
"apa kamu sudah siap" tanya satria
"sudah"jawab putri
"kita berangkat sekarang takut jalan
ke buru macet" kata satria
putri menjawab dengan anggukan
"bu putri berangkat dulu ya" kata putri
"iya hati - hati di jalan ya sayang"kata ibu
"iya bu" kata putri
" Satria jaga putri baik - baik" kata ibu
"baik bu" kata satria
setelah bersalaman dan pamit pada ibu
Satria pergi dengan putri
menuju rumah sakit
Satria mendorong kursi roda putri
lalu satria mengendong putri masuk
ke dalam mobil sedang kan kursi roda
Satria simpan di dalam bagasi mobil
"trimakasih maaf kalau aku selalu
merepot kan kamu" kata putri
" jangan bicara seperti itu" kata satria
Satria masih pokus nyetir meski sesekali
dia melirik ke samping kiri nya
ada seorang wanita cantik yang dia cintai
duduk di samping nya
dalam waktu 1 jam satria dan putri sampai
di rumah sakit tempat putri
trapi karna hari ini trapi terakhir
"kamu kenapa" tanya satria
"aku takut" jawab putri
" apa yang kamu takut kan" kata satria
"aku takut ga bisa jalan lagi" kata putri
"jangan pernah putus asa" kata satria
__ADS_1
Satria terus menasehati putri dan
memberi semangat pada putri
kalau putri akan bisa jalan lagi
lambat laun akhir nya putri mau
masuk ke ruangan dokter dan
memulai trapi nya
dengan setia satria menemani putri
"gimana dok" tanya satria
"sudah ada kemajuan dan ini di luar dugaan
saya dalam waktu beberapa hari ini
putri sudah bisa kembali jalan normal
asal putri mau berlatih dan terus bersemangat
putri bisa jalan lagi" kata dokter
dokter terus menjelas kan kondisi putri
dan satria mendengar kan apa saja
yang tak boleh dan yang boleh putri
lakukan selama masa pemulihan
"kamu dengar kan apa yang dokter
"ya aku denger tapi aku mau pulang
aku kangen orang rumah" kata putri
" kamu sabar ya kamu tunggu sampai
kamu pulih" kata satria
"tapi kamu harus janji kalau aku sudah
bisa jalan kamu antar aku pulang" kata putri
" aku janji" kata satria
Satria membelai rambut putri dan
mencium pucuk kepala putri
"aku sangat mencintai kamu" kata satria
"jangan selalu mengatakan itu" kata putri
"aku ga kan pernah bosan mengatakan
nya karna aku sangat dan sangat
mencintai kamu" kata satria
__ADS_1
Putri tak menjawab sepatah kata pun
dan satria sudah terbiasa karena
setiap kali dia mengutara kan isi hati
nya putri selalu tak pernah menangapi
nya
"sebelum pulang kita makan siang
dulu" kata satria
"iya" kata putri
meski dia belum merasa lapar tapi dia
menyetujui ajak kan satria karna
Putri takut satria sudah merasa kan
laper
"mau makan apa" tanya satria
"apa ajj" kata putri
Satria sudah tau apa yang putri
mau putri makan kalau putri sudah
menjawab seperti itu
satria memesan makanan yang sama
dan minuman yang sama
tak perlu menunggu lama seorang
pelayanan sudah datang membawa kan
pesanan mereka
Satria memakan nya karna dia sudah
Merasa lapar beda dengan putri
putri seperti nya lagi ga nafsu makan
karna satria melihat cara makan putri
yang cuma mengadu - ngadu makanan
nya saja
padahal biasa nya kalau dia makan
makanan ke sukaan nya dia selalu lahap
karna yang satria pesan itu makanan
ke sukaan putri
__ADS_1
😊😊😊😊😊
Trimakasih