia suka pada jeni
bukan nya selama ini yoga selalu mengejar -
ngejar cinta putri
"awal nya aku mengira apa yang aku
rasa kan pada putri itu cinta tapi
ternyata aku salah aku hanya mengagumi
putri tapi waktu aku di dekat jeni aku
Merasa kan hal lain" kata yoga
"apa yang kamu kata kan itu serius" tanya
Satria
yoga berusaha meyakin kan satria kalau
dia sangat serius sama jeni
dia juga meyakin kan kalau yoga yang
sekarang berbeda dengan yoga yang dulu
"apa kamu dan jeni sudah pacaran" tanya
Satria
"belum jeni masih belum yakin sama
aku "kata yoga
"jeni emang ga gampang percaya
sama orang "kata satria
"tapi aku akan terus meyakin kan
jeni kalau aku serius mencintai nya
dan aku akan langsung menikahi jeni
kalau jeni sudah mempercayai aku
__ADS_1
aku ga mau pacaran - pacaran aku
mau langsung menikah" kata yoga
"berjuang terus ya , aku yakin lama - lama
jeni akan mempercayai kamu , tunjuk
kan ke seriusan kamu" kata satria
"apa kamu setuju kalau aku dan jeni" kata
yoga
" aku akan selalu mendukung orang
yang mau serius dan yang berniat membahagia kan keluarga aku" kata satria
"trimakasih teman" kata yoga
Satria tersenyum karna dia bisa
melihat ke sungguhan dan ke seriusan
dari mata yoga
Satria sudah yakin kalau yoga yang
sekarang sudah berubah
"owh ya waktu aku di bandung aku dan
putri bertemu dengan adik mu" kata satria
"adik ku " kata yoga heran
"ya adik mu" kata satria
"kenapa ina ada di bandung sedang
apa dia di bandung" kata hati yoga
karna merasa heran dengan apa
yang di kata kan satria kalau satria
bertemu dengan adik nya ina
"ina " kata yoga
"iya ina , dia bicara banyak dengan
putri" kata satria
"coba cerita kan , aku sedih heran
kenapa ini bisa ada di bandung" kata yoga
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1