
Karna sudah sore
satria mengajak aku untuk pulang
"pulang yuk
udah sore takut ke magriban di jalan" kata satria
"yuk
lagian takut keburu macet" kata ku
kami memutuskan untuk pulang karna sudah
jam 5 :30
saking asik kami jadi lupa waktu
aku dan satria menunggu taxi
Dan pada waktu nunggu taxi aku bertemu dengan
teman ku
"dari mana put" tanya agus
"abis main" jawab ku
"tumben ga ama jeni dan dimas
biasa nya kalian selalu bertiga" kata agus
"kita kan lagi punya acara sendiri - sendiri
ga harus sama - sama terus" kata ku
"itu cowo baru kamu put" tanya agus
"apa sih kamu tanya - tanya " kata ku
lalu aku mengajak satria pergi
dan ninggalin agus
kalau tiap kali ke temu pasti agus selalu
banyak nanya
" kok malah ditingalin" kata satria
"dia kalau ga ditinggalin , dia ga kan berenti nanya
udah gitu pasti dia bikin rame mulut dia kan ember banget " kata ku
__ADS_1
"kamu tuh paling pinter juttekin orang" kata satria
"pasti nya
kamu mau aku juttekin" kata ku
"ga mau ach" kata satria
kami ngobrol sambil menunggu taxi
karna tumben banget hari ini taxi susah banget
ga seperti biasa , padahal biasa nya disini banyak taxi yang nongkrong
Udah 1 jam kami nunggu disini tapi kami belum
juga mendapat kan taxi
jadi kami ke magriban dan kami menutus kan untuk mencari mesjid yang didekat situ sebelum
pulang kami melakukan sholat magrib terlebih dahulu
Dan jam 8 malam kami baru sampai rumah
jalan cukup macet jadi kami berlama - lama dijalan
aku dan satria masuk bersama - sama
ke dalam rumah
memberi tau kalau tadi jeni menelpon
nanyain aku
"biar nanti aku telpon ajj mbok" kata ku
"iya tadi juga non jeni nyuruh non putri untuk
menelpon nya" kata si mbok
"trimakasih mbok" kata ku
aku masuk kamar dan langsung mandi
trus aku langsung menelpon jeni
satria pun sama masuk kamar dan langsung mandi
"hello jen
sory gua baru telpon lo" kata ku
"lo dari mana ajj " tanya jeni
__ADS_1
"gua baru pulang abis nganterin satria
jalan - jalan" kata ku
"lo pasti cape kan" kata jeni
"lo salah jen gua sama sekali ga merasa cape
gua malah seneng banget nemenin satria
rasanya gua mau tiap hari nemenin satria jalan - jalan ,,gua sangat berterimakasih ama lo jen" kata ku bicara dalam hati
aku melamun sampai - sampai aku ga nyimak
apa yang jenis bicarakan
"put lo masih disitu kan" tanya jeni
membuyar kan lamunan ku
"ya gua masih disini"kata ku
"gua kira lo ketiduran , karna lo kecapean udah nemenin satria jalan - jalan seharian" kata jeni
"gua memang cape dan ngantuk banget" kata ku
"ya udah lo tidur ajj
besok kan lo harus nemenin satria jalan - jalan lagi "kata jeni
"lo matiin gua mau tidur
jangan ngomong terus" kata ku
"cuma seminggu doang kok" kata jeni
"iya sekarang gua mau istirahat mata gua lengket banget" kata ku
"met bobo" kata jeni
aku ga perduli jeni ngomong
karna aku sudah ngantuk banget dan sangat cape
tampa butuh waktu lama aku langsung tidur
padahal aku sebelum tidur aku lagi nonton tv sambil telponan ama jeni
dan TV masih nyala
aku pun belum makan malam
☺☺☺☺☺
__ADS_1
Trimakasih