Cinta Putri

Cinta Putri
6


__ADS_3

"dasar orang masih ngomong main tidur ajj" kata jeni


"memang putri kemana" tanya dimas


"putri ke capean


karna seharian dia nemenin satria jalan - jalan


"kata jeni


"lo ga kasian ama putri" kata dimas


"ya kasian lah , tapi kalau bukan putri siapa lagi


yang mau nolongin kita " kata jeni


"gimana sih muka si satria itu" kata dimas


"kata putri si orang nya ganteng" kata jeni


"gimana kalau nanti mereka jadi pacaran" kata dimas


"bagus dong jadi putri ga jomblo lagi" kata jeni


dimas jadi diam mendengar perkataan jeni


"lo kenapa jadi diam" tanya jeni


"ga apa - apa" kata dimas


"bagus deh kalau ga ada apa - apa


gua kira lo jeles" kata jeni


"ngapain gua jeles


cewe gua kan lo bukan putri" kata dimas


"ya kan gua kira " kata jeni


"kalau lo yang jadian ama satria baru gua jeles


"kata dimas


"kirain lo diam - diam naksir putri


putri kan cantik dan bintang disekolah" kata jeni


jeni terus menggoda dimas


dan jeni gua sekalian mau tau kebenaran nya tentang gosip - gosip yang beredar kalau diam - diam dimas suka ama aku

__ADS_1


satria keluar dari kamar nya dan melihat


pintu kamar aku terbuka


Tv pun masih menyala apa lagi aku tidur tampa


memakai selimut


satria masuk dia langsung mematikan Tv


lalu menyelimuti karna takut aku kedinginan


"kamu pasti kecapean


tidur sampai pules gini" kata satria


sambil membelai rambut aku dan mencium kening aku


lalu satria keluar dari kamar ku dan menutup pintu kamar ku


dia pun kembali masuk ke kamar nya untuk istirahat karna dia merasa ngantuk dan cape


****


Sudah dua hari satria berada dirumah jeni


aku dan satria semakin dekat


jam 9 kami berangkat karna takut kena macet


sampai di pantai kami main diatas pasir


aku sangat menikmati kebersamaan ini


berkali - kali satria mencium kening aku


dan membelai mesra rambut aku


perlakuan satria seperti seorang pacar


"kesana yuk" ajak satria


"mau apa"tanya ku


"naik itu" jawab satria


"ga mau aku takut" kata ku


"jangan takut kita kan naik sama - sama" kata satria


" aku nunggu disini ajj

__ADS_1


kamu naik sendiri ajj" kata ku


karna aku menang merasa takut dan ga berani


"ga asik kalau sendiri


kita kan kesini berdua masa harus sendiri - sendiri" kata satria


satria terus membujuk aku untuk ikut dengan dia


meski dengan rasa takut aku ikut naik juga


"kalau udah naik ga takut kan" kata satria


"ga , soalnya kan kamu jagain aku" kata ku


karna satria menjaga aku membuat rasa takit ku hilang


"aku pasti akan jagain orang yang aku sayang


dan ga kan ngebiarin orang yang aku saya ng teluka" kata satria


aku diam mendengar satria berbicara sepertu itu


karna aku sadar aku udah membohongi satria


"kok diam ga suka aku bilang sayang ama kamu"tanya satria


"ga kok"kata ku


karna aku bingung harus jawab apa


"kamu sayang ga ama aku "tanya satria


"kita cari permainan baru yuk


bosan naik ini terus" kata ku


sengaja mengalihkan pembicaraan


meski aku pun merasakan apa yang satria rasa kan, aku ga berani berkata jujur dengan apa yang aku rasakan


karna aku takut jika nanti nya akan membuat


satria kecewa jika satria tau kebohongan ini


kalau aku bukan anak om joko


aku cuma gadis miskin tidak sekaya dan secantik jeni , aku dan satria perbedaan nya sangat jauh


☺☺☺☺☺☺

__ADS_1


Trimakasih


__ADS_2